• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Bandar Jadikan Kaltim Tempat Transit dan Pasar Peredaran Narkoba

by Redaksi Bontang Post
24 Maret 2022, 12:00
in Kaltim
Reading Time: 2 mins read
0
Ilustrasi

Ilustrasi

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Kepala BNNP Kaltim Brigjen Pol Wisnu Andayana mengungkapkan wilayah Provinsi Kaltim masih menjadi tempat favorit transit narkotika dan obat terlarang di Indonesia.

Letaknya yang strategis, membuat bandar narkoba kerap menjadikan tempat transit penyelundupan barang dari perbatasan RI Malaysia yang hendak menuju ke Sulawesi dan wilayah di luar Kaltim.

“Kadang-kadang Kaltim menjadi tempat transit dan bisa juga dipakai tempat mengedarkan (narkoba). Dari Kaltim ini dijual lagi ke Sulawesi. Jadi, Kaltim ini tempat mondok dulu barang narkoba,” kata Wisnu diwawancarai usai peringatan HUT BNN ke 20, Selasa (22/3/2022).

Selain itu, bandar narkoba menjadikan Kaltim sebagai transit pengiriman narkoba dikarenakan pengguna barang haram itu di Kaltim sangat tinggi.

Baca Juga:  Bawa Sabu 10 Gram, Warga Berebas Tengah Ditangkap di Jalan

Dikatakan Wisnu, Kaltim masih tinggi kasus peredaran narkoba, dikarenakan banyaknya penggunanya dari karyawan buruh tambang batu bara, sawit, swasta dan pegawai swasta maupun PNS sampai TNI dan Polri.

“Sekarang pengguna narkoba paling tinggi di kota besar seperti kota Samarinda dan Balikpapan. Memang masih 2 persen pengguna narkoba di Kaltim, tapi jumlah ini sangat tinggi untuk menghancurkan generasi muda di Kaltim,” katanya.

Seluruh kabupaten/kota se-Kaltim, dikatakan Wisnu, tidak ada lagi yang bersih dari peredaran narkoba. Hal ini dikarenakan, pelaku peredaran narkoba selalu selangkah lebih maju mengelabui petugas dalam menyelundupkan narkoba.

“Wilayah pesisir Kaltim dan perbatasan RI Malaysia dari utara Kalimantan paling rawan menyelundupkan narkoba. Kita tidak ada perwakilan BNN disana,” kata Wisnu.

Baca Juga:  Bandar Sabu Diringkus di Muara Badak, Sembunyikan Setengah Kilogram Narkoba di Kotak Susu

Sebelumnya, BNNP Kaltim berhasil mengungkap jaringan narkoba dari kota Tarakan Kalimantan Utara. Petugas menangkap seorang laki-laki inisial DF membawa sabu di jalan poros Samarinda Bontang Kecamatan Muara Badak Desa Tanah Datar pada 11 Maret 2022.

Tertangkapnya DF bermula adanya informasi didapatkannya ada narkotika jenis sabu dari Tarakan ke Samarinda.

Pengakuan DF bahwa narkotika tersebut diserahkan oleh pelaku LM di Bandara Juwata Kota Tarakan untuk dibawa ke Samarinda. Adapun BNNP Kaltim dan BNNK Balikpapan berhasil menangkap LM di parkiran Hotel Max One. Pengakuan LM bahwa narkotika tersebut didapatkan dari BOS yang berada di Tarakan.

Tim BNNP Kaltim menuju Kota Tarakan dan melaksanakan penggerebekan di rumah DPO. Namun BOS dapat melarikan diri melalui pintu keluar lantai atas rumahnya menuju atap rumah tetangga. Petugas menyita uang milik BOS dalam rekening bank sebesar Rp 296 juta yang diduga hasil transaksi narkoba, serta sabu 982,63 gram.

Baca Juga:  Komitmen Pemberantasan Narkoba di Lingkungan Pemkot Bontang Dinilai Masih Rendah

“Narkotika sabu yang disita ini sangat mahal karena kualitasnya warna putih bersih. Kami terus mengejar tersangka, walau ada satu orang yang kabur. Kami tidak bisa paksakan melakukan penangkapan tersangka dengan penembakan karena bahaya berada di daerah perumahan,” jelas Wisnu.

Para tersangka dijerat UU RI tahun 2009 tentang Narkotika, Pasal 112 (2) juncto 114 (2). Hukuman minimal 6 tahun maksimal 20 tahun atau seumur hidup. (myn)

Tags: narkobasabu
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Ketimbang Bangun Kantor Baru, Dewan Sebut Penurapan Sungai Lebih Mendesak

Next Post

Pemerintah Waspadai Potensi Minyak Goreng Curah Dikemas Premium

Related Posts

Berau Masuk Zona Merah Narkoba, Polisi Ungkap 20 Kilogram Sabu
Kaltim

Berau Masuk Zona Merah Narkoba, Polisi Ungkap 20 Kilogram Sabu

29 Oktober 2026, 10:00
Dua Perempuan Dibekuk di Tanjung Laut Indah, Sudah Sebulan Bisnis Sabu
Kriminal

Dua Perempuan Dibekuk di Tanjung Laut Indah, Sudah Sebulan Bisnis Sabu

26 Oktober 2026, 17:18
Polisi Gerebek Kontrakan di Berebas Tengah Bontang, Tiga Pria Positif Sabu
Bontang

Polisi Gerebek Kontrakan di Berebas Tengah Bontang, Tiga Pria Positif Sabu

22 Oktober 2026, 12:08
Kasus Narkoba Masih Tinggi, Hampir 1 Kilo Sabu Dimusnahkan Kejari Bontang
Bontang

Kasus Narkoba Masih Tinggi, Hampir 1 Kilo Sabu Dimusnahkan Kejari Bontang

20 Oktober 2026, 13:19
Polisi Ringkus Tiga Pengedar Sabu di Tiga Kelurahan Bontang
Kriminal

Polisi Ringkus Tiga Pengedar Sabu di Tiga Kelurahan Bontang

19 Oktober 2026, 20:52
Sabu Hampir 50 Gram Disembunyikan di Balik Seng, Dua Pria di Muara Badak Diciduk
Kriminal

Sabu Hampir 50 Gram Disembunyikan di Balik Seng, Dua Pria di Muara Badak Diciduk

14 Oktober 2026, 15:19

Terpopuler

  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Pastikan Isu Jasad Bayi Ditukar Bantal di Bontang Rekayasa, Perempuan Akui Tak Hamil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.