SAMARINDA – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda akan segera mengeksekusi perombakan dermaga Pasar Pagi. Pasalnya, Detail Engineering Design (DED) untuk kawasan yang mulai ditinggalkan itu telah rampung. Tak tanggung-tanggung, estimasi anggaran perombakan tersebut nantinya akan memakan biaya hingga Rp 200 miliar.
Hal ini disampaikan oleh Kepala Bidang (Kabid) Sarana dan Prasarana Dinas Perhubungan (Dishub) Samarinda, Agus Sri Hartoyo. Ia mengatakan, anggaran tersebut nantinya akan diusulkan dalam APBD murni 2019 mendatang.
“Tentunya pengerjaan proyek ini bertahap. Untuk tahap awal kami akan usulkan Rp 45 miliar, tidak bisa sekaligus semuanya. Namun sebenarnya angka tersebut banya hitungan kasar. Nanti bisa saja berubah, karena walau bagaimana pun harus disesuaikan dengan kemampuan daerah,” tutur Agus usai rapat final DED pembenahan dermaga Pasar Pagi di Hotel Aston, Senin (29/10) kemarin.
Ia mengungkapkan, bahwa wilayah pembenahan itu akan dilakukan dengan luas area 9.000 meter persegi. Dengan daerah seluas itu, pembenahan memang akan memakan anggaran yang tidak sedikit. Terlebih pembenahan ini dilakukan secara menyeluruh.
Jika anggaran pertama disetujui dalam APBD Murni 2019, imbuhnya, hal pertama yang akan dilakukan pihaknya adalah membangun tempat untuk ponton apung pada zona A dan zona B yang berada tepat di depan Pasar Pagi.
“Pembangunan memang memakan waktu tidak sebentar, apalagi ini bergantung pada anggaran yang disetujui. Paling cepat memakan waktu dua tahun,” ungkap dia.
Untuk itu, Agus sebenarnya berharap ada bantuan dana dari Pemprov Kaltim untuk mempercepat proses pembenahan tersebut. Mengingat, jika semua biaya tersebut dibebankan kepada APBD kota maka akan memakan beberapa waktu.
“Akan lebih baik jika ada anggaran dari APBD Pemprov Kaltim atau bahkan APBD. Tapi nanti kami juga akan mempersiapkan untuk persentasi depan pusat. Harapannya sih Kemenhub (Kementerian Perhubungan) bisa membantu juga, seperti mendesain lampu untuk dermaga,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dishub Samarinda, Ismansyah berharap, dengan adanya pembenahan ini akan mempercantik dan meningkatkan aktivitas di sekitar dermaga.
“Harapannya agar pembenahan ini mampu melayani masyarakat terutama transportasi sungai,” pungkasnya. (*/dev)







