• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Dari Kostum Kreasi hingga Kostum Ala Papua

by BontangPost
19 Agustus 2018, 11:37
in Kaltim
Reading Time: 2 mins read
0
MERIAH: Di antara parade gemerlap kreasi kostum pawai pembangunan, tampak siswa-siswi berpakaian ala Papua. Mereka sempat menari seperti di film laskar Pelangi.(ISTIMEWA/METRO SAMARINDA)

MERIAH: Di antara parade gemerlap kreasi kostum pawai pembangunan, tampak siswa-siswi berpakaian ala Papua. Mereka sempat menari seperti di film laskar Pelangi.(ISTIMEWA/METRO SAMARINDA)

Share on FacebookShare on Twitter

SAMARINDA – Pawai Pembangunan digelar di Kota Tepian, Sabtu (18/8) kemarin. Ada-ada saja lakon para peserta pawai yang digunakan demi menarik perhatian masyarakat. Dari berpakaian adat hingga bertingkah lucu bin nyentrik.

Salah satu ide kreatif ini datang dari siswa-siswi SMK 11 Palaran. SMK yang unggul dengan jurusan tata busananya ini menyelipkan pakaian ala Papua di antara gemerlap parade kostum lainnya.

Pembina kelompok pawai pembangunan asal Palaran, M Adnar berkata, siswa siswi yang berkostum ala Papua ini sebenarnya bukanlah hal baru. Pasalnya kostum ini telah sering mereka gunakan untuk mengikuti pawai, namun hanya di tingkat kecamatan.

“Setiap tahun kami memang menyelipkan kostum ala Papua di pawai tingkat kecamatan. Di masyarakat ini sudah menjadi ciri khas SMK 11 Palaran,” tutur dia, saat disambangi media ini usai pawai pembangunan di depan Rumah Sakit Haji Darjad (RSHD) Jalan Dahlia, Sabtu (18/8) kemarin.

Baca Juga:  Biaya Pemeliharaan Jembatan Minim 

Sedangkan untuk ide sendiri, Adnar berkata, kostum ini terinspirasi dari film Laskar Pelangi dan itu sudah cukup lama. Harapannya agar tampil beda dan menghibur seluruh masyarakat yang hadir untuk melihat pawai pembangunan.

“Karena yang kami lihat di Samarinda belum ada yang meggunakan kostum ini saat pawai. Tujuannya sendiri agar lebih menghibur saja, apalagi anak-anak bisa menari jika menggunakan konsep seperti ini,” beber dia.

Adnar menuturkan, segala kostum yang mereka tampilkan merupakan kreasi dari anak-anak didiknya. Karena pihaknya memang tidak memiliki dana yang terlalu besar, namun tidak menyurutkan semangat mereka untuk turut serta memeriahkan pawai pembangunan memperingati HUT ke-73 RI ini.

“Jadi kostum yang digunakan anak-anak memang mencirikan identitas jurusan mereka. Seperti kostum robot dari anak-anak jurusan teknik. Itu hanya menggunakan kardus dan kabel-kabel wireless bekas komputer. Begitupun dengan kostum ala Papua. Kami menggunakan arang asli dan cat dengan rumbai-rumbai yang terbuat dari tali. Dan semua ini merupakan kretivitas anak-anak,” kata dia.

Baca Juga:  Politik Dua Kaki DPRD

Di tengah keterbatasan tersebut, Adnar berkata, sudah cukup senang karena anak didiknya cukup antusias mengikuti pawai pembangunan ini. Tidak perlu ditunjuk, mereka berebut untuk ikut pawai. Bahkan sampai ada yang tidak tidur karena sibuk menyiapkan segala peralatan untuk pawai keesokan harinya.

“Semalam anak-anak tidur di sekolah. Jam tiga subuh sudah bangun, sudah mulai make up dan persiapan lain-lain. Bahkan ada yang tidak tidur,”tutur dia.

Walaupun anak didiknya kerap menggunakan kostum tersebut di setiap pawai, namun Adnar mengakui, baru tahun ini pihaknya secara langsung tampil di pawai pembangunan ini. Hal ini dilakukan untuk lebih mengenalkan sekolah tempat ia mengajar, mengingat SMK 11 Palaran bisa dikatakan terletak diujung kota dan minim perhatian pemerintah.

Baca Juga:  Lion Air Tak Kunjung Beroperasi

“Pas kemarin ada yang melihat kostum ini, makanya tahun ini kami diundang. Kebetulan kami juga mendatangkan instruktur tata busana dari luar daerah. Sehingga, saya berfikiran kenapa kita tidak langsung saja tampil di pawai pembangunan,” ujarnya.

Didukung lima puluh siswanya, SMK 11 menampilkan berbagai kostum yang menarik. Dari rombongan yang berpakaian Papua, robot, pasukan pengibar bendera (paskibra) hingga kostum kreasinya yang bernuansa kuning oranye.

Meskipun ini kali pertama pihaknya mengikuti pawai tersebut, guru Kimia ini optimistis, pihaknya dapat meraih posisi pertama kategori kreasi kostum tingkat pendidikan. Karena merasa paling berbeda dari siswa siswi lainnya. “Harus optimistis. Kami datang ke sini dengan tujuan untuk menang,” pungkas dia. (*/dev)

Tags: Metro SamarindaPawai Pembangunan
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Reklamasi Tambang Bakal Dibedah Lagi

Next Post

Dishub Tambah 15 Rambu Lalu Lintas

Related Posts

Kontrak LNG Habis, Isran: Tak Masalah
Kaltim

Kontrak LNG Habis, Isran: Tak Masalah

23 Desember 2018, 16:30
Bisnis Hotel Diprediksi Terus Tumbuh 
Kaltim

Bisnis Hotel Diprediksi Terus Tumbuh 

22 Desember 2018, 16:30
Pemprov Ingin Pembangunan Masjid Tetap Dilanjutkan, Kinibalu Bakal Dicarikan Pengganti 
Kaltim

Pekerja Berhak Atas Jaminan Sosial

22 Desember 2018, 16:10
Gelar Kegiatan Donor Darah, Libatkan Semua Kalangan Masyarakat
Kaltim

Gelar Kegiatan Donor Darah, Libatkan Semua Kalangan Masyarakat

22 Desember 2018, 16:00
Isran Pastikan Harga Sembako di Batas Wajar 
Kaltim

Isran Pastikan Harga Sembako di Batas Wajar 

21 Desember 2018, 16:30
2019, Ekonomi Tumbuh Lambat 
Kaltim

2019, Ekonomi Tumbuh Lambat 

21 Desember 2018, 16:20

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sudah Puluhan Tahun Berdiri, Perusahaan Daerah Bontang Belum Bisa Kelola Solar Nelayan Sendiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.