• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

BUTUH PERHATIAN!!!! ODHA di Bontang Capai 241 Kasus

by BontangPost
25 Oktober 2017, 11:59
in Bontang
Reading Time: 1 min read
0
Ahmad Humaidi Al Nadira(MEGA ASRI/BONTANG POST)

Ahmad Humaidi Al Nadira(MEGA ASRI/BONTANG POST)

Share on FacebookShare on Twitter

Ada Bayi yang Tertular HIV dari Orang Tua

BONTANG- Orang Dengan HIV/Aids di Bontang (ODHA) selama 11 tahun penderitanya mencapai 241 orang. Jumlah tersebut terhitung sejak tahun 2006 sampai 2017. Meski demikian banyak dari ODHA yang menghentikan program Anti Retriviral Terapi (ART) dikarenakan efek sampingnya. Hal tersebut terungkap dari data yang dimiliki Yayasan Spiritia Cabang Kaltim, yang membawahi KP Mahakam Plus.

Koordinator Pendukung Sebaya wilayah Bontang Yayasan Spiritia Kaltim Ahmad Humaidi Al Nadira mengatakan, jumlah sebanyak 241 orang merupakan perhitungan komulatif sejak 2006-2017.

Dari 241 itu, Dira–sapaannya menyatakan penderita nya terdiri dari berbagai lapisan masyarakat. Mulai dari kalangan ibu rumah tangga, balita, hingga para pekerja tetap. Yang membuatnya prihatin, munculnya kasus baru, yakni bayi yang baru dilahirkan ternyata setelah didiagnosa positif HIV. “Bayi tersebut  tertular dari orang tuanya,” terang Dira saat ditemui, Selasa (24/10) kemarin.

Baca Juga:  Terkena Stroke, Terapi dengan Video Game

Sementara itu, capaian penanganannya pun belum mencapai 100 persen. Tetapi baru 70 persen saja. Sisanya yang 30 persen Dira mengaku masih akan mem-follow up.  Khusus yang 30 persen ini lanjut Dira, harus dikejar lantaran kebanyakan mereka tidak survive, artinya putus di tengah jalan. “Mereka putus asa dan tidak mau mengikuti program ART, karena rata-rata mereka tidak tahan dengan efek sampingnya, sebab obat ini efek sampingnya cukup tinggi,  sama seperti obat kanker. Padahal sebenarnya, bisa bertahan dengan keinginan mereka sendiri,” kata Dira.

Untuk itu Dira mengimbau, untuk menumbuhkan kepercayaan terhadap ODHA, semua pihak harus menepis diskriminasi dan stigma dengan cara lebih mengetahui apa itu ODHA, serta segala pengetahuan dan informasi yang tepat mengenai HIV dan Aids. “Karena sesungguhnya ketidakpahaman dan kurangnya pengetahuan inilah yang menyebabkan stigma itu masih tinggi, juga mitos-mitos buruk yang melekat pada ODHA,” pungkasnya. (mga)

Baca Juga:  Lemak Tak Jenuh Bikin Jantung Sehat
Tags: hiv aidskesehatan
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Bontang Post Lolos Verifikasi Dewan Pers

Next Post

BPJS Ketenagakerjaan Buka 21 Jaringan RSTC

Related Posts

Kasus HIV di Kaltim Diduga Masih Banyak, Daerah Terkendala Anggaran untuk Deteksi
Bontang

Kasus HIV di Kaltim Diduga Masih Banyak, Daerah Terkendala Anggaran untuk Deteksi

14 September 2026, 19:46
HIV/AIDS Masih Jadi Ancaman, DPRD Kaltim Bentuk Pansus untuk Ubah Aturan Lama
Kaltim

HIV/AIDS Masih Jadi Ancaman, DPRD Kaltim Bentuk Pansus untuk Ubah Aturan Lama

21 Agustus 2026, 17:00
Balikpapan Masuk Zona Merah HIV, Homoseks dan Pengguna Narkoba Suntik Kelompok Paling Rentan
Kaltim

Balikpapan Masuk Zona Merah HIV, Homoseks dan Pengguna Narkoba Suntik Kelompok Paling Rentan

10 September 2025, 11:00
Sifilis Peringkat Teratas Penyakit Menular Seksual yang Diderita Orang Indonesia
Kesehatan

Sifilis Peringkat Teratas Penyakit Menular Seksual yang Diderita Orang Indonesia

15 Desember 2024, 20:36
Mitos atau Fakta? Belau untuk Gondongan, Benarkah Efektif? Mengenal Penyakit dan Cara Penanganannya secara Ilmiah
Kesehatan

Mitos atau Fakta? Belau untuk Gondongan, Benarkah Efektif? Mengenal Penyakit dan Cara Penanganannya secara Ilmiah

23 September 2024, 17:25
Deteksi Dini CdLS dengan Data Genomik
Kesehatan

Deteksi Dini CdLS dengan Data Genomik

29 Agustus 2024, 19:14

Terpopuler

  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wanita di Loktuan Bontang Diringkus Polisi, Sabu Ditemukan di Pinggir Jalan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemadaman Listrik Ganggu Usaha Kuliner Bontang, Mesin Kopi Rusak hingga Pesanan Batal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.