bontangpost.id – Para pedagang di Pasar Taman Rawa Indah (Tamrin) yang sebelumnya berdagang di luar pagar pasar kini berpindah ke area parkir.
Hal itu lantaran ada kelonggaran yang diberikan oleh UPT Pasar.
“Sebelumnya kami sudah bahas bersama pedagang, termasuk para supplier yang berjualan menggunakan mobil pikap,” jelas Kepala UPT Pasar Nurfaidah.
Ia mengungkapkan, sekitar 11 mobil yang berjualan di area tersebut. Sembilan pedagang di antaranya turut menyepakati waktu berjualan.
“Boleh berjualan mulai pukul 03.00 sampai 07.00. Tapi masih diberi spare satu jam untuk membereskan dagangannya,” ungkap dia.
Adapun persoalan pedagang yang berjualan di area parkir sebenarnya cukup dilematis.
Sejatinya, pengemper yang berjualan di area parkir memiliki lapak di dalam gedung pasar.
“Saya kira ada yang memprovokasi,” sambung dia.
Oleh karena itu, penataan pasar tetap akan dilakukan bertahap. Pihaknya bakal mencari solusi terkait persoalan pasar.
“Enggak mungkin dilakukan sekaligus. Pelan-pelan lah menatanya,” ujarnya.
Terpisah, Wali Kota Bontang Basri Rase menyerahkan hal tersebut kepada pihak terkait.
Pada prinsipnya, kata dia, seluruh pasar di Bontang memang harus ditata dengan baik.
Khusus di Pasar Tamrin, nantinya pasar basah bakal dipisahkan. Mengingat saat ini lokasinya pun kurang representatif.
“Termasuk nanti ada rumah potong unggas (RPU). Mau dibuat perencanaannya,” pungkasnya. (*)







