BONTANGPOST.ID, Bontang – Keluarnya surat edaran terkait pengaturan toko modern waralaba di Kota Bontang mendapat apresiasi dari asosiasi pedagang. Namun demikian mereka meminta regulasi tidak hanya menyangkut terkait jam operasional.
Ketua Asosiasi Pedagang Kota Bontang Syamsuar menegaskan pemerintah untuk tidak membuka keran toko modern waralaba lagi. Tujuannya agar toko modern yang dimiliki pengusaha lokal masih bisa eksis.
“Kami berharap ke depannya tidak bertambah lagi (toko modern waralaba),” kata Syamsuar.
Asosiasi dari awal sudah meminta poin tersebut. Faktanya masih ada penambahan yang dilakukan. Terbaru menurut asosiasi, ada toko modern waralaba di Tanjung Laut. Proses pendirian bangunan sudah mulai rampung. Tinggal menunggu operasionalnya.
“Ini yang harus diperkuat oleh pemerintah. Apalagi ada pergantian kepala daerah. Semoga semangatnya untuk menjaga pengusaha lokal masih ada,” ucapnya.
Ia pun mencontohkan di area Berebas Tengah masih banyak toko modern lokal yang tetap aktif. Bahkan beberapa di antaranya sudah melakukan tata kelola seperti waralaba. Mulai dari manajemen kasir hingga fasilitas pendingin ruangan.
“Pemkot supaya melakukan pembinaan supaya pengusaha lokal ini mendapat bekal terkait tata kelola manajerialnya,” tutur dia.
Disinggung mengenai jumlah toko modern lokal, ia pun belum melakukan pendataan terkini. Mengacu data 2023, 16 toko swalayan di Bontang Selatan, 16 di Bontang Utara, dan 9 Bontang Barat. Saat ini terdapat delapan toko modern waralaba. Rinciannya empat di Bontang Utara dan empat di Bontang Selatan.
Sebelumnya Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskop-UMPP melakukan kajian terkait toko modern waralaba di 2023 lalu. Berdasarkan data, jumlah maksimal toko swalayan ada 265. Dari angka tersebut, delapan berstatus waralaba.
Rinciannya di Bontang Utara jumlah maksimal toko swalayan 120, Bontang Selatan 92, dan Bontang Barat 53. Kajian yang tersebar kondisi optimal mencapai 119 toko swalayan. Dengan 16 waralaba. Rinciannya 6 di Bontang Selatan, 6 di Bontang Utara, dan 4 di Bontang Barat. (ak/rdh)







