• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Agus Haris Sebut Pimpinan BUMD Tak Serius Kelola Bisnis

by Redaksi Bontang Post
7 Februari 2021, 13:00
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
Wakil Ketua DPRD Bontang Agus Haris. (Fitri Wahyuningsih/bontangpost.id))

Wakil Ketua DPRD Bontang Agus Haris. (Fitri Wahyuningsih/bontangpost.id))

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Wakil Ketua DPRD Bontang Agus Haris menyoroti dua BUMD yang absen memberikan dividen. Yakni Perusda Aneka Usaha dan Jasa (AUJ) dan PT Bontang Migas dan Energi (BME). Menurutnya, ini tamparan bagi pimpinan BUMD. Mereka dianggap tidak fokus dan serius mengelola bisnis perusahaan.

Agus Haris menyebut keseriusan dan fokus pimpinan merupakan kunci agar peforma BUMD tidak minus. Ini tak lain, lantaran denyut nadi perusahaan dikendalikan oleh figur yang memegang jabatan strategis. Bila kedua hal itu tak ada, jangan berharap dapat menyumbang pendapatan asli daerah (PAD) secara maksimal bagi Bontang. “Jangan disambil itu tanggung jawab,” tegasnya.

Bahkan menurutnya, figur yang ditempatkan dalam posisi penting di perusahaan daerah tidak boleh menyambi pekerjaan lain. Politikus Gerindra itu sangat menyoroti soal kualitas sumber daya manusia (SDM) di perusahaan pelat merah itu. Utamanya yang menjabat posisi strategis. Jangan sampai, posisi tersebut diduduki oleh mereka yang dasar keilmuannya tidak selaras dengan tanggung jawab di perusahaan. Ini sangat penting, ujarnya, untuk mengelola perusda dibutuhkan figur yang cerdas, berkompeten, dan berpengalaman di bidangnya.

Baca Juga:  Perusda AUJ: Kinerja BPR Bontang Sejahtera dan SPBN Tanjung Limau Mengecewakan

“Jangan sampai lah terjadi politik balas budi. Orang yang tidak layak ditempatkan di posisi strategis. Bagaimana mereka nanti mau merancang bisnis perusahaan,” urainya.

Dia juga menanyakan fungsi dewan pengawas. Mengingat mereka adalah perpanjangan tangan pemerintah. Dan bertugas menilai kinerja BUMD secara
menyeluruh dan berkala. Bila berkaca pemerintahan saat ini (Neni-Basri), artinya sudah berjalan 5 tahun. Dengan minusnya kinerja perusahaan, dewan pengawas juga ikut bertanggung jawab.

“Dewan pengawas juga penting. Apa yang sudah mereka lakukan. Ini sudah 5 tahun pemerintahan berjalan. Artinya ada kebuntuan komunikasi dan evaluasi per semester dilakukan. Harusnya laporan ke pemerintah dilakukan secara transparan, apa adanya, dan berkala,” ujarnya.

Terkait alasan bila perusahaan tujuan utamanya ialah pelayanan publik, seperti diutarakan Direktur BME Siti Hamnah, kata Agus Haris, tidak bisa dijadikan alasan mutlak. Dia menyebut ada dua tujuan didirikan perusahaan daerah. Yakni, pelayanan publik dan menyumbang PAD. (*)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: BMEperusda AUJ
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Juve Naik ke Posisi 3 Usai Pecundangi Roma

Next Post

Resep Steak Ayam Bayam Keju untuk Anak yang Susah Makan

Related Posts

Mantan Ketua KPU Dilantik Jadi Direktur Perusahaan Daerah Migas Bontang
Bontang

Mantan Ketua KPU Dilantik Jadi Direktur Perusahaan Daerah Migas Bontang

26 Juli 2024, 07:27
Gaji Karyawan Nunggak, Direktur PT LBB; Ada Keterlambatan Pembayaran Invois
Bontang

Unit Usaha Belum Gaji Karyawan, Direktur Perumda AUJ Bontang Angkat Suara

9 Oktober 2022, 20:11
PT LBB, Unit Usaha Perumda AUJ Bontang Ditengarai Nunggak Dua Bulan Gaji Karyawan
Bontang

PT LBB, Unit Usaha Perumda AUJ Bontang Ditengarai Nunggak Dua Bulan Gaji Karyawan

5 Oktober 2022, 20:25
Dua Tahun Jadi Tersangka, Kejari Bontang Hentikan Penyidikan Dugaan Korupsi Perumda AUJ
Kriminal

Dua Tahun Jadi Tersangka, Kejari Bontang Hentikan Penyidikan Dugaan Korupsi Perumda AUJ

3 Oktober 2022, 17:00
Terdakwa Kasus Korupsi BME Ajukan Kasasi
Kriminal

Terdakwa Kasus Korupsi BME Ajukan Kasasi

22 September 2022, 17:30
Wali Kota Basri Minta PT BME Tambah Unit Usaha Baru
Kriminal

Kasus Korupsi PT BME, Pengacara Terdakwa Bingung dengan Perhitungan Kerugian Negara

26 Juli 2022, 13:30

Terpopuler

  • Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Parkiran Semrawut di Tanjung Laut Bontang, Warga Keluhkan Akses Tertutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Residivis Bontang Berulah Lagi, Uang Curian Rp20 Juta Ludes untuk Judi Online

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • SPMB Bontang 2026 Dibuka Mei, Jalur Afirmasi Dapat Kuota 25 Persen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 1.700 Personel Kawal Demo 21 April di Samarinda, Kantor Gubernur dan DPRD Jadi Sasaran Aksi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.