bontangpost.id – Puluhan pegawai yang dites urine narkoba dinyatakan bersih.
Hal itu diungkapkan Kepala Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Bontang Lulyana Ramdhani.
“Sekitar 30 orang yang dites hari ini hasilnya negatif,” ungkapnya saat dikonfirmasi.
Kendati begitu, pihaknya bakal terus menggelar tes urine untuk ASN di ruang lingkup pemerintahan Kota Bontang
“Honorer sudah pasti dites urine setiap perpanjangan kontrak. Kalau sekarang yang diprioritaskan adalah ASN,” jelas dia.
Hal itu berdasarkan instruksi presiden (Inpres) nomor 2 tahun 2020 tentang Rencana Aksi Nasional Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika.
“Target tahun ini lima persen dari seluruh ASN yang ada,” lanjutnya.
Artinya, target capaian naik satu persen dibandingkan tahun lalu. Sementara saat ini, kata Luly, capaiannya baru sekitar satu persen.
Oleh karena itu, pihaknya bersama stakeholder terkait akan berupaya secara masif dalam pencegahan penyalahgunaan narkoba secara berkelanjutan.
“Jadi siap-siap, akan kami adakan tes dadakan lagi,” ujarnya.
Diketahui sebelumnya, BNNK Bontang mengadakan tes urine mendadak untuk jajaran kecamatan dan kelurahan, Kamis (2/11/2023).
“Mengingat kelurahan dan kecamatan juga menjadi garda terdepan yang berhubungan langsung dengan masyarakat,” kata dia.
Adapun pelaksanaan tes urine kepada ASN akan terus dilakukan hingga Desember. (*)







