• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Feature

Geluti Olah Gerak sejak Muda, Kini Tekuni Yoga

by BontangPost
12 Maret 2017, 13:02
in Feature
Reading Time: 2 mins read
0
Emie Pudji Rahayu (Dok Pribadi)

Emie Pudji Rahayu (Dok Pribadi)

Share on FacebookShare on Twitter

 

Kisah Inspiratif Warga Bontang: Emie Pudji Rahayu (190)

Dunia olah gerak sudah digeluti wanita kelahiran Kota Pahlawan ini sejak muda. Berawal dari tari-tarian, berlanjut dengan senam.

Yusva Alam, Bontang

Emie, sapaan akrabnya menuturkan, sebelum masuk ke dunia senam, ia menekuni dunia tari terlebih dahulu. Karena saat SMA dirinya menempuh pendidikan di Sekolah Menengah Karawitan Indonesia (SMKI) Surabaya, jurusan tari. Karenanya Ia menguasai beberapa jenis tarian, utamanya Tari Remo khas Surabaya, Jawa Timur.

Sedangkan tahun 1999 menjadi tahun awal dirinya mengenal dunia senam.  Saat itu, dirinya baru saja melahirkan anak keduanya. Demi menjaga kesehatan dan menurunkan berat badan yang kegemukan akibat kehamilan, Emie mulai mengikuti senam di sanggar senam milik Bu Nyoman yang berlokasi di depan SMKN 1 (dahulu bernama STM Kimia).

Selang beberapa bulan kemudian, pindah ke GOR Pupuk Kaltim untuk menjadi member (anggota) senam Mbak Nur, salahsatu instruktur senam yang saat ini namanya juga masih eksis di Kota Taman. Di tempat kedua inilah, Emie memulai kariernya sebagai instruktur senam.  “Waktu itu Mbak Nur melihat potensi saya di senam. Saya dianggap sudah mampu mengajar senam,” ujarnya mengenang.

Baca Juga:  Dulu Jualan Madu Keliling, Pilih Nama Karena Lamaran Ditolak

Tak lama, ia pun mendapat pengalaman pertamanya sebagai pengajar senam. Mbak Nur memberikan kesempatan padanya untuk mengajar di kawasan Badak LNG, karena saat itu Mbak Nur berhalangan hadir.  Pengalaman menjadi instruktur ini terus berlanjut di kemudian hari.

Di tahun yang sama pula dirinya membangun studio sendiri yang diberi nama Emmy Studio. Tepatnya berada di dalam rumahnya. Dibangun bersamaan membangun rumahnya yang berlokasi di Perumahan BSD.

“Saat itulah saya mulai berpikir, kalau ternyata hobi yang kita tekuni bisa juga mendatangkan uang. Akhirnya saya mulai memberanikan diri untuk menjadikan senam sebagai profesi dan mendirikan studio,” bebernya.

Awal-awal profesinya sebagai instruktur, job-job mengalir deras padanya. Studio senamnya pun terus berkembang. Ia menceritakan, saat itu dirinya bisa membuka 4-5 kelas per harinya. Satu kelas berisi kurang lebih 25 orang.

Baca Juga:  Meriahnya Pawai Malam Iduladha di BSD

Tak hanya berhenti pada dunia mengajar, Emie terus meningkatkan kompentensinya. Dengan cara mengikuti beragam lomba dan kompetisi, serta ikut di setiap workshop senam. Baik dalam maupun luar kota. “Sebagai instruktur kan juga harus mengembangkan kemampuan. Enggak mungkin kemampuannya segitu-gitu aja,” ungkapnya.

Karenanya sampai sekarang Ia mampu mengajar senam dengan berbagai macam jenis. Mulai dari senam aerobik, body language, yoga, hingga belly dance. Namun diakuinya, saat ini lebih menekuni yoga. Karena usianya yang mulai menginjak kepala empat. “Sekarang lebih nyaman di yoga. Walaupun gerakannya slow namun hasilnya maksimal,” katanya.

Diceritakannya, senam yoga yang ditekuninya termasuk dalam yoga fitnes, yang berbeda dengan yoga mantra atau yoga-yoga lainnya yang biasa digunakan untuk ibadah maupun meditasi. Ia menekuni yoga mix. Menurutnya, yoga memang sedikit berbeda dengan senam jenis lainnya.

Baca Juga:  Kisah Inspiratif Warga Bontang: Mustamin Syam (293); Berdakwah, Berharap Umat Islam Lebih Terarah

Karena gerakannya lebih slow. Namun begitu, gerakan yoga mampu meningkatkan stamina, pernapasan, hingga kelenturan tubuh. Yoga pun bisa dilakukan mulai anak-anak hingga usia 50-an ke atas.

Kedepannya, Ia mengaku akan terus menggeluti dunia senam yang telah membesarkan namanya ini. “Selama badan ini masih mampu dan member masih percaya dengan saya, saya akan terus menekuni senam,” tegas Emie bersemangat.

Ia pun berpesan, kepada masyarakat agar lebih pandai-pandai memilih olahraga yang akan dilakukan. Pilihlah olahraga yang sesuai dengan kondisi diri.

“Jangan memaksakan olahraga berat. Lebih baik olahraga ringan tapi dilakukan konsisten. Lakukan tiga kali seminggu. Setiap kali olahraga minimal 30 menit,” pesannya. (*)

Nama : Emie Pudji Rahayu

TTL   : Surabaya/ 21 Maret 1973

Suami: Agus Susanto

Sertifikasi:

Training Teacher (TTC) Yoga Mix

TTC Yoga Sparsa

TTC Yoga Prenatar

Mengikuti Yoga Bali Festival

Print Friendly, PDF & Email
Tags: kisah inspiratifwarga bontang
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

DPRD Undang Lagi Investor BCM

Next Post

Manasik Haji Mandiri Pakai Dana Swadaya, Kemenag Masih Tunggu Aggaran Resmi

Related Posts

Pengeluaran Warga Bontang Tertinggi di Kaltim, Capai Rp2,6 Juta Per Bulan
Bontang

Pengeluaran Warga Bontang Tertinggi di Kaltim, Capai Rp2,6 Juta Per Bulan

31 Maret 2026, 08:00
Kisah Hainun dan Gaharu “Ajaib” dari Bontang; Dulu Hanya Ilalang, Kini Jadi Produk Ekspor
Feature

Kisah Hainun dan Gaharu “Ajaib” dari Bontang; Dulu Hanya Ilalang, Kini Jadi Produk Ekspor

13 Juli 2025, 12:07
6.892 Orang Pilih Hengkang dari Bontang
Bontang

6.892 Orang Pilih Hengkang dari Bontang

31 Januari 2023, 16:08
Kisah Inspiratif Kakek Penjual Sapu Lidi: Selama Kuat, Bekerjalah
Ragam

Kisah Inspiratif Kakek Penjual Sapu Lidi: Selama Kuat, Bekerjalah

18 Desember 2020, 09:19
Di Palu, Kebaikan Menular dari Secangkir Kopi Gratis
Feature

Di Palu, Kebaikan Menular dari Secangkir Kopi Gratis

11 Januari 2019, 15:40
Kondisi Ekonomi Lumpuh, Jadi Ojek Online untuk Bertahan Hidup
Feature

Kondisi Ekonomi Lumpuh, Jadi Ojek Online untuk Bertahan Hidup

4 Desember 2018, 17:00

Terpopuler

  • Modus Bujuk Rayu hingga Pemaksaan, Residivis Pelecehan Anak di Bontang Utara Akui Ada 4 Korban

    Modus Bujuk Rayu hingga Pemaksaan, Residivis Pelecehan Anak di Bontang Utara Akui Ada 4 Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Residivis Kekerasan Seksual Anak di Bontang Kembali Berulah, 4 Orang Diduga Jadi Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sekolah Swasta Bontang Tolak Penambahan Kelas di SMA 1 dan 2, Guru Terancam Menganggur

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Ringkus Perempuan di Jalan Parikesit Bontang, Sabu Disembunyikan dalam Dompet

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Satpolairud Polres Bontang Bongkar Jaringan Sabu di Tanjung Laut Indah, Tiga Orang Diringkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.