• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Feature

Indonesia pun Punya Wakil untuk Memantau Pemilu Thailand 2019

by M Zulfikar Akbar
27 Maret 2019, 15:30
in Feature
Reading Time: 2 mins read
0
KEPERCAYAAN: Heroik Pratama (kiri) dan Mulki Shedar di Hotel Marriott di Sukumvit Road, Bangkok, Thailand, kemarin. (Foto: sidiq prasetyo/Jawa pos )

KEPERCAYAAN: Heroik Pratama (kiri) dan Mulki Shedar di Hotel Marriott di Sukumvit Road, Bangkok, Thailand, kemarin. (Foto: sidiq prasetyo/Jawa pos )

Share on FacebookShare on Twitter

Setelah kudeta militer 2014, Thailand kembali menggelar pemilu. Dalam sorotan banyak pihak, ada orang Indonesia yang berkesempatan memantau agenda untuk memilih perdana menteri tersebut.

SIDIQ PRASETYO, Bangkok

PRIA itu menoleh ke kiri dan kanan. Mencari koleganya. Yang akhirnya dia temukan di antara kerumunan orang yang memadati lantai 3 sebuah hotel di Bangkok, Thailand, kemarin (24/3).

’’Ini wartawan dari negara Anda, Indonesia,’’ kata Rohana Hettiarachchie, pemimpin lembaga independen internasional yang baru saja memantau pemilu Thailand, kepada Heroik Pratama.

Heroik adalah satu di antara empat pengawas asal Indonesia yang turut memonitor pemilu Thailand. Pemilu tersebut kali pertama dihelat di Negeri Gajah Putih itu sejak kudeta militer 2014 sehingga mendapat sorotan luas.

Heroik mengaku baru pertama menjadi pemantau pemilu di negeri orang. Meski, selama ini kegiatan yang dilaksanakannya di Indonesia selalu berhubungan dengan pesta demokrasi itu.

Baca Juga:  Jatuh Cinta di Desa Pela

’’Saya kan bernaung di Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi atau Perludem. Dari Perludem, ada dua orang (yang ikut ke Thailand, Red),’’ ungkap Heroik.

Dia menyebut nama rekannya, Mulki Shedar. Yang ternyata duduknya tak jauh dari lelaki asal Jakarta tersebut.

Heroik bisa berangkat ke Negeri Gajah Putih karena ditunjuk organisasinya. Perludem, ujar dia, berafiliasi dengan Anfrel (Asian Network for Free Elections). Sebuah lembaga yang selalu memantau kegiatan pemilihan umum di Asia.

Dia ditunjuk lembaganya pada Februari lalu. Lelaki berambut ikal itu pun mulai mengurus semua persyaratan imigrasi untuk berangkat.

’’Saya datang di Thailand pada 15 April lalu. Semua wakil yang diundang dari berbagai negara mendapat pengarahan,’’ ungkap Heroik.

Dalam pengarahan itu, dia mendapat tugas di Provinsi Payao. Heroik mulai menjalankan aktivitas di provinsi yang berbatasan dengan Laos tersebut pada 17 April saat pemilihan pendahuluan untuk rakyat Thailand tidak bisa ikut ke pemilu pada 24 Maret.

Baca Juga:  Nestapa Sopir Bus Bontang di Tengah Pandemi

’’Saya berangkatnya 16 April. Empat wakil Indonesia memperoleh tempat yang berbeda-beda,’’ terangya.

Dia menerangkan, Mulki mendapat tugas di Suratthani. Jojo Rohi yang berasal dari Komite Independen Pemantau Pemilu (KIPP) di Pattani. Sayang, untuk satu rekannya lagi, Romzi, Heroik hanya ingat nama depannya, dia lupa provinsi tempatnya bertugas. Jawa Pos tak bisa menemui Jojo dan Romzi karena sudah tidak berada di tempat acara.

Mereka, tambah Heroik, berada di provinsi penugasan hingga 24 Maret atau selama seminggu. ’’Kami melihat bagaimana prosesnya dan antusiasme pemilih,’’ ujar Heroik.

Di Phayao, kata dia, antusiasme warga untuk memberikan suara sangat tinggi. Dia menyatakan tak mengalami masalah. ’’Disediakan tenaga penerjemah untuk kami. Jadi, tiap kali mewawancarai pemilih dengan bahasa Inggris, diterjemahkan ke bahasa lokal,’’ ujar lelaki yang berkantor di Tebet, Jakarta, tersebut.

Baca Juga:  Cerita Rahmat, Perawat yang Berjuang di Tengah Stigma

Heroik dan rekan-rekannya juga menyatakan tak mendapat tekanan dari siapa pun, termasuk militer. Mulki menambahkan, apa yang dilakukannya di Thailand tak ada di Indonesia. Menurut dia, tidak ada pemantau pemilu seperti yang dilakukan Anfrel.

’’Standarnya sudah internasional. Teknik pembukaan TPS dan penghitungan suara,’’ kata lelaki 27 tahun alumnus Universitas Padjadjaran itu.

Rencananya, hari ini (26/4) para pemantau dari Indonesia kembali ke tanah air. Mereka berharap apa yang dilakukan di Thailand bisa dilakukan pula di negeri tercinta dalam pelaksanaan pesta demokrasi bulan depan. (*/jpg)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: featurepemantau pemiluthailand
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Adu Program Tema Kebangsaan Menuju Debat Publik Capres: Reformasi Birokrasi, Tidak Antikritik

Next Post

Bisnis Mal Masih Merangkak Naik, Tenant Nasional Belum Lirik Kaltim

Related Posts

Kisah Hainun dan Gaharu “Ajaib” dari Bontang; Dulu Hanya Ilalang, Kini Jadi Produk Ekspor
Feature

Kisah Hainun dan Gaharu “Ajaib” dari Bontang; Dulu Hanya Ilalang, Kini Jadi Produk Ekspor

13 Juli 2025, 12:07
Jatuh Cinta di Desa Pela
Feature

Jatuh Cinta di Desa Pela

28 Oktober 2024, 08:18
Kisah Penjaga Pintu Air Sungai Bontang: Buaya Mengintai, Bersihkan Sampah secara Manual
Feature

Kisah Penjaga Pintu Air Sungai Bontang: Buaya Mengintai, Bersihkan Sampah secara Manual

23 Oktober 2024, 13:05
Mengenal Dokter Spesialis Bedah Fachrisatul Masruroh; Diharapkan Jadi Mantri, Belajar Banyak dari Pasien
Bontang

Mengenal Dokter Spesialis Bedah Fachrisatul Masruroh; Diharapkan Jadi Mantri, Belajar Banyak dari Pasien

30 Oktober 2023, 17:00
Mengenal Ulama Penyebar Islam di Bontang; Habib Ja’far bin Umar Al-Habsyi
Feature

Mengenal Ulama Penyebar Islam di Bontang; Habib Ja’far bin Umar Al-Habsyi

1 Mei 2023, 10:00
Feature

Kisah Warga Kaltim yang Menjalani Puasa di Luar Negeri; Nisa (1)

29 Maret 2023, 21:00

Terpopuler

  • Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Parkiran Semrawut di Tanjung Laut Bontang, Warga Keluhkan Akses Tertutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Residivis Bontang Berulah Lagi, Uang Curian Rp20 Juta Ludes untuk Judi Online

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dishub Bontang Siapkan Penataan Parkir Kafe di Tanjung Laut Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 2.753 Warga Bontang Tak Lagi Ditanggung BPJS Gratis dari Pusat, Ini Solusi Pemkot

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.