• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Perusda AUJ: Kinerja BPR Bontang Sejahtera dan SPBN Tanjung Limau Mengecewakan

by Fitri Wahyuningsih
8 Juli 2020, 16:30
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
SPBN Tanjung Limau. (DOK/BONTANG POST)

SPBN Tanjung Limau. (DOK/BONTANG POST)

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Kinerja Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Bontang Sejahtera dan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN) Tanjung Limau mendapat perhatian khusus direksi Perusda Aneka Usaha dan Jasa (AUJ). Pasalnya, kedua lini bisnis tersebut ternyata kurang, bahkan nihil dividen bagi perusahaan.

Misalnya BPR Bontang Sejahtera. Anak perusahaan Perusda AUJ itu dinilai terlalu boros dalam operasional dan pembayaran gaji karyawan. Sementara pendapatan kurang. Manager Pengembangan Usaha dan Marketing Perusda AUJ, Arif menyebut, dari Rp 1,3 miliar dana yang disuntikkan induk perusahaan, dalam 4 bulan hanya tersisa Rp 430 juta.

“Bukan buat bisnis tapi malah habis untuk yang lain,” bebernya usai mengikuti rapat dengar pendapat (RDP) bersama Komisi II DPRD Bontang, Selasa (7/7/2020) kemarin.

Baca Juga:  Sebut Dividen Bukan Kewajiban, DPRD Panggil Direktur BME dan Perusda AUJ

Dia menerangkan, untuk membayar gaji karyawan saja, katakanlah manager, BPR Bontang Sejahtera menghabiskan Rp 14 juta per orang. Itu belum termasuk tunjangan. Sementara karyawan yang mengisi posisi serupa di induknya (Perusda AUJ), hanya digaji Rp 6 juta.

“Ini juga aneh, masak gaji di induk perusahaan lebih rendah daripada anak perusahaan,” cecar Arif.

Melihat catatan BPR Bontang Sejahtera yang dinilai selalu dapat rapor merah, Arif menilai anak perusahaan yang bergerak di bisnis perbankan itu bukannya jadi sumber pundi-pundi tapi justru memberatkan. Sebabnya, direksi Perusda AUJ berharap BPR Bontang Sejahtera dilepas saja. Tidak perlu jadi anak usaha Perusda AUJ. Kinerjanya mengecewakan.

Tak berhenti di situ, kinerja buruk BPR Bontang Sejahtera dalam mengelola keuangan kembali ditunjukkan kala terjadi lonjakan biaya gaji karyawan. Sebelumnya gaji karyawan hanya Rp 313 juta setahun. Namun, tiba-tiba setelah menerima suntikan dana Rp 1,3 miliar mendadak naik 2 kali lipat.

Baca Juga:  Agus Haris Minta Sosok Direktur BUP Tak Punya Rekam Jejak Buruk

“Memberatkan sekali. Semakin banyak dana diberikan, semakin banyak juga pengeluarannya. Tapi bisnisnya begitu-gitu saja,” kata pria yang pernah menjadi legislator itu.

Sebagai catatan bahwa perusahaan perbankan milik daerah itu mendapat sokongan dana segar dari induk perusahaannya sebesar Rp 1,3 miliar. Dana itu diberikan lantaran kas di bank minim tak memenuhi standar yang ditetapkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Selain BPR Bontang Sejahtera, SPBN Tanjung Limau pun berkinerja sama buruknya. Tanpa ragu Arif mengatakan bila lini bisnis yang mengelola penjualan bahan bakat bagi nelayan itu menyumbang nol rupiah, alias nihil.

“Tidak ada sama sekali,” Arif mengakui.

Namun, tak sama dengan BPR yang diminta lepas dari induknya, Arif menyebut internal Perusda AUJ tak ingin SPBN dilepas. Namun cukup dibekukan saja sembari dibenahi.

Baca Juga:  PT BKU Polisikan Pihak yang Halangi Penyaluran Solar untuk Nelayan

“Kalau lepas kan enggak mungkin. Nanti berpolemik lagi. Buruknya mungkin dibekukan,” pungkasnya. (*)

Tags: bpr bontang sejahteraperusda AUJspbn tanjung limau
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Biaya Operasional Tinggi, PJU Tenaga Surya Migrasi ke Jaringan PLN

Next Post

2021 Ditolak, Tol Samarinda-Bontang Dimulai 2022

Related Posts

Pengadilan Tinggi Perberat Hukuman Penjara Mantan Dirut BPR Bontang Sejahtera
Kriminal

Pengadilan Tinggi Perberat Hukuman Penjara Mantan Dirut BPR Bontang Sejahtera

6 Mei 2025, 19:29
PT BSP Tetap Kelola SPBN Tanjung Limau, PT BKU Minta Besaran Pembagian Keuntungan Direvisi
Bontang

PT BSP Tetap Kelola SPBN Tanjung Limau, PT BKU Minta Besaran Pembagian Keuntungan Direvisi

8 Mei 2023, 13:16
PT BKU Polisikan Pihak yang Halangi Penyaluran Solar untuk Nelayan
Bontang

PT BKU Polisikan Pihak yang Halangi Penyaluran Solar untuk Nelayan

5 Mei 2023, 11:24
Konflik Pengelolaan SPBN Bontang, Solar Nelayan Gagal Disalurkan
Bontang

Konflik Pengelolaan SPBN Bontang, Solar Nelayan Gagal Disalurkan

4 Mei 2023, 21:13
Ada Peluang Dapat Modal Rp 10 Miliar, DPRD Setuju Rencana Pemisahan BPR Bontang Sejahtera dari Perumda AUJ
Bontang

Ada Peluang Dapat Modal Rp 10 Miliar, DPRD Setuju Rencana Pemisahan BPR Bontang Sejahtera dari Perumda AUJ

11 Januari 2023, 11:41
Banyak Anak Perusahaan Perumda AUJ Tak Tertib Administrasi
Bontang

BPR Bontang Sejahtera Bakal Pisah dari Perumda AUJ

9 Januari 2023, 13:00

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sudah Puluhan Tahun Berdiri, Perusahaan Daerah Bontang Belum Bisa Kelola Solar Nelayan Sendiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.