• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

Bupati Angkat Bicara Soal Pengangkatan TK2D Jadi PNS 

by BontangPost
28 September 2018, 11:04
in Breaking News
Reading Time: 1 min read
0
Ismunandar(Dhedy/Sangatta Post)

Ismunandar(Dhedy/Sangatta Post)

Share on FacebookShare on Twitter

SANGATTA – Bupati Kutim, Ismunandar akhirnya angkat bicara terkait tuntutan Tenaga Kerja Kontrak Daerah (TK2D). Salah satu tuntutan yakni pengangkatan TK2D khususnya yang sudah lama mengabdi menjadi PNS ditanggapi serius mantan sekda itu.

Katanya, pihaknya sudah memperjuangkan TK2D Kutim. Hanya saja, semua ketentuan sudah diatur dalam peraturan dan perundang- undangan yang berlaku.

KemenPAN RB dan BKN  sudah menetapkan formasi dan jumlah kuota pegawai yang dibutuhkan.  Kutim hanya bertindak sebagai pelaksana. Sedangkan keputusan di tangan BKN.

“Kami  tidak pernah menutup mata dengan nasib honorer di Kutim,” kata Ismu.

Usulan untuk memprioritaskan tenaga honor menjadi PNS, katanya sudah dilakukan sejak dirinya baru menjabat sebagai Bupati Kutim.  Memperjuangkan nasib honorer K2 yang masih tertinggal, tetapi sampai sekarang belum semua bisa terakomodir. Seperti yang dilakukan oleh Papua dan beberapa daerah lain di Indonesia.

Baca Juga:  Biaya Haji Tahun Ini Naik 

Termasuk mengusulkan formasi tingkat SMA dan sederajat untuk mengakomodir kebutuhan honorer di daerah. Namun apa daya, Pemerintah Pusat tetap berpegang pada keputusan dan aturan yang berlaku.

Terlebih Menpan RI sudah berstatemen bahwa ia akan menjadikan sarjana strata satu (S1) sebagai batas minimal pendidikan pelamar CPNS di seluruh Indonesia.

“Dengan tujuan, meningkatkan kualitas birokrasi di Indonesia, demi bersaing dengan pelayanan birokrasi yang dilakukan oleh negara lain,” katanya.

Meskipun TK2D menghadapi keadaan yang sulit, namun menurutnya masih banyak masyarakat yang ingin menjadi honorer. Ismu tak menampik ada permohonan dari beberapa tokoh masyarakat untuk menjadikan keluarganya sebagai TK2D.

“Jadi kami harap bersabar saja. Ikuti saja tes TK2D Yang saat ini berjalan. Kita berdoa lolos semua,” harapnya.

Baca Juga:  WASPADA!!! Isi Bensin Sambil Isap Rokok, Dua Rumah Ludes Terbakar

Sebelumnya tuntutan dimaksud disampaikan oleh para TK2D melalui aksi unjuk rasa di halaman Kantor Bupati dan DPRD Kutim, Selasa (25/9). (dy)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: bupati kutimSangatta PostTK2D-PNS
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Ribuan Atlet Siap Bertanding di Kandang

Next Post

Sering Gangguan, Portal SSCN Dikeluhkan 

Related Posts

Satu Rekanan Kelola 407 PL, Diintervensi Ismunandar, Pembayaran Dipermudah
Kaltim

Satu Rekanan Kelola 407 PL, Diintervensi Ismunandar, Pembayaran Dipermudah

16 Oktober 2020, 20:00
Sidang OTT KPK di Kutim, Fee Penyuap Tersebar Merata ke Pejabat Dinas PU
Kaltim

Sidang OTT KPK di Kutim, Fee Penyuap Tersebar Merata ke Pejabat Dinas PU

13 Oktober 2020, 18:23
Biaya Tinggi Politik Dinasti: Proses Lelang Diatur, Tindakan Korup Melenggang Jelang Pilkada
Kaltim

Tiga Hari, 38 Orang Diperiksa KPK Terkait Kasus Bupati Kutim

27 Juli 2020, 09:19
Biaya Tinggi Politik Dinasti: Proses Lelang Diatur, Tindakan Korup Melenggang Jelang Pilkada
Kaltim

Biaya Tinggi Politik Dinasti: Proses Lelang Diatur, Tindakan Korup Melenggang Jelang Pilkada

13 Juli 2020, 11:30
KPK: OTT Bupati Kutim dan Istri terkait Realokasi Dana Covid-19
Kaltim

KPK: OTT Bupati Kutim dan Istri terkait Realokasi Dana Covid-19

7 Juli 2020, 14:30
Diamankan KPK di Jakarta, Ternyata Ini Kasus yang Membelit Bupati Kutim
Kaltim

Diamankan KPK di Jakarta, Ternyata Ini Kasus yang Membelit Bupati Kutim

3 Juli 2020, 10:45

Terpopuler

  • Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Parkiran Semrawut di Tanjung Laut Bontang, Warga Keluhkan Akses Tertutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Residivis Bontang Berulah Lagi, Uang Curian Rp20 Juta Ludes untuk Judi Online

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 1.700 Personel Kawal Demo 21 April di Samarinda, Kantor Gubernur dan DPRD Jadi Sasaran Aksi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kartu Bontang Pintar Tetap Prioritas, Pemkot Sesuaikan Nominal Bantuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.