bontangpost.id – Ketua DPRD Bontang Andi Faizal Sofyan Hasdam meminta Pemkot untuk memperhatikan kondisi Jalan Soekarno-Hatta (Bontang Lestari). Mengingat perbaikan di akses itu tidak tertuang dalam APBD Perubahan. Ironisnya, akses itu merupakan jalan protokol yang dilewati rutin pejabat ketika hendak menuju kantor dan wilayah industri.
“Setiap tamu yang ingin menanamkan investasi di Bontang pasti melihat jalan itu. Faktanya kondisi jalan makin hancur,” sebutnya.
Bila perbaikan menunggu tahun depan ditakutkan kondasinya lebih parah. Apalagi fenomena proses lelang di Kota Taman selalu dibuka pada pertengahan tahun. Jika terjadi dinamika dalam proses pelelangan maka otomatis pengerjaan bisa tertunda kembali.
“Mau jadi apa jalan itu kalau bulan lima atau enam tahun depan baru dilelang,” keluh ketua DPD II Golkar Bontang tersebut..
Ia pun juga menyebutkan mengenai kondisi jalan Soekarno-Hatta sudah ada pembahasan mengenai bantuan dari tiga perusahaan yang bersedia ikut melakukan perbaikan. Meski nantinya skemanya harya parsial. Ia pun belum mengetahui titik mana saja yang akan dilakukan upaya itu.
“Pemkot juga akan berupaya mengajukan dari sumber pendapatan lainnya. Terutama dari Bantuan keuangan (Bankeu) Perubahan Pemprov Kaltim,” pungkasnya. (*)







