SANGATTA – Sebanyak 21 Puskesmas di Kutim belum menyandang status akreditasi. Berdasarkan hal itu Dinas Kesehatan (Diskes) Kutim gencar melakukan bimbingan kepada Puskesmas agar siap mendapatkan penilaian dari Tim Akreditasi. Tak muluk-muluk, sebagai pemula pihaknya menarget bisa meraih Akreditasi Madya.
Siti Fatimah, Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinkes Kutim mengatakan, untuk sementara terdapat empat Puskesmas yang mencoba keberuntungan pada tahun 2017 ini. Yakni Puskesmas Teluk Lingga, Puskesmas Longmasangat, Puskesmas Sangatta Selatan dan Puskesmas Kaubun. Dua dari empat Puskesmas tersebut yakni Teluk Lingga dan Long Masangat sudah mendapatkan penilaian dari Tim Akreditasi. Tinggal menunggu hasil dua bulan kemudian. Sedangkan Teluk Pandan dan Kongbeng menunggu tahap selanjutnya.
“Kalau Puskesmas Teluk Lingga dan Long Masangat sudah mendapatkan penilaian baru-baru saja. Hasilnya baru muncul setelah dua bulan. Sedangkan Puskesmas Kaubun dinilai pada akhir Bulan Mei ini dan Sangatta Selatan pada Agustus 2017. Karena akreditasinya ada beberapa tingkatan, mulai dari dasar, madya, utama, dan paripurna, kami target di Madia saja,” ujar Fatimah.
Pasalnya, pihaknya sadar jika masih terdapat beberapa kekurangan kebutuhan di Puskesmas. Seperti alat kesehatan, tenaga, perlengkapan seperti meja, lemari dan kursi, serta kabutuhan lainnya. Ditambah masih dalam tahap pemula. Berdasarkan hal ini pihaknya menarget hanya mampu meraih Kareditasi Madia.
“Kan penilayan utamanya itu hanya administrasi, upaya kesehatan masyarakat dan upaya kesehatan perorangan. Berdasarkan hal itu kami yakin menyambet Akreditasi Madia. Terlebih di Puseksmas Teluk Lingga sudah beberapa kali menyandang ISO,” katanya.
Setelah penilaian tahun ini, kedepan pihaknya kembali mempersiapkan diri untuk tahap selanjutnya. Yakni meraih Akreditasi Utama dan Paripurna. Tentunya semua itu perlu tahapan dan perjuangan. Yang jelas dirinya yakin Puskesmas di Kutim mampu meraih hal tersebut. “ Jadi target kami semua Puskesmas menyandang akreditasi. Dari akreditasi dasar hingga paripurna,” katanya. (dy)







