SAMARINDA – Tahun 2017 ini menjadi momen kebangkitan PT XL Axiata Tbk. Bak seolah bangun dari tidur, perusahaan telekomunikasi yang beroperasi secara komersial sejak 8 Oktober 1996 itu berupaya untuk meningkatkan pelanggan. Tak tanggung-tanggung, targetnya mencapai 30-40 persen.
Cara untuk menarik pelanggan di Benua Etam adalah meningkatkan layanan. Perusahaan yang juga bagian dari Axiata Group itu jor-joran. Mereka menargetkan penambahan Base Transceiver Station (BTS) di Kaltim, baik dengan membangun sendiri atau bekerja sama dengan penyedia layanan provider.
“Di Kaltim, kami menargetkan penambahan 200-an BTS,” beber Hurry Amar Sidqi, Regional Sales Manager (RSM) XL Axiata Kaltim-Kaltara kepada Metro Samarinda (Kaltim Post Group) di sela-sela jumpa pers peluncuran produk baru mereka di ruang PRD 1 & 2 Hotel Aston Samarinda, Jalan Pangeran Hidayatullah, Rabu (29/3) kemarin.
Tak hanya itu saja, modernisasi BTS juga dilakukan agar jangkauan sinyal lebih luas. Tercatat, di jalur poros Balikpapan-Samarinda saja ada 100-an BTS. Sehingga, dapat menghadirkan layanan jaringan 4G LTE yang lebih cepat.
“Ini menunjukkan bahwa XL Axiata lebih serius dalam memberikan layanan kepada pelanggan,” bebernya, didampingi Sherlia Arlianty, Area Sales Manager (ASM) XL Axiata Kaltim-Kaltara.
Kejelian XL Axiata terlihat dari produk baru mereka. Mereka meluncurkan kartu perdana khusus bernama Super Ngobrol. Segmen yang coba dilirik adalah menengah ke bawah. Dengan tarif telepon dan short message service (SMS) yang murah dan terjangkau, XL Axiata optimistis bisa menguasai pasar.
“Target market kami adalah kalangan menengah ke bawah. Mulai dari pelajar, mahasiswa, ibu rumah tangga, pelaku UMKM (usaha menengah kecil mikro), karyawan, dan lainnya. Sasarannya pelanggan usia 18-35 tahun,” katanya.
Menurutnya, kemajuan teknologi saat ini tidak membuat masyarakat serta merta meninggalkan layanan dasar telekomunikasi, yaitu layanan suara.
“Menjawab kebutuhan pelanggan akan layanan telepon, XL Axiata menghadirkan kartu perdana khusus Super Ngobrol dengan tarif telepon ke semua operator hingga Rp 1 per detik. Kartu perdana ini telah tersedia dan dapat dinikmati sejak 17 Maret 2017,” kata Hurry.
Dia mengungkapkan, berbagai fitur dan teknologi digital telah mengubah pola komunikasi masyarakat. Tak terkecuali di Indonesia. Meskipun bermunculan berbagai aplikasi yang bisa digunakan untuk berkomunikasi, namun XL Axiata tetap yakin dengan produknya tersebut.
“Memang, saat ini layanan suara juga dapat dilakukan melalui internet, namun berdasarkan hasil riset kami terhadap pelanggan, ternyata layanan suara tetap dibutuhkan. Hingga saat ini, revenue terbesar bagi perusahaan adalah tarif telepon,” kata Hurry.
Kembali ke kartu perdana Super Ngobrol, Huury menambahkan, selain jaringan yang kuat dan berkualitas, pelanggan juga mendapatkan tarif yang terjangkau dan mudah untuk diperoleh.
“Oleh karenanya kami hadirkan Super Ngobrol sebagai solusi bagi pelanggan dan masyarakat, untuk tetap dapat berkomunikasi tanpa rasa khawatir tarif mahal. Kami optimistis produk kami ini jagonya telepon murah saat ini,” tegasnya.
Sementara, Sherlia menambahkan, kartu perdana Super Ngobrol memberikan kemudahan tarif telepon murah hingga Rp 1 per detik, tarif SMS Rp 50 per dua SMS yang dikirimkan, serta internetan hanya Rp 50/MB.
“Bagi pelanggan yang ingin menikmati tarif telepon murah ini, dapat membeli kartu perdana Super Ngobrol di XL Center, toko-toko XL, dan jalur penjualan lainnya sejak 17 Maret 2017,” sambungnya.
Sherlia juga menjelaskan, untuk melengkapi kebutuhan pelanggan akan komunikasi, XL Axiata juga telah meluncurkan Paket Xtra Combo bagi pelanggan yang ingin menikmati YouTube tanpa kuota dan gratis akses Genflix.
“Paket ini dapat dibeli di berbagai jalur penjualan XL Axiata,” tutupnya.
Sebagai informasi, XL Axiata adalah salah satu perusahaan telekomunikasi terkemuka di Indonesia. Perusahan itu fokus menyediakan layanan digital guna memberikan kemudahan bagi aktivitas kehidupan masyarakat, serta mendorong perkembangan ekonomi digital Indonesia.
Sejak Desember 2014, XL Axiata telah mengimplementasikan jaringan 4G LTE, yang dilanjutkan dengan pengembangan 4G LTE komersial skala nasional pada Juli 2015.
XL Axiata merupakan bagian dari Axiata Group bersama dengan Celcom (Malaysia), Dialog (Sri Lanka), Robi (Bangladesh), Smart (Kamboja), Ncell (Nepal), Idea (India), dan M1 (Singapura). (gun)
ILUSTRASI TELEPON SUPER NGOBROL
No Telepon Ke Tanggal Pukul Durasi Pulsa Terpotong
1 Operator Lain 1 April 2017 07.30 10 detik Rp 10
2 XL 1 April 2017 08.00 150 detik Rp 150
3 Operator Lain 1 April 2017 18.00 30 detik Rp 50
4 XL 1 April 2017 19.00 189 detik Rp 189
5 Operator Lain 1 April 2017 21.30 201 detik Rp 603







