BONTANG – Kota Taman mendapat kehormatan menjadi tuan rumah Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) VI Komwil V Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) Regional Kalimantan. Rakerwil ini dibuka oleh Gubernur Kaltim, Isran Noor di Ballroom Hotel Sintuk, Kamis (29/11).
Selain Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni dan wakilnya, Basri Rase, turut hadir pimpinan daerah lainnya dari Banjarmasin, Balikpapan, Samarinda, Tarakan, Banjarbaru, Palangkaraya dan Pontianak.
Neni Moerniaeni dalam sambutannya menyapa para peserta yang hadir. Ia berharap peserta bisa mendapatkan kesan baik selama berada di Bontang. Tak hanya itu, kehadiran peserta diharapkan dapat menambah pendapatan daerah.
“Sebuah kebanggaan semua dapat hadir di Bontang. Saya harap semua bisa membelanjakan uangnya di sini. Kami punya smart center, UMKM dari perusahaan PT Badak, PKT dan Indominco, Bontang Kuala dan lainnya,” katanya.

Neni pun melanjutkan, sebagai pengurus Apeksi Pusat, ia bersama wali kota lainnya telah berhasil memperjuangkan permintaan bantuan dana ke presiden untuk mendukung pembangunan dan meningkatkan perekonomian kelurahan.
“Alhamdulillah, perjuangan kita bertemu dengan bapak Presiden agar dana tidak hanya dialokasikan ke desa tetapi juga ke kelurahan bisa terwujud. Total sebanyak Rp 3 triliun akan dikucurkan ke 197 kelurahan yang ada di Kaltim. Masing-masing kelurahan kurang lebih dapat Rp 350 juta, alhamdulillah,” jelas Neni.
Sebelum menutup sambutannya, Neni pun berharap rakerwil ini akan membuahkan hasil yang baik demi kesejahteraan masyarakat. Sementara itu, Gubernur Kaltim Isran Noor dalam sambutannya menyampaikan, Apeksi adalah mitra kerja pemerintah pusat yang bertugas untuk menyelesaikan masalah masyarakat. Sehingga ia pun berharap pertemuan ini akan menghasilkan rekomendasi-rekomendasi yang nantinya akan disampaikan kepada presiden untuk mengevaluasi kebijakan yang menyulitkan daerah.
Ada tiga narasumber yang dihadirikan pada pertemuan ini, yaitu Kepala Pusat Inovasi Daerah Kementerian Dalam Negeri Safrizal ZA, Kepala Bidang Destinasi Pariwisata Area IV dari Kementerian Pariwisata Eddy Susilo, dan Asisten Administrasi Pengembangan Bontang Zulkifli. Ketiganya fokus membahas mengenai inovasi pelayanan publik untuk kesejahteraan masyarakat. Raker diakhiri dengan acara farewell party di lokasi yang sama. (hms8)







