• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Nasional

Adu Program Tema Dasar Kesra Menuju Debat Cawapres (3-Habis): Kartu Prakerja vs Kantor Siap Kerja

by M Zulfikar Akbar
15 Maret 2019, 15:00
in Nasional
Reading Time: 2 mins read
0
Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah (kanan) dan anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR Eriko Sotarduga menyampaikan pandangannya dalam diskusi di Gedung Nusantara III, Senayan, Jakarta, Kamis (14/3). Diskusi membahas persiapan Cawapres menjelang debat. FOTO: HENDRA EKA/JAWA POS

Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah (kanan) dan anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR Eriko Sotarduga menyampaikan pandangannya dalam diskusi di Gedung Nusantara III, Senayan, Jakarta, Kamis (14/3). Diskusi membahas persiapan Cawapres menjelang debat. FOTO: HENDRA EKA/JAWA POS

Share on FacebookShare on Twitter

Isu ketenagakerjaan juga menjadi tema debat cawapres 17 Maret mendatang. Ma’ruf Amin dan Sandiaga Uno sudah menyiapkan program yang akan dijalankan jika menjadi pemenang dalam Pemilu 2019.

———-

KARTU prakerja nyaris selalu dibawa capres Joko Widodo saat berkampanye akhir-akhir ini. Program itu pula yang akan menjadi andalan Ma’ruf Amin saat menjalani debat cawapres mendatang.

Arya Sinulingga, juru bicara TKN Jokowi-Ma’ruf, mengatakan bahwa banyak yang salah memahami program kartu prakerja. Misalnya, anggapan bahwa Jokowi akan menggaji penganggur. ”Tidak seperti itu,” ucap Arya kepada Jawa Pos kemarin (14/3).

Menurut dia, kartu prakerja ditujukan pada dua kondisi. Pertama, para karyawan yang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK). Mereka akan diberi pelatihan di balai latihan kerja agar kemampuannya meningkat. Selama dua sampai tiga bulan, mereka juga akan mendapat honor. ”Setelah tiga bulan, mereka tidak mendapatkan lagi,” terang politikus Partai Perindo itu.

Baca Juga:  Buruan! Layanan Pindah Memilih Diperpanjang hingga 10 April 2019

Arya mengatakan, orang yang di-PHK biasanya tidak sulit mencari pekerjaan. Apalagi, mereka juga sudah mendapat pelatihan dari pemerintah. Pengalaman dan kemampuan mereka yang telah ditingkatkan melalui pelatihan akan menjadi daya tawar.

Kondisi yang kedua, lanjut dia, kartu prakerja diperuntukkan mereka yang sudah masuk usia kerja, tapi belum mendapat pekerjaan. Namun, hanya khusus bagi mereka yang masuk dan ikut program pelatihan di BLK. Jadi, bukan untuk semua yang belum mendapat pekerjaan. ”Pemerintah akan membantu mencarikan peluang kerja bagi mereka yang sedang mengikuti pelatihan di BLK. Setelah bekerja, mereka tidak diberi honor lagi,” ujarnya.

Program itu akan dilaksanakan pada 2020. Akan ada 2 juta orang yang bisa mengikuti program tersebut. Tentu akan ada seleksi bagi mereka untuk mendapatkan pelatihan dan honor. ”Soal pelatihan akan disesuaikan dengan industri dan lapangan pekerjaan yang tersedia,” urainya.

Baca Juga:  Poster Cak Imin Bikin Resah

Sementara itu, Juru Bicara BPN Prabowo-Sandi Bidang Ekonomi Handi Risza menyatakan bahwa kesejahteraan bagi kaum buruh adalah salah satu prioritas. Mereka tidak hanya mendapatkan upah. Handi juga memastikan bahwa Prabowo-Sandi menginginkan para buruh bisa hidup layak. ”Selain upah, aspirasi para buruh adalah jaminan pensiun bersama fasilitas lain, ini adalah perhatian kami,” kata Handi saat dihubungi.

Menurut Handi, Prabowo-Sandi tidak ingin mengumbar banyak kartu. Untuk menjamin kesejahteraan pekerja, terutama buruh, BPN ingin mengoptimalkan fungsi BPJS Ketenagakerjaan. ”Kami saat ini tengah mengidentifikasi soal perumahan murah bagi buruh, termasuk fasilitas pendidikan bagi anak mereka, kami sedang memikirkan bagaimana formula mendapatkan tersebut,” ujar Handi.

Baca Juga:  Usul KPU Merevisi Keserentakan Pemilu 2019, Dipecah Pemilu Nasional dan Lokal

Haryadin Mahardika, anggota tim ekonomi dan litbang BPN Prabowo-Sandi, menambahkan bahwa pihaknya juga memiliki program terkait rekrutmen tenaga kerja baru. Program itu diberi nama kantor siap kerja. Tujuannya, mewadahi angkatan kerja muda dalam mencari pekerjaan dan menyiapkan skill tambahan untuk bekerja dan berwirausaha,

”Kantor siap kerja ini dikoordinasi langsung oleh Kemenaker dan Kemenpora untuk didirikan di setiap kabupaten/kota,” katanya.

Menurut Haryadin, di kantor siap kerja, angkatan muda bisa mencari informasi lowongan pekerjaan, mengurus surat-surat lamaran kerja dalam satu pintu, termasuk pelatihan dari teknis wawancara kerja, sampai skill wirausaha. ”Kantor siap kerja ini menjalin komunikasi dengan para pemberi kerja, mulai BUMN hingga swasta, dan sebagainya,” jelasnya. (lum/bay/c10/fat/jpg)

Tags: debat cawapresPemilu 2019Pilpres 2019
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Penembakan di Masjid Selandia Baru, Menlu: 6 WNI Ada di Dalam Masjid

Next Post

Kemenhub Larang Terbang Boeing 737 Max 8 sampai Waktu Tak Terbatas

Related Posts

Caleg Terpilih Resmi Ditetapkan, KPU Segera Surati Wali Kota
Bontang

Caleg Terpilih Resmi Ditetapkan, KPU Segera Surati Wali Kota

5 Agustus 2019, 16:00
Songsong Tahun Politik 2019, Parpol Bidik Kursi di Bontang Lestari
Nasional

Caleg Baru Belum Ditetapkan, Gedung Dewan Bisa Kosong

26 Juli 2019, 14:00
Berkarya Menggugat, Penetapan Anggota DPRD Bontang Ditunda
Bontang

Berkarya Menggugat, Penetapan Anggota DPRD Bontang Ditunda

23 Juli 2019, 13:50
KPU, Bawaslu maupun saksi parpol masih menunggu hasil dari MK terkait putusan Dismisal (Arsyad/Bontangpost.id)
Bontang

Pleno Penetapan Anggota DPRD Terpilih Diskorsing, Ini Alasannya

22 Juli 2019, 14:27
Rapat Pleno Penetapan Perolehan Kursi dan Calon Terpilih Anggota DPRD Bontang Molor
Bontang

Rapat Pleno Penetapan Perolehan Kursi dan Calon Terpilih Anggota DPRD Bontang Molor

22 Juli 2019, 10:30
Menang di MK, Jokowi Sebut Ini ke Prabowo-Sandi
Nasional

Menang di MK, Jokowi Sebut Ini ke Prabowo-Sandi

28 Juni 2019, 07:30

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sudah Puluhan Tahun Berdiri, Perusahaan Daerah Bontang Belum Bisa Kelola Solar Nelayan Sendiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.