• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Asal Ada Bukti!, Dewan Siap Buka Jalan Penyelidikan Korupsi Bansos 

by BontangPost
31 Juli 2018, 11:34
in Kaltim
Reading Time: 2 mins read
0
Muhammad Syahrun(MUBIN/METRO SAMARINDA)

Muhammad Syahrun(MUBIN/METRO SAMARINDA)

Share on FacebookShare on Twitter

SAMARINDA – Kasus korupsi dana hibah tiga yayasan di Kutai Barat masih menyisakan misteri. Pasalnya, anggota DPRD Kaltim disebut-sebut ikut menikmati aliran uang yang telah merugikan negara tersebut.

Ketua DPRD Kaltim, Muhammad Syahrun mengatakan, diperlukan bukti yang kuat atas penyebutan nama anggota dewan yang terlibat dalam kasus tersebut. Dia tidak ingin kasus itu menyasar wakil rakyat tanpa bukti yang memadai.

“Tentunya harus ada bukti-bukti dulu. Jadi perlu pembuktian. Jangan hanya isu saja. Aparat hukum, kalau tidak ada barang bukti, jadi masalah juga,” ucap pria yang karib disapa Haji Alung ini, Senin (30/7) kemarin.

Karenanya, keterangan dari terdakwa bisa ditindaklanjuti aparat hukum. Upaya pemeriksaan, lanjut dia, hal biasa dalam proses peradilan. Atas dasar itu, pihaknya tidak akan menghalangi penyelidikan kasus tersebut.

Baca Juga:  Anggota DPRD Lebih Sejahtera

“Orang yang diperiksa itu belum tentu bersalah. Namanya kita ini kan tidak mungkin menghalangi aparat kalau memang ada kasus hukum di lembaga ini. Jangankan anggota, ketua pun kalau terindikasi terlibat, tetap diperiksa,” sebut Alung.

Sementara itu Wakil Ketua DPRD Kaltim, Muhammad Samsun mengatakan, dirinya belum tahu soal kasus tersebut. Bahkan dirinya baru menerima informasi dari awak media. Meski begitu, Samsun mendukung aparat hukum memanggil pihak-pihak yang diduga ikut menerima aliran dana hibah tersebut.

“Ya kami dukung aparat hukum. Silakan dipanggil. Itu hak mereka. Saya sih memang belum tahu kasus itu. Tetapi siapapun yang dianggap terlibat, harus dipanggil,” tuturnya.

Seperti diketahui, pada Jumat (27/7) lalu, Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Samarinda menjatuhkan vonis bersalah pada Thomas Susadya Sutedjawidjaya. Pemilik yayasan pendidikan itu dikenai hukuman 6,6 tahun penjara. Kemudian diminta mengganti kerugian negara sebesar Rp 9 miliar.

Baca Juga:  Harga Komoditas Berbeda di Tiap Pasar

Dalam keterangannya, Thomas meminta aparat hukum memeriksa anggota DPRD Kaltim yang terungkap dalam fakta persidangan. Pengembangan kasus tersebut bisa dilakukan melalui Bambang dan Yudhistira yang diduga suruhan anggota dewan.

“Nama mereka sudah disebut berkali-kali dalam sidang. Harusnya adil dong. Mereka harus dipanggil dan diperiksa. Karena ada anggota DPRD yang menerima uang itu,” ucap Thomas.

Penasehat hukum Thomas, Sujanli Totong membenarkan dana hibah tersebut ikut dinikmati wakil rakyat. Sebab para pemilik yayasan tidak akan mendapatkan dana hibah tanpa bantuan dan perjanjian fee dengan anggota DPRD Kaltim.

“Jadi ada orang lain yang menikmati aliran dana itu. Khususnya anggota dewan menerima uang untuk memperlancar dana hibah agar bisa dicairkan,” ungkapnya.

Baca Juga:  Jelang PSM Makassar vs Borneo FC, Patahkan Rekor Buruk! 

Sebelumnya, verifikator penerima dana hibah di Dinas Pendidikan Kaltim, Faturrahman juga divonis bersalah empat tahun penjara. Dia terbukti ikut menikmati uang negara tersebut.

Diketahui, dalam kasus tersebut ada tiga yayasan yang menerima dana hibah. Antara lain Yayasan Sekar Alamanda menerima Rp 6 miliar, Yayasan Sendawar Sejahtera Rp 7,95 miliar, dan Yayasan Permata Bumi Sendawar Rp 4,45 miliar. (*/um)

Tags: dprdKorupsi Dana BansosMetro Samarinda
Share2TweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

PGRI Soroti Kesejahteraan Guru Honorer

Next Post

Dewan Mulai “Ragukan” MYC 

Related Posts

Masuk 10 Besar Tak Patuh Lapor LHKPN, Anggota DPRD Kaltim Gagal Memberi Teladan
Kaltim

Masuk 10 Besar Tak Patuh Lapor LHKPN, Anggota DPRD Kaltim Gagal Memberi Teladan

18 April 2023, 19:00
KPK Panggil Ayah dan Anak yang Tersangkut Kasus Korupsi Dana Bansos Covid-19
Kriminal

KPK Panggil Ayah dan Anak yang Tersangkut Kasus Korupsi Dana Bansos Covid-19

9 April 2021, 21:00
Kontrak LNG Habis, Isran: Tak Masalah
Kaltim

Kontrak LNG Habis, Isran: Tak Masalah

23 Desember 2018, 16:30
Dinkes-KB Dinilai Kecolongan
Bontang

Dinkes-KB Dinilai Kecolongan

22 Desember 2018, 17:50
Bisnis Hotel Diprediksi Terus Tumbuh 
Kaltim

Bisnis Hotel Diprediksi Terus Tumbuh 

22 Desember 2018, 16:30
Pemprov Ingin Pembangunan Masjid Tetap Dilanjutkan, Kinibalu Bakal Dicarikan Pengganti 
Kaltim

Pekerja Berhak Atas Jaminan Sosial

22 Desember 2018, 16:10

Terpopuler

  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Pastikan Isu Jasad Bayi Ditukar Bantal di Bontang Rekayasa, Perempuan Akui Tak Hamil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.