• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Advertorial DPRD Bontang

Sekolah Swasta Kurang Dilirik Calon Peserta Didik Baru, Agus Haris Minta Disdikbud Provinsi Ambil Sikap

by Fitri Wahyuningsih
18 Juni 2021, 13:00
in DPRD Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
Wakil Ketua DPRD Bontang Agus Haris (Fitri Wahyuningsih/bontangpost.id)

Wakil Ketua DPRD Bontang Agus Haris (Fitri Wahyuningsih/bontangpost.id)

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Sejumlah pengelola sekolah menengah kejuruan (SMK) dan menengah atas (SMA) mengeluhkan sulitnya menjaring calon peserta didik baru. Kondisi ini disinyalir akibat sekolah negeri melakukan penambahan rombongan belajar (rombel) dan jurusan.

Seperti diutarakan Kepala Sekolah SMK Putra Bangsa Muslimin. Dia mengatakan, sejak Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2021 dibuka Mei lalu, baru 10 calon siswa yang mendaftarkan diri. Jauh dari target sekolah.

”Kurang sekali ini,” kata Muslimin, Kamis (17/6/2021) siang.

Dia mengatakan, nyaris seluruh sekolah SMK dan SMA swasta di Bontang mengalami kondisi serupa. Hal ini terungkap dalam rapat Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) swasta yang digelar belum lama ini.
Bahkan menurutnya, ada sekolah yang muridnya tidak cukup satu rombel sejak 2018 lalu. Serta menutup jurusan lantaran tidak ada peminat.

”Kami berharap pengertian sekolah negeri saja. Kalau terus tambah rombel dan jurusan, otomatis kami yang di swasta ini kekurangan kuota lagi,” harapnya.

Baca Juga:  Progres Sudah 50 Persen, Optimistis Tatib Selesai Sebelum Tenggat Waktu

Sementara, Wakil Ketuat DPRD Bontang Agus Haris mengatakan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaltim harus segera ambil sikap. Tidak membiarkan kondisi ini berlarut. Sekolah swasta terus kesulitan menjaring calon peserta didik baru, sehingga berpotensi membuat sekolah terancam tutup.

”Tidak bisa dibiarkan ini. Mau sekolah negeri atau swasta, semua harus diperhatikan,” kata Agus Haris ketika berbincang dengan bontangpost.id, Kamis (17/6/2021) siang.

Agus Haris mengatakan, keresahan pengelola sekolah swasta perihal sulitnya menjaring calon peserta didik baru sejatinya bukan cerita baru. Kondisi ini sudah terjadi setidaknya dalam 3 tahun terakhir.

Berdasarkan aduan MKKS swasta dan organisasi yang menaungi pengajar sekolah swasta, banyak di antara mereka yang meminta agar SMA/SMK negeri tidak menambah rombel atau jurusan baru. Sebab ini disinyalir menjadi penyebab utama sekolah swasta kurang mendapat perhatian calon peserta didik baru.

”Ini permintaan mereka. Sebagai wakil mereka di parlemen, saya hanya coba menyuarakan,” ujarnya.

Sebabnya dia mendorong Disdikbud Kaltim segera mengambil sikap. Sebab bagaimana pun, baik sekolah negeri pun swasta berkontribusi buat mencetak generasi penerus bangsa yang berkualitas. Disdikbud harus mampu menegakkan aspek keadilan terhadap keduanya. Sekolah negeri terus dikembangkan, tapi tanpa mengabaikan posisi penting sekolah swasta.

Baca Juga:  DPRD Minta Obyek Wisata dan THM Taati Protokol Kesehatan

”Saya kira kita sepakat. Keduanya penting. Keduanya berkontribusi mencetak generasi penerus bangsa ini.” ujar politikus Gerindra ini.

Dia mendorong Disdikbud Kaltim melakukan pengecekan lapangan. Mencari tahu mengapa kondisi ini bisa terjadi. Apakah seperti dugaan MKKS swasta bila sekolah negeri terus menambah rombel dan jurusan atau banyak lulusan SMP yang memilih melanjutkan sekolah di luar kota.

”Jelas Disdikbud Kaltim harus turun ini. Kasihan teman-teman di sekolah swasta kalau terus kekurangan murid,” tegasnya.

Dia menyebut aturan soal jumlah peserta didik dalam satu rombel diatur dalam pasal 24 Permendikbud nomor 17 tahun 2017. Dalam aturan itu disebutkan, untuk jenjang SMA atau sederajat, jumlah murid dalam satu rombel paling banyak 20, dan maksimal 36 orang. Sementara dari hasil pantauannya di sejumlah SMA/SMK di Bontang, mengambil angka maksimal, yakni 36. Oleh sebab itu, Agus Haris medorong Disdikbud Kaltim juga melakukan analisa soal efektivitas belajar mengajar. Apakah dengan jumlah murid 36 dalam satu rombel, akan maksimal proses pembelajaran.

Baca Juga:  Soroti Layanan Kesehatan dan Aplikasi Berlapis, Heri Keswanto; Masyarakat Jangan Dipersulit dengan Sistem

”Hemat saya, jelas lebih maksimal kalau jumlahnya tidak terlalu banyak. Idealnya mungkin 20-25 murid per kelas,” dia menyarankan.

Hal yang juga dia garis bawahi. Kendati ini aspirasi sekolah swasta, namun sejatinya semua kembali ke pilihan wali murid. Ke mana mereka ingin menyekolahkan anaknya. Tapi bila dilakukan survei, khusus di Bontang, tentu orangtua bakal memilih sekolah negeri. Alasannya jelas, sekolah negeri fasilitas pendidikannya memadai, dan cenderung lebih terjangkau.

”Semua memang kembali ke pilihan orangtua di mana mau sekolahkan anaknya. Sebagai wakil rakyat, saya coba sampaikan apa yang diadukan masyarkat kepada saya,” tandasnya. (*) 

Tags: dprd bontang
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Sengkarut Pembuatan Jalan Lingkar Bontang

Next Post

Curi 9 Ponsel Milik Warga Jalan Poros Bontang, 3 Pemuda Ditangkap

Related Posts

52 Eks Karyawan Kaltim Equator Menunggu Pesangon Lebih dari Sedekade, DPRD Bontang Cari Jalan Keluar
Bontang

52 Eks Karyawan Kaltim Equator Menunggu Pesangon Lebih dari Sedekade, DPRD Bontang Cari Jalan Keluar

6 Oktober 2026, 15:23
Sudiyo Resmi Dilantik Jadi Anggota DPRD Bontang, Gantikan Maming lewat PAW
Bontang

Sudiyo Resmi Dilantik Jadi Anggota DPRD Bontang, Gantikan Maming lewat PAW

29 September 2026, 11:46
DPRD Bontang Pertanyakan Pemadaman Masif, Padahal Punya Tiga Pembangkit
Bontang

DPRD Bontang Pertanyakan Pemadaman Masif, Padahal Punya Tiga Pembangkit

15 September 2026, 14:55
Kursi DPRD Bontang Kosong, PDIP Mulai Proses PAW dan Siapkan Pengganti, Ini Sosoknya
DPRD Bontang

Joni Alla’ Padang Dilantik Jadi Wakil Ketua DPRD Bontang Besok

31 Agustus 2026, 21:15
Antrean Pertalite di Bontang Mulai Terurai, Pasokan SPBU Naik hingga 16 KL
DPRD Bontang

Antrean Pertalite di Bontang Mulai Terurai, Pasokan SPBU Naik hingga 16 KL

31 Agustus 2026, 15:37
Bontang Siapkan Rp4,4 Miliar untuk Porprov 2026, DPRD Sarankan Cari Tambahan dari CSR
DPRD Bontang

Bontang Siapkan Rp4,4 Miliar untuk Porprov 2026, DPRD Sarankan Cari Tambahan dari CSR

29 Agustus 2026, 13:22

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sudah Puluhan Tahun Berdiri, Perusahaan Daerah Bontang Belum Bisa Kelola Solar Nelayan Sendiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.