• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

ADPM Usulkan Enam Poin 

by BontangPost
27 Januari 2018, 11:53
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
USULKAN: Anggota Asosiasi Daerah Penghasil Migas (ADPM) menyampaikan enam poin usulan terkait revisi UU nomor 33 tahun 2004.(Adiel Kundhara/Bontang Post)

USULKAN: Anggota Asosiasi Daerah Penghasil Migas (ADPM) menyampaikan enam poin usulan terkait revisi UU nomor 33 tahun 2004.(Adiel Kundhara/Bontang Post)

Share on FacebookShare on Twitter

Asosiasi Daerah Penghasil Migas (ADPM) juga melakukan upaya perjuangan terkait pembagian dana hibah (DBH) migas. Beberapa daerah yang menjadi daerah pengolah termasuk Bontang ikut meluruk ke gedung DPR RI meminta keadilan pembagian secara adil.

Sekretaris Jenderal ADPM Andang Bachtiar mengatakan, asosiasi ini dibentuk oleh gubernur, bupati, wali kota daerah penghasil migas seluruh Indonesia. ADPM mengusulkan enam poin yang ditujukan kepada pimpinan Badan Legislasi DPR RI terkait revisi dalam UU Nomor 33 Tahun 2004 Tentang Perimbangan Keuangan antara pemerintah pusat dan pemerintahan daerah.

Pertama, mengharapkan perubahan perhitungan dana bagi hasil (DBH) migas ke daerah, yang sebeIumnya dihitung berdasarkan penerimaan negara setelah dikurangi pajak dan faktor pengurang lainnya, dengan imbangan bagi hasil yakni pemerintah pusat 84,5 persen sedangkan daerah 15,5 persen untuk sektor minyak. Sementara gas alam dengan proposional 70 persen untuk pusat dan 30 persen daerah. Berubah menjadi perhitungan dari produksi kotor (gross production) yang di-lifting.

“Begitu juga dengan Perhitungan Gas Alamnya menyesuaikan persentasenya diambil dari produksi kotor gas yang di-lifting,” paparnya saat menghadiri rapat dengar pendapat Badan Legislasi DPR RI di gedung Nusantara I, Kamis (25/1).

Baca Juga:  Neni Hadiri Buka Puasa Bersama Disdik Bontang 

Di samping itu, perlunya pembuatan aturan tambahan yang mengatur berapa persentasi dana bagi hasil migas. Hal itu untuk menunjang ketahananan energi di daerah.

Formulasi pembagian untuk daerah non penghasil diusulkan untuk dihilangkan.

Berdasarkan itu, pembagiannya hanya untuk kabupaten/kota penghasil dengan provinsi saja.

“Karena semua risiko dari dampak industri migas hanya berada di daerah penghasil bukan di daerah non penghasil. Serta formulasi dana untuk daerah non penghasil dapat melalui mekanisme dana alokasi umum (DAU) dan dana alokasi khusus (DAK) seperti yang ada sekarang ini,” ulasnya.

Di sisi lain, pentingnya peninjauan ulang terkait dengan penetapan perhitungan DBH migas daerah yang dihitung berdasar kepala sumur. ADPM menyarankan agar perhitungan pembagian didasarkan kepada cadangan reservoir terproduksi dan unitisasi. “Bukan kepala sumur produksi,” singkatnya.

Baca Juga:  Wali Kota Hadiri Rapat Paripurna

Tak hanya itu, menurut Andang perhitungan DBH Migas seharusnya dipisahkan dari unsur trilogi dana perimbangan. Sehingga tidak terjadi lagi adanya celah fiskal dalam perhitungan DBH, DAU, dan DAK.

“Serta tidak terjadi lagi penghilangan DAU bagi daerah penghasil migas,” kata Andang.

Terakhir, pemerolehan Dana Risiko Daerah Pengolah (DRDP) Khusus untuk daerah  penghasil sekaligus pengolah migas. Di antaranya, Kota Bontang, Kabupaten Langkat, Kabupaten Indramayu, Kabupaten Sorong, dan Kabupaten Teluk Bintuni. “Nantinya dimasukkan dalam DAK,” ujarnya.

Saat ini ADPM beranggotakan 20 Provinsi dan 69 Kabupaten/Kota penghasil migas. Adapun Visi ADPM yakni terciptanya bagi hasil migas yang transparan, wajar dan berkeadilan.

“Organisasi ini dibentuk dalam rangka memperjuangkan hak-hak daerah terkait pemanfaatan dan pengelolaan sumberdaya alam minyak dan gas bumi,” pungkas Andang. (*/ak)

Baca Juga:  Safari Ramadan di Masjid Raudathul Muttaqin, Wali Kota Instruksikan Warga Salat Lima Waktu
Tags: dana bagi hasilmigaspemkot bontang
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Kawal Revisi UU Perimbangan, Pemkot Minta Dukungan Baleg DPR RI

Next Post

Sabu Disimpan di Bawah Bantal

Related Posts

Neni soal Outsourcing DLH Bontang Ditangkap Kasus Sabu; Gaji Sudah Setara UMK, Itu Namanya Tidak Bersyukur
Bontang

Menkeu Berganti, Neni Tagih Rp402 Miliar Hak Bontang, Baru Cair Rp12 Miliar

15 September 2026, 11:56
Main Bola Bareng Warga, Agus Haris Dengar Langsung Keluhan soal Bontang
Pemkot Bontang

Main Bola Bareng Warga, Agus Haris Dengar Langsung Keluhan soal Bontang

6 September 2026, 09:25
Angka Pengangguran Bontang Dibidik Turun Jadi 5 Persen
Pemkot Bontang

Angka Pengangguran Bontang Dibidik Turun Jadi 5 Persen

2 September 2026, 11:00
Karhutla Mengintai Bontang, Agus Haris Ingatkan Warga Jangan Bakar Sampah
Pemkot Bontang

Karhutla Mengintai Bontang, Agus Haris Ingatkan Warga Jangan Bakar Sampah

27 Agustus 2026, 11:19
Eskalator Bermasalah, Pemkot Bontang Harus Bayar Utang Rp100 Juta
Pemkot Bontang

Eskalator Bermasalah, Pemkot Bontang Harus Bayar Utang Rp100 Juta

27 Agustus 2026, 10:00
Utang dari Rp1 Miliar Membengkak Jadi Rp56 Miliar, Wawali Buka Opsi Bubarkan PT Bontang Transport
Pemkot Bontang

Utang dari Rp1 Miliar Membengkak Jadi Rp56 Miliar, Wawali Buka Opsi Bubarkan PT Bontang Transport

26 Agustus 2026, 12:53

Terpopuler

  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Pastikan Isu Jasad Bayi Ditukar Bantal di Bontang Rekayasa, Perempuan Akui Tak Hamil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rekam Medis Tak Catat Persalinan, Polisi Dalami Kabar Jasad Bayi di Bontang Ditukar Bantal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.