• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

Isran Tuding RASA Buat Fitnah, Rusmadi: Silakan Laporkan ke Bawaslu Jika Terbukti 

by BontangPost
23 Juni 2018, 11:36
in Breaking News
Reading Time: 3 mins read
0
Ilus Debat

Ilus Debat

Share on FacebookShare on Twitter

SAMARINDA – Debat publik Calon Gubernur (Cagub) dan Wakil Gubernur (Cawagub) Kaltim yang diselenggarakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kaltim di Gedung Kesenian Balikpapan, Jumat (22/6) kemarin menyisakan adu argumentasi dan saling tuding antar pasangan calon (paslon). Salah satunya pertanyaan cagub nomor urut 3 Isran Noor pada Rusmadi terkait selebaran yang memuat fitnah dan hoaks.

Dalam debat publik yang mengangkat tema “Reformasi Birokrasi, Pelayanan Publik, dan Korupsi” itu, Isran terlihat “geram” karena dia menduga selebaran atau brosur yang menyudutkannya berasal dari tim sukses pasangan calon nomor urut 4, Rusmadi-Safaruddin.

“Saya ingin mendapatkan tanggapan dengan brosur yang bernuansa fitnah dan hoaks ini pada pasangan calon gubernur nomor 4. Saya sengaja tidak mau memberikan atau mengizinkan pada tim saya untuk menaikkan masalah ini ke aparat hukum. Saya hanya ingin menanyakan pada acara debat terakhir ini,” ucapnya.

Tak terima dituding membuat fitnah dan hoaks, Rusmadi menjawab secara gamblang tuduhan tersebut. Cagub yang diusung Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan dan Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) itu meminta Isran-Hadi melaporkannya pada Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan kepolisian jika brosur tersebut merugikan paslon nomor urut 3.

“Kalau ada edaran atau apa saja yang kemudian bersifat fitnah, mencaci maki, itu jauh dari semangat politik kami. Tetapi kalau itu juga dianggap sebagai fitnah yang berasal dari kami, silakan untuk diteruskan ke Bawaslu atau kepolisian,” ucapnya.

Baca Juga:  Makmur Direstui Rita?

Tidak hanya itu, di sesi berikutnya, Rusmadi mempertanyakan program aksi yang akan dilakukan paslon nomor urut 3 untuk mewujudkan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang profesional jika nanti terpilih sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim.

Belum sempat Rusmadi menyelesaikan pertanyaannya, Isran memotongnya. Dia meminta Rusmadi agar tidak terlalu banyak berbicara dalam debat publik pamungkas tersebut.

“Jangan terlalu banyak omong,” tegurnya. Kemudian moderator yang diketuai I Made Kertayasa menegur balik Isran. Pasalnya, Rusmadi masih memiliki waktu untuk menyelesaikan pertanyaannya. “Waktunya belum selesai. Masih ada waktu untuk bertanya bapak,” ujar I Made pada Isran.

“Saya mau cepat (menjawabnya),” jawab Isran. Kemudian I Made mengingatkan agar mantan Bupati Kutai Timur (Kutim) itu mengikuti aturan debat publik. Dengan catatan, tidak menjawab atau mengajukan pertanyaan sebelum dipersilakan atau diberikan kesempatan.

“Terima kasih atas pertanyaannya. Pak Isran bersiap-siap untuk menjawab. Sekali lagi mohon pada pendukung untuk tenang,” kata I Made.

Pada titik ini, moderator belum juga menyerahkan kesempatan pada Isran untuk menjawab pertanyaan Rusmadi. Namun dengan cepat cagub nomor urut 3 itu memberikan jawaban.

Baca Juga:  Rusmadi Tambah Suara

“Kalau mau mengubah Kalimantan Timur,” ujarnya. Belum usai cagub yang diusung Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu berbicara, I Made kembali memotongnya. Pasalnya, pemandu acara belum mempersilakannya.

“Mohon izin bapak. Selama 90 detik dimulai saat anda berbicara. Silakan,” ujar moderator itu.

Dengan cepat Isran berkata, dirinya telah menjawab pertanyaan Rusmadi. “Aku sudah mulai. Sudah siap ini? Kalau mau mengubah Kalimantan Timur, pemimpin harus tampil beda. Jangan yang biasa-biasa saja. Sudah banyak yang biasa-biasa. Jadi kalau bekerja, bertindak saja. Kalau mau baik, urusi. Jangan terlalu banyak omong,” tegas Isran.

Lalu Rusmadi berkata, dirinya memberikan apresiasi pada jawaban Isran atas pernyataannya yang berharap gubernur ke depan harus orang yang luar biasa. Sembari membalikkan kalimat tersebut dengan sebutan “bukan biasa di luar”.

“Memang keteladanan seorang pemimpin itu sangat dibutuhkan. Karena bagaimana pun, ASN memerlukan pengawasan. Agar kerjanya teratur dalam rangka mewujudkan target pembangunan. Apa yang bapak lakukan dalam kaitan ini?” kembali Rusmadi melontarkan pertanyaan pada Isran.

Isran tak langsung menjawab pertanyaan tersebut. Dia mengaku pertanyaan yang diajukan Rusmadi tidak jelas. Kemudian kepada moderator, dia mengajukan agar pertanyaan tersebut diulang.

Baca Juga:  Jangan Terprovokasi Jelang Pilkada

Moderator tidak langsung memberikan kesempatan ulang pada Rusmadi. Melainkan bertanya kepada Bawaslu, boleh atau tidaknya peserta debat mengajukan pertanyaan. Bawaslu yang dimintai tanggapannya meminta agar pertanyaan tidak diulang. Sebab mekanisme debat mengharuskan setiap pertanyaan tidak boleh diulang jika waktu yang diberikan telah habis.

“Sesuai dengan aturan dan arahan dari Bawaslu, tidak diperkenankan mengulang pertanyaan,” tegas moderator. Tak berselang lama, muncul sorakan dari pendukung paslon yang menggema di Gedung Kesenian Balikpapan tersebut.

“Namanya gubernur, bisa di luar dan bisa di dalam. Yang penting secara pribadi, tidak mesti harus di dalam. Kalau dia di luar, pasti ada usahanya untuk daerahnya sendiri,” ujar Isran berusaha membalikkan pernyataan Rusmadi.

Secara umum, debat publik pamungkas tersebut berjalan lancar. Paslon nomor urut 1 Andi Sofyan Hasdam-Rizal Effendi dan Syaharie Jaang-Awang Ferdian Hidayat tampil elegan dengan memaparkan program prioritas dalam pelayanan publik, reformasi birokrasi, dan pemberantasan korupsi.

Begitu juga dengan paslon Isran Noor-Hadi Mulyadi dan Rusmadi-Safaruddin. Keempat paslon memberikan penegasan pada pendukung dan masyarakat umum agar memilihnya pada 27 Juni 2018. (*/um)

Tags: Debat Pilgub Kaltim 2018pilgub kaltim 2018
Share6TweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Gagal Berangkat, Calon Jemaah Haji Trauma 

Next Post

Uya Kuya Gantikan Yudi Latif Hanya Satire

Related Posts

Sofyan dan Jaang Tidak Hadiri Penetapan Gubernur Kaltim Terpilih
Breaking News

Sofyan dan Jaang Tidak Hadiri Penetapan Gubernur Kaltim Terpilih

25 Juli 2018, 11:36
Ditetapkan Jadi Gubernur, Isran Santai
Breaking News

Ditetapkan Jadi Gubernur, Isran Santai

25 Juli 2018, 11:35
Golkar Yakin Bisa Move On 
Kaltim

Golkar Yakin Bisa Move On 

25 Juli 2018, 11:34
Legawa, Rusmadi-Isran Bertemu
Breaking News

Legawa, Rusmadi-Isran Bertemu

11 Juli 2018, 11:35
Proses Rekapitulasi Suara Dijaga Ketat Ratusan Personel Kepolisian
Breaking News

Proses Rekapitulasi Suara Dijaga Ketat Ratusan Personel Kepolisian

9 Juli 2018, 11:37
Pemenang Pilgub Belum Diputuskan
Breaking News

Pemenang Pilgub Belum Diputuskan

9 Juli 2018, 11:36

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sudah Puluhan Tahun Berdiri, Perusahaan Daerah Bontang Belum Bisa Kelola Solar Nelayan Sendiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.