• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

Belum Siap, Sidang Ahok Tetap di PN Jakut

by M Zulfikar Akbar
27 Desember 2016, 06:00
in Breaking News
Reading Time: 2 mins read
0
Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama. (Dok. Jawa Pos)

Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama. (Dok. Jawa Pos)

Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA – Kendati Mahkamah Agung (MA) memutuskan pemindahan lokasi sidang kasus dugaan penistaan agama terdakwa Basuki Tjahaja Purnama, namun pemindahan itu belum bisa terealisasi. Polda Metro Jaya memastikan bahwa Gedung Kementerian Pertanian di Ragunan belum siap untuk digelar persidangan.

Kepala Bidang Humas (Kabidhumas) Polda Metro Jaya, Komisi Besar Polisi Argo Yuwono menyatakan, untuk persidangan Ahok dengan agenda pembacaan sela dilakukan di tempat yang sama seperti saat sidang pertama dan kali kedua. ”Masih di PN Jakpus di Jalan Gadjah Mada,” terangnya.

Dia menerangkan mengapa tidak jadi dipindah ke Auditorium Kementrian Pertanian di Jalan Harsono RM Dalam, Jakarta Selatan. Menurutnya, karena tempat tersebut belum siap. Sehingga, perpidahan sidang bakal dilakukan pada sidang selanjutnya. ”Tapi, yang pasti semua keputusan ada di tangan pengadilan. Bukan kepolisian,” terangnya.

Baca Juga:  Saksi Ahli Jaksa Justru Untungkan Dahlan Iskan

Sementara itu untuk pengamanan rekayasa lalu lintas, pria kelahiran Kota Jogjakarta tersebut menuturkan bahwa sifatnya fleksibel. Tidak ada sistem buka – tutup atau pengalihan arus. ”Selama arus lalu lintas tidak padat, ya kami tidak memberlakukan kedua hal itu,” tutur dia.

Kemudian mengenai jumlah personel yang dikerahkan, Argo mengatakan, masih sama dengan sidang pertama dan kedua. ”Jumlah personel sekitar 2000 personel,” imbuhnya. Alat detector, lanjut Argo, juga bakal tetap dipasang. Selain itu, untuk kehadiran petugas dengan water canon juga bakal ada.

Sementara Karopenmas Divhumas Mabes Polri Brigjen Rikwanto mengatakan, untuk pengamanan dilakukan seperti biasa, dilihat dari animo masyarakat tentunya akan banyak yang menghadiri sidang. ”Akan disesuaikan dengan itu,” ujarnya.

Polri memprediksi jalannya sidang tidak akan terjadi gangguan. Sama seperti sidang pertama dan kedua. ”Kami upayakan aman, semua ikut berperan dalam pengamanan itu,” ungkapnya.

Baca Juga:  Ahok Belum juga Dinonaktifkan, Ini Jawaban Mendagri

Lokasi persidangan Ahok kali ketiga sempat diwacanakan bakal berubah. Tidak lagi di Eks PN Jakpus. Melainkan di Auditorium Kementan, Jakarta Selatan. Dikonfirmasi secara terpisah, Kuasa Hukum Ahok, Sirra Prayuna membenarkan mengenai lokasi sidang yang tidak jadi dipindah.

Sirra mengatakan, sidang dengan agenda mendengar pembacaan putusan sela Ahok dilakukan di Eks PN Jakpus. ”Sampai saat ini sidang  masih di PN Jakpus di Jalan Gadjah Mada. Belum ada konfirmasi pemindahan sidang,” tutur dia. Menurutnya, pemindahan lokasi sidang merupakan kewenangan Pengadilan Negeri Jakarta Utara. ”Prinsipnya, kami siap sidang dimana saja,” imbuhnya.

Terpisah, anggota Komisi III DPR M Syafii menilai rencana pemindahan lokasi persidangan Ahok adalah kewenangan penegak hukum. Saat ini sudah ada yurisprudensi bahwa pengadilan bisa memindahkan lokasi persidangan demi alasan keamanan. “Sebelumnya ada persidangan dari daerah juga dipindah ke Jakarta,” kata Syafii.

Baca Juga:  Dua Kurir Narkoba 14,02 Kg Dibui Seumur Hidup 

Menurut Syafii, dibalik alasan keamanan, sejatinya ada masalah lain yang lebih besar. Sebab, sudah muncul rencana akan ada aksi massa bela Islam yang ingin datang menghadiri sidang Ahok. Artinya, proses persidangan yang sudah berlangsung memunculkan catatan. “Saya menangkap ada social distrust, ketidakpercayaan sosial. Itulah sebabnya ada aksi massa yang lebih besar,” kata legislator Fraksi Partai Gerindra itu.

Menurut Syafii, hal ini seharusnya menjadi bahan evaluasi dari penegak hukum. Publik melihat ada indikasi keberpihakan dari penegak hukum dalam persidangan Ahok. “Ada kasus dengan pelanggaran yang sama, pasal 156a, langsung tersangka dan ditahan. Sementara ini harus didemo dulu baru tersangka,” sindirnya. (sam/riz/bay/idr/jpg)

Tags: ahokbasuki tjahaya purnama. penistaan agamasidang
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Golkar Belum Respons Gugatan Akom

Next Post

Enam IAIN Naik Kelas Jadi UIN

Related Posts

Ahok Pernah Klaim Pertamina Pasti Untung, Kini Rugi Rp 11,28 Triliun
Nasional

Ahok Pernah Klaim Pertamina Pasti Untung, Kini Rugi Rp 11,28 Triliun

26 Agustus 2020, 12:00
Jabat Komisaris Utama Pertamina, Ahok Bakal Terima Gaji Segini
Nasional

Jabat Komisaris Utama Pertamina, Ahok Bakal Terima Gaji Segini

24 November 2019, 14:30
Ahok Resmi Gabung PDIP
Nasional

Ahok Resmi Gabung PDIP

9 Februari 2019, 14:00
Bunuh Anak, Dituntut 20 Tahun Bui
Bontang

Bunuh Anak, Dituntut 20 Tahun Bui

5 Oktober 2017, 11:59
Sepuluh Kades Bakal ‘Disidang’ 
Breaking News

Sepuluh Kades Bakal ‘Disidang’ 

4 Agustus 2017, 12:01
Dihukum Seumur Hidup, Pembantai Ibu dan Anak Menangis
Breaking News

Ber Dituntut 10 Tahun Penjara 

7 Juli 2017, 12:22

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sudah Puluhan Tahun Berdiri, Perusahaan Daerah Bontang Belum Bisa Kelola Solar Nelayan Sendiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.