• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Aktivitas Tak Kenal Waktu, Warga Mengeluh

by BontangPost
18 Oktober 2017, 11:21
in Bontang
Reading Time: 1 min read
0
Arif(Dok/Bontang Post)

Arif(Dok/Bontang Post)

Share on FacebookShare on Twitter

AKTIVITAS yang terjadi di gudang peti kemas milik PT Pembangunan Perumahan (PP) diresahkan oleh masyarakat, hal ini diutarakan oleh Wakil Ketua Komisi II Arif kepada manajemen perusahan. Warga menilai aktivitas PT PP tak mengenal waktu, karena dilakukan hingga malam hari.

“Saya dapat informasi dari masyarakat bahwa aktivitas dilakukan sampai malam hari,” kata Arif.

Beberapa keluhan lain juga dirasakan langsung sehubungan dengan parkir yang memuat kendaraan-kendaraan besar sehingga menyebabkan antrean.

Keadaan itu diperparah dengan akses jalan masuk gudang yang penuh dengan lumpur. Tak jarang hal tersebut mengakibatkan jalan menjadi kotor, oleh karena itu pria yang juga menjabat sebagai Ketua Fraksi Hanura Perjuangan ini meminta kepada manajemen untuk intesif melakukan penyemprotan lumpur yang menempel di jalan. “Saya minta semprot air apabila kendaraan keluar,” tambahnya.

Baca Juga:  “Kasus” Stitek Sudah Klir 

Hal tersebut diakuinya merupakan keluhan dari petugas kebersihan dengan tugas di lokasi tersebut. Petugas tersebut mengeluh dikarenakan proyek tersebut seharusnya memiliki anggaran berkenaan dengan melakukan kebersihan fasilitas umum.

Hal senada juga diutarakan oleh Sekretaris Komisi III Agus Suhadi, sebaiknya akses jalan masuk diperbaiki untuk meminimalisir jalan umum menjadi kotor. Perbaikan yang dimaksudkan ialah pengecoran sehingga warga lain tidak merasa terganggu.

“Dicor lah jalannya, karena kalau cuaca hujan sangat kotor sekali,” terang pria yang juga kerap disapa Agus PM ini.

Terpisah, Ketua Komisi III Rustam HS meminta manajemen untuk menjaga keamanan. Diakuinya setiap perusahaan pasti menjunjung Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), oleh karena itu faktor keamanan lalu lintas dan kebersihan hendaknya menjadi perhatian manajemen PT PP. “Jaga safety lalu lintas dan kebersihan,” tandasnya.

Baca Juga:  Komisi I Siap Kawal Nasib Tenaga Kerja

Diketahui, aktifitas gudang telah berlangsung sejak beberapa waktu lalu, dengan lokasi yang dipadati 85 peti kemas. Berisi berbagai alat berat untuk proyek PLTD-MG, berkapasitas 30 megawatt di Kelurahan Gunung Telihan, selain itu PT PP pun juga memprioritaskan tenaga lokal dalam perekrutan karyawannya. (*/ak)

Tags: dprdGudangKeluhan Warga
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Gudang PT PP Tak Berizin

Next Post

Hasdam Pimpin Bursa

Related Posts

Masuk 10 Besar Tak Patuh Lapor LHKPN, Anggota DPRD Kaltim Gagal Memberi Teladan
Kaltim

Masuk 10 Besar Tak Patuh Lapor LHKPN, Anggota DPRD Kaltim Gagal Memberi Teladan

18 April 2023, 19:00
Dinkes-KB Dinilai Kecolongan
Bontang

Dinkes-KB Dinilai Kecolongan

22 Desember 2018, 17:50
Lintas Komisi ke Karang Paci
Bontang

Lintas Komisi ke Karang Paci

21 Desember 2018, 17:30
Berawal Pengusaha Studio Foto, Baktikan Diri untuk Daerah
Bontang

Jika Temukan Praktik Culas di SPBU, Sopir Truk Diminta Lapor Polisi

21 Desember 2018, 17:10
Pemkot Disebut Minim Koordinasi
Bontang

Pemkot Disebut Minim Koordinasi

20 Desember 2018, 17:55
Dokumen Perda RTRW Diminta Dievaluasi
Bontang

Dokumen Perda RTRW Diminta Dievaluasi

14 Desember 2018, 17:10

Terpopuler

  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Pastikan Isu Jasad Bayi Ditukar Bantal di Bontang Rekayasa, Perempuan Akui Tak Hamil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.