• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Nasional

Adu Program Tema Dasar Kesra Menuju Debat Cawapres (1): KIP Kuliah vs Kesejahteraan Guru Honorer

by M Zulfikar Akbar
13 Maret 2019, 19:45
in Nasional
Reading Time: 2 mins read
0
Pasangan Capres Cawapres saat mengikuti debat pertama di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis (17/1/19). FOTO: HENDRA EKA/JAWA POS

Pasangan Capres Cawapres saat mengikuti debat pertama di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis (17/1/19). FOTO: HENDRA EKA/JAWA POS

Share on FacebookShare on Twitter

Pendidikan menjadi salah satu topik debat ketiga yang digelar pada 17 Maret mendatang. Dua calon wakil presiden, Ma’ruf Amin dan Sandiaga Uno, akan memaparkan dan memperdebatkan tema krusial itu. Kartu Indonesia pintar (KIP) kuliah bakal menjadi program andalan paslon 01. Sementara itu, kandidat 02 akan berfokus pada kesejahteraan guru honorer.

———-

Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma’ruf Amin, Abdul Kadir Karding, mengatakan, fokus Jokowi pada periode kedua adalah penguatan dan pengembangan sumber daya manusia (SDM). ’’Seperti infrastruktur di pemerintahan sekarang,’’ terang dia kepada Jawa Pos kemarin (11/3).

Pengembangan sumber daya manusia sangat penting agar masyarakat bisa menguasai ilmu pengetahuan, teknologi, dan keterampilan. Dengan keterampilan, secara otomatis mereka mudah terserap dalam dunia kerja. Jika mempunyai pengetahuan, teknologi, dan keterampilan, bangsa ini memiliki daya saing yang tangguh.

Ketua DPP PKB itu menerangkan, jalan untuk meraih pengetahuan, teknologi, dan keterampilan adalah melalui pendidikan. Peningkatan sumber daya manusia dilakukan dengan pengembangan pendidikan. ’’Salah satu jalannya ialah pendidikan,’’ tegas legislator asal dapil Jawa Tengah itu.

Baca Juga:  Adu Program Tema Dasar Kesra Menuju Debat Cawapres (3-Habis): Kartu Prakerja vs Kantor Siap Kerja

Karding menyatakan, pada pemerintahan sekarang, Jokowi sudah menyebarkan KIP. Pada kepemimpinan selanjutnya, paslon incumbent akan mengembangkannya dengan mengeluarkan KIP kuliah. Tujuannya, kata dia, Jokowi tidak ingin ada satu pun anak Indonesia yang tidak bisa kuliah.

Dengan KIP kuliah, anak dari keluarga yang tidak mampu bisa tetap melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi. Jadi, kata dia, tidak ada lagi anak Indonesia yang kandas mengejar mimpi gara-gara tidak bisa kuliah.

Selain KIP kuliah, Jokowi akan mempercepat pemerataan penyediaan sarana-prasarana pendidikan di seluruh wilayah. Tidak hanya sekolah umum, kandidat petahana juga akan memberikan perhatian terhadap pendidikan madrasah dan pesantren.

Di sisi lain, pasangan calon Prabowo-Sandi memiliki sejumlah isu pendidikan yang ditawarkan kepada masyarakat di debat ketiga pilpres nanti. Calon wakil presiden Sandiaga Uno menyatakan, isu yang berkembang di tengah publik saat ini adalah masalah tenaga kerja honorer K-2 yang sulit mendapat pengangkatan. Bersama Prabowo, dia berkomitmen untuk mengangkat kesejahteraan tenaga honorer.

Baca Juga:  Terkait Poster Cak Imin, PKB Kaltim Bakal Tertibkan

’’Kami sudah bertemu forum honorer dan juga guru honorer langsung selama terjun ke daerah. Tuntutan mereka adalah peningkatan status dan itu komitmen kami,’’ kata Sandi saat ditemui di Jakarta.

Sandi juga sempat berdialog dengan mantan Menteri Pendidikan Anies Baswedan. Salah satu poin dari pembicaraan tersebut adalah upaya pemerintah meningkatkan kualitas dan kompetensi guru. Namun, hal itu belum diimbangi dengan kesejahteraan yang merata. ’’Kalau sistem pendidikan ini menitikberatkan kepada kompetensi dan kualitas, guru akan meningkat kualitasnya kalau punya kesejahteraan,’’ ujar mantan Wagub DKI Jakarta itu.

Visi Indonesia Menang yang diusungnya bersama Prabowo juga mengutamakan pendidikan karakter bangsa. Sandi menyatakan, pendidikan di Indonesia ke depan tidak hanya mengutamakan kecerdasan, tapi juga penanaman moral ataupun akhlak kepada setiap generasi. ’’Artinya, pendidikan ke depan harus tuntas, berkualitas, dan juga berkarakter,’’ ujarnya.

Baca Juga:  13 Pendaftar DPD RI Gugur

Isu lain yang akan diangkat adalah integrasi antara dunia pendidikan dan industri. Menurut Sandi, dirinya banyak menemui di daerah pelajar lulusan SMK yang menganggur. Mereka sulit untuk mendapatkan pekerjaan yang sesuai dengan latar belakang pendidikan mereka.

Karena itu, perlu ada kesinambungan dari pendidikan vokasi tersebut. Sandi menilai harus ada sinergi antara perkembangan sektor industri dan kebutuhan jumlah tenaga kerja. Dengan begitu, mereka yang dinyatakan lulus dari pendidikan kejuruan itu bisa mendapat pekerjaan yang cocok dan sesuai dengan tuntutan zaman. (lum/bay/c19/fat/jpg)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: debat cawapresPemilu 2019Pilpres 2019
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Sunyi di 700 Hari, Aksi Diam Kritik Lambatnya Penanganan Kasus Novel Baswedan

Next Post

Draf PPnBM Baru, Mobil Murah Bakal Kena Pajak

Related Posts

Caleg Terpilih Resmi Ditetapkan, KPU Segera Surati Wali Kota
Bontang

Caleg Terpilih Resmi Ditetapkan, KPU Segera Surati Wali Kota

5 Agustus 2019, 16:00
Songsong Tahun Politik 2019, Parpol Bidik Kursi di Bontang Lestari
Nasional

Caleg Baru Belum Ditetapkan, Gedung Dewan Bisa Kosong

26 Juli 2019, 14:00
Berkarya Menggugat, Penetapan Anggota DPRD Bontang Ditunda
Bontang

Berkarya Menggugat, Penetapan Anggota DPRD Bontang Ditunda

23 Juli 2019, 13:50
KPU, Bawaslu maupun saksi parpol masih menunggu hasil dari MK terkait putusan Dismisal (Arsyad/Bontangpost.id)
Bontang

Pleno Penetapan Anggota DPRD Terpilih Diskorsing, Ini Alasannya

22 Juli 2019, 14:27
Rapat Pleno Penetapan Perolehan Kursi dan Calon Terpilih Anggota DPRD Bontang Molor
Bontang

Rapat Pleno Penetapan Perolehan Kursi dan Calon Terpilih Anggota DPRD Bontang Molor

22 Juli 2019, 10:30
Menang di MK, Jokowi Sebut Ini ke Prabowo-Sandi
Nasional

Menang di MK, Jokowi Sebut Ini ke Prabowo-Sandi

28 Juni 2019, 07:30

Terpopuler

  • Tak Sanggup Kembalikan Rp226 Juta, “Sultan UMKM” Bontang Pilih Akui Perbuatan di Sidang Perdana

    Tak Sanggup Kembalikan Rp226 Juta, “Sultan UMKM” Bontang Pilih Akui Perbuatan di Sidang Perdana

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gerindra Kaltim Semprot Rudy Mas’ud usai Bandingkan Diri dengan Hashim Djojohadikusumo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mini Soccer HOP 1 Bontang Ditutup Mulai Mei, Proyek Lanjutan Rp17,5 Miliar Segera Dikerjakan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Antrean Truk Solar di SPBU Tanjung Laut Bontang Kian Parah, Usaha Warga Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dugaan Investasi Bodong Emas Digital di Bontang, Terlapor Mulai Diperiksa Polisi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.