• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

Gara-Gara Selingkuh dan Ekonomi, 15 PNS Ajukan Rekomendasi Cerai

by BontangPost
9 September 2017, 11:02
in Breaking News
Reading Time: 1 min read
0
ilustrasi

ilustrasi

Share on FacebookShare on Twitter

SANGATTA – Angka kasus perceraian di kalangan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Timur (Kutim) dalam beberapa tahun terakhir mengalami peningkatan. Hingga bulan Agustus tahun ini saja, Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) setempat saja mencatat ada 15 kasus yang ditangani. Padahal, tahun lalu jumlah PNS yang meminta pengajuan rekomendasi cerai hanya 15 orang. Mereka bukan hanya dikalangan staf PNS biasa saja, namun hingga ke level pejabat esselon.

Kepala BKPP Kutim Zainuddin Aspan mengaku, memang cukup kompleks permasalahan yang menjadi alasan diajukannya tuntutan perceraian. Mulai dari karena merasa sudah tidak cocok lagi, sering bertengkar, alasan ekonomi, hingga hadirnya orang ketiga dalam rumah tangga.

Baca Juga:  Warga Ngaku Tak Ada Petugas Kesehatan, Diskes Klaim Kuota Kebutuhan Dokter Terpenuhi

“Umumnya kasus perselingkuhan justru terjadi diantara sesama rekan kerja. Padahal mereka juga sudah sama-sama berumah tangga,” sebut Zainuddin, Kamis (7/9) ditemui di ruang kerjanya.

Meskipun sudah ada 15 PNS yang meminta rekomendasi cerai, lanjut dia, baru tujuh berkas yang sudah diberikan Serat Keputusan (SK) izin perceraian. Sementara, sisanya ada yang dalam proses SK, hingga masih diupayakan untuk mediasi.

“Jadi dua masih tunggu SK keluar, satu dipending karena dinilai alasannya belum cukup kuat, dua berkas dalam mediasi, dua belum cukup berkas, dan satu berhasil dimediasi. Bahkan baru-baru ini sudah ada lima PNS yang berkonsultasi terkait masalah rumahtangganya,” jelasnya.

Zainuddin mengaku, memang untuk pengajuan perceraian di kalangan PNS berbeda dengan warga sipil biasa. Sebab, PNS tidak bisa serta merta mengajukan gugatan ke Pengadilan Agama (PA) Sangatta. Karena terlebih dahulu harus mendapat surat rekomendasi dari pemerintah yang diterbitkan Sekretaris Daerah (Sekda). Jika tidak, namun gugatan cerai sudah dilayangkan, maka PNS tersebut bisa mendapat sanksi tegas dari pemerintah.

Baca Juga:  DPRD akan Panggil Perusahaan

“Sanksinya mulai dari penurunan pangkat dan golongan, hingga dinonaktifkan dari jabatan. Lama sanksi yang diberikan ada yang sampai dua atau tiga tahun. Sesuai perkara dan beratnya sanksi yang diberikan,” tutur Zainuddin. (aj)

 

Print Friendly, PDF & Email
Tags: perceraiansanggata postselingkuh
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Jatah Penerbangan Dihabiskan 12 Bulan

Next Post

Pria Paruh Baya Ditemukan Tewas di Penginapan, Diduga Jalankan Ritual Totok Jodoh 

Related Posts

Tingkat Perceraian di Kaltim Tertinggi di Kalimantan, 4 Ribu Kasus karena Sering Bertengkar
Kaltim

Tingkat Perceraian di Kaltim Tertinggi di Kalimantan, 4 Ribu Kasus karena Sering Bertengkar

21 Juni 2024, 09:00
Angka Perceraian di Bontang Masih Tinggi, Faktor Ekonomi hingga Suami Tempramental Jadi Pemicu
Bontang

Angka Perceraian di Bontang Masih Tinggi, Faktor Ekonomi hingga Suami Tempramental Jadi Pemicu

11 Mei 2023, 13:55
Ketahuan Selingkuh, Suami di Samarinda Malah Sebar Foto Syur Istri
Kriminal

Ketahuan Selingkuh, Suami di Samarinda Malah Sebar Foto Syur Istri

22 Maret 2023, 10:58
556 Pasutri di Bontang Pilih Bercerai, Alasannya Sudah Tidak Harmonis
Bontang

556 Pasutri di Bontang Pilih Bercerai, Alasannya Sudah Tidak Harmonis

25 Januari 2023, 08:43
379 Pasangan di Bontang Bercerai, Alasan Ekonomi Masih Mendominasi
Bontang

379 Pasangan di Bontang Bercerai, Alasan Ekonomi Masih Mendominasi

4 Januari 2022, 13:41
Begini Kondisi Istri yang Selingkuh Lalu Ditimpas Suami
Kriminal

Begini Kondisi Istri yang Selingkuh Lalu Ditimpas Suami

4 Januari 2022, 10:55

Terpopuler

  • Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Satpol PP dan Dishub Kembali Tertibkan PKL dan Parkir Liar di Trotoar Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Resep Cumi Hitam, Lezat dan Memanjakan Lidah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 1.700 Personel Kawal Demo 21 April di Samarinda, Kantor Gubernur dan DPRD Jadi Sasaran Aksi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan Amblas di KM 6 Bontang Ditambal Sementara, Perbaikan Total Tunggu Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.