• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

DPUPR Masih Butuh Rp 500 Miliar

by BontangPost
14 September 2018, 11:33
in Kaltim
Reading Time: 2 mins read
0
Muhammad Taufik Fauzi(MUBIN/METRO SAMARINDA)

Muhammad Taufik Fauzi(MUBIN/METRO SAMARINDA)

Share on FacebookShare on Twitter

SAMARINDA – Proyek pembangunan Jembatan Pulau Balang yang menghubungkan Balikpapan dan Penajam Paser Utara (PPU) terus dikebut. Sejauh ini, pengerjaan sudah mencapai 58,23 persen. Sisanya, masih dibutuhkan biaya Rp 500 miliar.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, dan Perumahaan Rakyat (DPUPR) Kaltim, Muhammad Taufik Fauzi mengungkapkan, proyek yang mulai dikerjakan pada 2015 itu akan kembali dianggarkan pada anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) 2019.
“Kalau yang sisi Balikpapan, ada tiga jembatan. Karena di situ ada mangrove dan rawa. Kemudian yang di PPU juga masih dikerjakan. Mungkin kurang lebih masih butuh biaya Rp 500 miliar lagi,” ungkapnya, Kamis (13/9) kemarin.
Jika proyek tersebut ingin selesai tepat waktu, maka harus ada pengalokasian anggaran di APBD 2019. Pasalnya, sesuai target pemerintah pusat dan pemerintah daerah, jembatan yang menyambungkan teluk Balikpapan-PPU itu akan mulai difungsikan pada November 2019.
“Kami akan komunikasi dengan pemerintah pusat untuk anggarannya. Mereka komitmen juga untuk membantu. Ya bagi porsilah,” ucapnya.
Taufik menuturkan, pada APBD 2018, pihaknya telah mengucurkan anggaran untuk pembangunan jembatan yang dikerjakan oleh PT Hutama Karya, PT Adhi Karya, dan PT Bangun Cipta Kontraktor itu.
“Tahun ini memang dianggarkan. Tetapi kecil, Rp 4 miliar. Mudah-mudahan bisa lagi di anggaran 2019. Karena masih besar anggaran yang dibutuhkan,” sebutnya.
Jembatan tersebut telah memakan anggaran dari pemerintah pusat senilai Rp 1,33 triliun. Skema penganggarannya dilakukan secara bertahap. Tahun ini, pemerintah pusat mengucurkan Rp 269,18 miliar.
Secara keseluruhan, jembatan Pulau Balang I dan II panjangnya 1,27 kilometer. Sedangkan konstruksi jembatan utama sepanjang 804 meter, jembatan pendekat 167 meter, dan jalan akses 1.969 meter.
Proyek yang dikerjakan dengan konsep Kerja Sama Operasi (KSO) itu melibatkan pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim, Pemerintah Kota Balikpapan, dan Pemerintah Kabupaten PPU.
Kementerian PUPR, Basuki Hadimuljono mengungkapkan, jembatan tipe cable stayed itu akan terhubung dengan jalan trans Kalimantan. Selain itu, proyek itu akan menyambungkan Kaltim dan Kalimantan Selatan (Kalsel).
“Dengan adanya jembatan ini, konektivitas dan aksesibilitas jalan lintas Selatan Kalimantan semakin lancar. Karena jarak dan waktu tempuh akan menjadi lebih singkat,” kata Basuki.
Saat ini, kendaraan dari Balikpapan menuju PPU, Banjarmasin, dan kota lain harus memutar dengan jarak sekitar 100 kilometer dengan waktu tempuh lima jam. Alternatif lain adalah menggunakan kapal ferry dengan waktu penyeberangan sekitar 1,5 jam.
Belum ditambah waktu antre menuju kapal ferry. Waktu antre akan bertambah lama apabila bertepatan dengan hari libur yang mengakibatkan waktu tempuh dan biaya angkut kendaraan tidak efisien.
Bupati PPU, Yusran Aspar meyakinkan, jembatan yang masuk dalam proyek strategis nasional itu akan mendapat dukungan penuh dari pemerintah setempat. Karenanya, proyek jembatan yang menjadi bagian pemerintah daerah akan dikerjakan sesuai target.
“Pemerintah PPU tentu memberi dukungan penuh kepada Provinsi Kaltim terhadap pembangunan jembatan Pulau Balang yang ada di wilayah PPU ini. Semoga pembangunan ini cepat selesai dan dapat segera dimanfaatkan oleh seluruh masyarakat,” harapnya. (*/um)

Print Friendly, PDF & Email
Baca Juga:  Menelusuri Sisi Lain dari Lombok, NTB (1); Membangun Daerah dengan Hasil Pertanian
Tags: Jembatan Pulau BalangMetro Samarinda
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Enggan Ajukan Pinjaman Tinta ke Kemendagri 

Next Post

Dana Bansos Rawan Penyalahgunaan 

Related Posts

Kontrak LNG Habis, Isran: Tak Masalah
Kaltim

Kontrak LNG Habis, Isran: Tak Masalah

23 Desember 2018, 16:30
Bisnis Hotel Diprediksi Terus Tumbuh 
Kaltim

Bisnis Hotel Diprediksi Terus Tumbuh 

22 Desember 2018, 16:30
Pemprov Ingin Pembangunan Masjid Tetap Dilanjutkan, Kinibalu Bakal Dicarikan Pengganti 
Kaltim

Pekerja Berhak Atas Jaminan Sosial

22 Desember 2018, 16:10
Gelar Kegiatan Donor Darah, Libatkan Semua Kalangan Masyarakat
Kaltim

Gelar Kegiatan Donor Darah, Libatkan Semua Kalangan Masyarakat

22 Desember 2018, 16:00
Isran Pastikan Harga Sembako di Batas Wajar 
Kaltim

Isran Pastikan Harga Sembako di Batas Wajar 

21 Desember 2018, 16:30
2019, Ekonomi Tumbuh Lambat 
Kaltim

2019, Ekonomi Tumbuh Lambat 

21 Desember 2018, 16:20

Terpopuler

  • Modus Bujuk Rayu hingga Pemaksaan, Residivis Pelecehan Anak di Bontang Utara Akui Ada 4 Korban

    Modus Bujuk Rayu hingga Pemaksaan, Residivis Pelecehan Anak di Bontang Utara Akui Ada 4 Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Residivis Kekerasan Seksual Anak di Bontang Kembali Berulah, 4 Orang Diduga Jadi Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sekolah Swasta Bontang Tolak Penambahan Kelas di SMA 1 dan 2, Guru Terancam Menganggur

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Ringkus Perempuan di Jalan Parikesit Bontang, Sabu Disembunyikan dalam Dompet

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Satpolairud Polres Bontang Bongkar Jaringan Sabu di Tanjung Laut Indah, Tiga Orang Diringkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.