• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Etha: Pendidikan Seksual Penting 

by BontangPost
9 Desember 2017, 11:56
in Bontang
Reading Time: 1 min read
0
Etha Rimba Paembonan

Etha Rimba Paembonan

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANG – Pendidikan seksual bukanlah merupakan hal tabu bagi pelajar. Menurut wakil ketua DPRD Etha Rimba Paembonan, hal ini penting sebagai alat penangkal akan maraknya kasus pelecehan seksual yang terjadi di kalangan pelajar.

“Bukan mereka tahu lalu coba, tetapi untuk menghindari itu (pelecehan seksual, Red.),” kata Etha.

Politikus Gerindra ini berharap adanya program khusus terkait pemberian materi reproduksi baik di sekolah formal maupun non-formal. Kegiatan itu nantinya dapat disajikan oleh beberapa instansi terkait seperti Komisi I DPRD, Dinas Pendidikan, maupun Pusat Pelayanan Terpadu Perempuan dan Anak (P2TP2A).

“Jangan sampai mereka dicabuli karena mereka awam dengan pendidikan seksual. Sudah menjadi korban baru ada yang memberi tahu kalau ini masuk pelecehan seksual,” kata Etha.

Baca Juga:  Dewan Soroti Kebijakan Pemkot 

Ia berujar apabila dikemas dengan metode tanya-jawab maka informasi yang dialami para pelajar akan terkuak. Dikatakannya, beberapa siswa kerapkali mengalami tekanan oleh beberapa ulah oknum yang melakukan aksi pelecehan seksual, sehingga mereka lebih memilih menyembunyikan permasalahan tersebut.

Etha menyesalkan kejadian cabul yang terjadi di pondok pesantren (ponpes) NM. Apabila, terdapat tenaga pengajar yang berani melaporkan kejadian tersebut maka jumlah korban dapat dicegah.

“Saya tahu yang namanya pemimpin pondok pesantren pasti punya kekuatan tapi harusnya beberapa tenaga pengajar lain melaporkan sejak awal. Kalau yang lain punya keberanian maka jumlah korban bisa dicegah,” tutur istri dari Wakil Ketua DPRD Kaltim Henry Pailan Tandi Payung ini.

Baca Juga:  Menyiapkan Generasi Berkualitas Melalui Pendidikan Keluarga

Harapannya, peristiwa ini bukan ibarat fenomena ‘gunung es’. Artinya, dengan terungkapnya satu kasus ini tetapi masih banyak pelecehan seksual lainnya terjadi di sekolah lain atau tempat lain.

“Kalau gunung es itu mengerikan sekali,” ungkapnya.

Ia berpendapat, permasalahan ini hendaknya disikapi secara bijak dengan bukan menyalahkan lembaganya tetapi oknum yang melakukan hal itu. Oleh karena itu, pelaku harus dihukum berat sesuai dengan regulasi yang berlaku.

Selain mengecam kejadian ini, Etha juga berempati terhadap keluarga korban dan korban agar perasaan trauma segera dipulihkan. (*/ak)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: dprdpencabulanpendidikanSeks
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Bagi-Bagi Stiker, Ajak Semua Pihak Bekerja Tanpa Rasuah

Next Post

Sosok IM Dikenal Tertutup

Related Posts

Pria 45 Tahun di Kutim Diduga Cabuli Bocah 5 Tahun di Toilet
Kriminal

Pria 45 Tahun di Kutim Diduga Cabuli Bocah 5 Tahun di Toilet

1 Januari 2026, 17:00
Kakak Beradik di Samarinda Jadi Korban Pencabulan Ayah Tiri Sejak Lama
Kaltim

Kakak Beradik di Samarinda Jadi Korban Pencabulan Ayah Tiri Sejak Lama

5 Desember 2025, 15:37
Empat Pria Rudapaksa Anak 12 Tahun di Kutim, Diiming-imingi Jaringan Internet
Kriminal

Empat Pria Rudapaksa Anak 12 Tahun di Kutim, Diiming-imingi Jaringan Internet

3 Desember 2025, 15:25
Glorifikasi Pelaku Kekerasan Seksual Dinilai Sangat Berbahaya
Kriminal

Pria Paruh Baya di Balikpapan Dilaporkan ke Polisi, Diduga Cabuli Lima Anak di Bawah Umur

2 Desember 2025, 19:39
Iming-iming Mainan, Remaja 16 Tahun di Samarinda Cabuli Bocah 6 Tahun
Kriminal

Iming-iming Mainan, Remaja 16 Tahun di Samarinda Cabuli Bocah 6 Tahun

9 Oktober 2025, 14:51
Ibu di Samarinda Diduga Jual Anak 10 Tahun ke Kakek-kakek, Ayah Tiri Ikut Cabuli Korban
Kaltim

Ibu di Samarinda Diduga Jual Anak 10 Tahun ke Kakek-kakek, Ayah Tiri Ikut Cabuli Korban

19 September 2025, 19:00

Terpopuler

  • Residivis Kekerasan Seksual Anak di Bontang Kembali Berulah, 4 Orang Diduga Jadi Korban

    Residivis Kekerasan Seksual Anak di Bontang Kembali Berulah, 4 Orang Diduga Jadi Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Satpolairud Polres Bontang Bongkar Jaringan Sabu di Tanjung Laut Indah, Tiga Orang Diringkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ironi Pajak Walet Bontang: Bangunan Ratusan, Setoran Nol

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Masuk Aturan KTR, Vape Tak Lagi Boleh Dihisap di Tempat Umum Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ini Jadwal Lengkap Kapal dari Pelabuhan Loktuan Bontang Selama Mei, Ada Pelni dan Swasta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.