• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

Defisit, Disperindag Bebankan IKM

by BontangPost
12 Februari 2017, 12:59
in Breaking News
Reading Time: 1 min read
0
SIDAK: Disperindag menggelar sidak produk tidak berlabel halal dan kedaluwarsa di beberapa toko modern.(Foto Dhedy/Radar Kutim)

SIDAK: Disperindag menggelar sidak produk tidak berlabel halal dan kedaluwarsa di beberapa toko modern.(Foto Dhedy/Radar Kutim)

Share on FacebookShare on Twitter

 

Untuk Pembuatan Sertifikasi Produk Lokal

SANGATTA – Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabuoaten Kutai Timur (Disperindag Kutim) mendata, pada tahun 2015 hanya terdapat tujuh produk yang disertifikasi. Sedangkan tahun 2016 lalu, tak satupun lantaran terkendala anggaran. Begitu pula di tahun 2017 ini.

Kadisprindag Kutim, Edward Azran mengatakan, selama dua tahun ini memang banyak industri kecil dan menengah (IKM) yang mengajukan agar produknya mengantongi sertifikasi. Lantaran terkendala anggaran, terpaksa pihaknya belum dapat mengabulkan hal terebut.

“2016 ada usulan 10 IKM, tetapi kami tampung saja. Karena anggaran tidak ada. Pada tahun 2017 ini, ada lagi 20 IKM. Lagi-lagi, dana tidak ada,” ujar Edward didampingi Kasi Standardisasi dan Pengendalian Mutu, Simbolon.

Baca Juga:  Jika Kecurangan Terbukti dan Sesuai Fakta, Pilkades Mungkin Diulang

Untuk mengakali hal tersebut, pihaknya memberikan tawaran kepada IKM agar produk olahannya dapat disertifikasi. Yakni, anggaran ditanggung oleh IKM itu sendiri bukan dari pemerintah. Pemerintah hanya memfasilitasi agar produknya tersebut bisa secepatnya mengantongi sertifikasi.

“Kan ada 20 IKM, karena dana kami tidak ada, maka dibebankan kepada pelakunya (IKM, Red.). Jadi, mereka semua masih berembuk untuk menyepakati hal itu. Mulai dari dana pelatihan, hingga sertifikasinya,” kata Simbolon.

Jika disetujui, maka pihaknya langsung mengawal semua IKM tersebut untuk mendapatkan haknya. Itupun, ada proses yang harus dilalui sebelum mendapatkan sertifikasi. Yakni, semua produk yang diusulkan wajib menggunakan bahan yang halal, dan baik, jelas keberadaannya, bersih lokasinya, dan baik pula pengemasannya.

Baca Juga:  Sidang Tuntutan Sabu 14 Kg Ditunda,JPU Masih Tunggu Petunjuk Pimpinan

Jika hal tersebut sudah terpenuhi, maka pihaknya langsung mengusulkan kepada MUI Kutim dan diteruskan kepada MUI provinsi untuk segera disertifikasi.

“Yang diusulkan itu seperti produk pemanis, makanan ringan dan depot air. Ini semua harus memenuhi syarat. Jika sudah oke, tinggal menunggu jadinya. Diperkirakan satu bulan,” katanya. (dy)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: devisit anggarandisperindagkutim
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Pemerintah Lakukan Pendampingan Terhadap Enam Tersangka Kasus Curanmor 

Next Post

Daging Akan Diberi Label Khusus

Related Posts

Jembatan Sei Nibung Kutim Dibuka, Pangkas Jarak 140 Km dan Hemat 4 Jam Perjalanan ke Berau
Kaltim

Jembatan Sei Nibung Kutim Dibuka, Pangkas Jarak 140 Km dan Hemat 4 Jam Perjalanan ke Berau

25 Februari 2026, 15:54
NU Dapat Tambang dari Penciutan Lahan Tambang KPC
Kaltim

Kementerian ESDM Gugat Balik Warga Kutim, Pemerintah Disebut Bebal dan Lebih Berpihak ke Pemodal

6 Oktober 2025, 19:00
Warga Sangkulirang Ditemukan Tewas Dimangsa Buaya Enam Meter di Sungai Lebur Kutim
Kaltim

Warga Sangkulirang Ditemukan Tewas Dimangsa Buaya Enam Meter di Sungai Lebur Kutim

27 Juni 2023, 08:05
Bocah 8 Tahun Diseret Buaya saat Berenang di Pantai Teluk Lombok
Kaltim

Bocah 8 Tahun Diseret Buaya saat Berenang di Pantai Teluk Lombok

5 September 2021, 16:59
Biaya Tinggi Politik Dinasti: Proses Lelang Diatur, Tindakan Korup Melenggang Jelang Pilkada
Kaltim

Tiga Hari, 38 Orang Diperiksa KPK Terkait Kasus Bupati Kutim

27 Juli 2020, 09:19
Jelajah Hutan Kutim (1): Menikmati Karya Seni Nan Agung yang Terukir di Bebatuan
Bontang

Jelajah Hutan Kutim (1): Menikmati Karya Seni Nan Agung yang Terukir di Bebatuan

13 Juli 2020, 17:00

Terpopuler

  • Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Residivis Bontang Berulah Lagi, Uang Curian Rp20 Juta Ludes untuk Judi Online

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Parkiran Semrawut di Tanjung Laut Bontang, Warga Keluhkan Akses Tertutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 30 Penginapan di Bontang Kuala, Baru 2 yang Bayar Pajak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • SPMB Bontang 2026 Dibuka Mei, Jalur Afirmasi Dapat Kuota 25 Persen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.