• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

Bawa Lari Anak Orang, Dua Betis Anwar Ditembak

by M Zulfikar Akbar
6 Januari 2019, 15:00
in Breaking News
Reading Time: 3 mins read
0
MERINGKUK: Anwar saat dirawat di Rumah Sakit Anton Soedjarwo Polda Kalbar, Sabtu (5/1). (Abdul Halikurrahman)

MERINGKUK: Anwar saat dirawat di Rumah Sakit Anton Soedjarwo Polda Kalbar, Sabtu (5/1). (Abdul Halikurrahman)

Share on FacebookShare on Twitter

DUA kali tembakan polisi berhasil menembus betis Khairil Anwar. Kontan, pemuda 29 tahun itu roboh di tempat, setelah timah panas menerjang kedua betisnya.

Anggota Jatanras Sat Reskrim Polresta Pontianak terpaksa melumpuhkan warga Sungai Kakap, Kubu Raya itu, karena terus berontak saat hendak ditangkap. Bahkan nekat kabur meski sudah terkepung.

Anwar diringkus polisi di rumah kontrakannya di Komplek Star Borneo 8, Desa Parit Gado, Kecamatan Sungai Kakap Jumat (4/1) malam. Penangkapan ini atas laporan perbuatan melarikan dan mencabuli anak di bawah umur. Korbannya, sebut saja Melati. Gadis 17 tahun itu merupakan warga Kecamatan Pontianak Selatan.

Wakasat Reskirm Polresta Pontianak, Iptu Muhammad Resky Rizal mengungkapkan, korban sudah dibawa pelaku berhari-hari tanpa sepengetahuan orang tuanya.

Selama itu, pelaku pun mencabuli korban berkali-kali pula. “Hasil pemeriksaan, diketahui korban dicabulinya sebanyak tiga kali. Yakni pada 31 Desember 2018, kemudian 1 dan 3 Januari 2019,” ucapnya kapada wartawan, Sabtu (5/1).

Diceritakan Rizal, pelaku dan korban awalnya saling mengenal melalui media sosial facebook (FB). Setelah intens berkomunikasi lewat dunia maya, akhirnya mereka saling dekat.

Saat itulah pelaku mengambil kesempatan. Lantas jurus rayuan gombal pun mulai dimainkan. Untuk menggaet korban. Singkat cerita, korban yang masih polos ini, terbuai dan terpikat hatinya.

Baca Juga:  Usai Bakar Istri, Suami di Balikpapan Berusaha Bunuh Diri

Pada 12 Desember 2018, pertemuan pertama pelaku dan korban terjadi. Saat itu, pelaku membujuk korban agar menemuinya di kontrakannya.

Korban yang sudah dipikat hatinya oleh pelaku, menurut saja. Ia pun kemudian pergi menyusul pelaku, tanpa sepengatahuan orang tuanya.

Saat bertemu, pelaku lantas memberi janji akan menikahi korban. Koban kemudian percaya begitu saja. Karena sudah termakan janji, korban pun sudah tak hirau untuk pulang.

Korban menurut tinggal serumah dengan pelaku. Saat itulah, pelaku mengambil kesempatan dengan melakukan hubungan badan layaknya suami istri di rumah kontrakannya.

Perbuatan cabul atau persetubuhan tersebut kembali diulangi korban sebanyak tiga kali. Pada 3 Januari, korban baru pulang ke rumah orang tuanya.

Saat pulang, orang tua korban yang merasa semula kehilangan anaknya, lantas bertanya. Kemana saja korban pergi selama bebarapa hari tanpa kabar.

Korban pun mengaku pergi bersama teman laki-lakinya (pelaku). Kemudian orang tua korban tak terima. Apalagi korban masih di bawah umur. Karena itu, orang tua korban lantas melaporkan pelaku ke Sat Reskrim Polresta Pontianak.

Baca Juga:  Puluhan Kayu Haram Disita

“Dari laporan itu, kita langsung menyelidiki,” kata Rizal.

Jumat malam kemarin, sambung Rizal, anggota Jatanras memperoleh informasi bahwa pelaku berada di kontrakannya.

Dari informasi itu, anggota bergerak cepat melakukan penangkapan terhadap pelaku yang berujung dengan aksi yang menegangkan.

Sebab, pelaku melakukan perlawanan sehingga tindakan tegas terpaksa dilakukan untuk melumpuhkannya.

Hasil interogasi, kata Rizal, Anwar mengaku telah menyetubuhi korban selama tinggal di kontrakannya. Sebanyak tiga kali.

Saat kasus ini dikembangkan dan dilakukan penyelidikan lanjut, Anwar diketahui ternyata juga terlibat sejumlah kasus kejahatan lainnya. Selain mencabuli anak di bawah umur, Anwar pernah mengaku sebagai anggota TNI dan menggelapkan sepeda motor dan handphone.

“Dia pernah menggunakan identitas TNI, untuk mengelabuhi orang. Selain itu, ada enam perkara penggelapan motor dan tiga perkara penggelapan handphone yang telah dilakukannya,” paparnya.

Karena itu, Rizal memastikan, selain memproses kasus perbuatan pencabulan, pihaknya juga akan memproses semua kejahatan yang pernah dilakukan oleh Anwar.

Saat ini, Anwar sudah ditetapkan sebagai tersangka. Ia dijerat Pasal 81 dan Pasal 82 Undang-undang RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang-undang RI Nomor 23 Tahun 2002 tertang Perlindungan Anak, serta Pasal 332 KUHP tentang Melarikan Anak di Bawah Umur. “Ancaman hukumannya lima belas tahun penjara,” pungkas Rizal.

Baca Juga:  Burung Seharga Rp 40 Juta Nyaris Raib

Anwar kini masih dirawat di Rumah Sakit Anton Soedjarwo Polda Kalbar, dalam masa perawatan atas luka tembak yang dideritanya. Kepada sejumlah wartawan, ia mengaku memang telah menyetubuhi korban. Walau dia tahu kalau korban masih di bawah umur. Namun ia berkilah, kalau perbuatan tersebut, bukan dia yang memulainya. “Dia (korban) yang ngajak main (berhubungan. Dan minta bayaran,” katanya.

Kemudian, Anwar juga mengatakan, bahwa dia bukanlah laki-laki pertama yang mencicipi korban. Soal janji akan menikahi korban, Anwar tak menampiknya.

“Iya (mau nikahin dia), tapi belum karena kenal pun baru,” katanya.

Menurutnya, awal mula ia kenal korban di kos-kosan korban. Kepada korban ia mengaku bekerja sebagai sopir taksi. “Dia pun tahu kalau saya sopir,” katanya.

Soal pakaian TNI yang dikenakannya Anwar berkilah tak pernah menggunakan atribut tersebut secara langsung atau mengaku-ngaku sebagai TNI. Padahal, fotonya berseragam sempat viral di media sosial.

“Itu foto editan aplikasi. Itu foto sudah lama. Tidak ada ngaku tentara,” pungkasnya. (jpg)

Tags: kriminalpontianak
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Calon Mahasiswa, Siapkan Berkas! Tahapan SNMPTN 2019 Sudah Dimulai

Next Post

Truk Sembako “Mandi” di Sungai Kapuas

Related Posts

Dalam Setahun 306 Kasus Kejahatan Terjadi di Bontang, Didominasi Curanmor dan Curat
Bontang

Dalam Setahun 306 Kasus Kejahatan Terjadi di Bontang, Didominasi Curanmor dan Curat

30 Desember 2025, 13:29
Tiga Kasus Kriminalitas Tertinggi di Bontang Tahun Ini, Mulai Curanmor hingga Penggelapan
Kriminal

Tiga Kasus Kriminalitas Tertinggi di Bontang Tahun Ini, Mulai Curanmor hingga Penggelapan

31 Desember 2024, 11:38
Pecahkan Kaca Rumah, Warga Berbas Pantai Tewas Bersimbah Darah
Bontang

Pecahkan Kaca Rumah, Warga Berbas Pantai Tewas Bersimbah Darah

30 Oktober 2022, 14:21
Usai Bakar Istri, Suami di Balikpapan Berusaha Bunuh Diri
Kriminal

Usai Bakar Istri, Suami di Balikpapan Berusaha Bunuh Diri

20 September 2022, 21:29
Sewa Motor Rp 150 Ribu, Digadai Rp 8 Juta
Kriminal

Sewa Motor Rp 150 Ribu, Digadai Rp 8 Juta

16 November 2021, 19:39
Ngaku Polisi dan Wartawan, Peras Korban Rp 3 Juta
Kriminal

Ngaku Polisi dan Wartawan, Peras Korban Rp 3 Juta

24 Oktober 2021, 13:00

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sudah Puluhan Tahun Berdiri, Perusahaan Daerah Bontang Belum Bisa Kelola Solar Nelayan Sendiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.