Begitu sulit saya menemukan celah: bisakah Pakistan menjadi model masa depan negara Islam. Pun diskusi saya dengan mahasiswa Indonesia. Yang...
Read moreDetailsTiba di kota Chengdu pun saya naik CaoCao. Rabu kemarin. Ingin tahu bedanya dengan yang di Tianjin. Ternyata sama. Tentu...
Read moreDetailsPukulan itu begitu bertubi-tubi. Untuk Amerika. Di bidang teknologi tinggi. Setelah kalah di 5G, muncul kasus Boeing 737 MAX8. Ada...
Read moreDetailsIni bukan Uber. Bukan GoCar. Bukan Didi. Ini CaoCao. Saya selalu naik CaoCao selama di 'kampung saya' Tianjin minggu lalu....
Read moreDetailsAneh. Justru Amerika Serikat yang kini blingsatan dengan modal asing. Yang bicara pun bukan lagi dari Partai Republik. Justru tokoh...
Read moreDetailsAksi-reaksi terus terjadi. Antara Taiwan dan Tiongkok. Seperti dua hari lalu. Pesawat tempur Tiongkok melintasi garis batas Taiwan. Mungkin itu...
Read moreDetailsSaya nonton debat calon presiden kemarin malam. Tapi apa yang bisa ditulis? Tidak ada debat filsafat ketika membahas ideologi Pancasila....
Read moreDetailsGuyon di ketegangan. Itulah yang terjadi tiap hari. Pukul 4 sore. Di perbatasan India-Pakistan. Tepatnya di Wagha, tidak jauh dari...
Read moreDetailsSaya balik lagi ke Lahore. Dari Karachi. Lupa. Belum ke sungai Irawati. Yang melintasi Lahore. Yang sekarang disebut sungai Ravi....
Read moreDetailsHampir saja saya tidak jadi ke Pakistan. Begitu sulit cari tiket ke sini. Tidak ada lagi penerbangan Singapura-Lahore. Tidak ada...
Read moreDetails© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.