• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

Jadi Cawagub Jaang, “Saya Masih Kader PDI Perjuangan”

by BontangPost
12 Januari 2018, 11:34
in Breaking News
Reading Time: 2 mins read
0
Awang Ferdian Hidayat (LUKMAN/METRO SAMARINDA)

Awang Ferdian Hidayat (LUKMAN/METRO SAMARINDA)

Share on FacebookShare on Twitter

SAMARINDA – Majunya Awang Ferdian Hidayat sebagai calon wakil gubernur (cawagub) Syaharie Jaang berbuntut pada posisinya di internal PDI Perjuangan. Dianggap tidak mengikuti instruksi partai yang telah mengusung pasangan Rusmadi-Safaruddin, sanksi pemecatan dari keanggotaan partai menanti putra Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak.

Pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Kaltim Veridiana Huraq Wang menyatakan, PDI Perjuangan telah mengeluarkan surat keputusan (SK) rekomendasi untuk Rusmadi-Safaruddin maju Pemilihan Gubernur (Pilgub) Kaltim 2018.

Artinya apabila Awang Ferdian mendaftar pilgub melalui partai lain, sesuai aturan dianggap menyalahi perintah partai. “Pasti ya ada pemecatan,” tegas Veridiana.

Dalam perjalanan menuju pencalonan pilgub, anggota DPRD Kaltim ini menyebut tidak ada komunikasi antara Awang Ferdian dengan DPD PDI Perjuangan Kaltim. Karena komunikasinya langsung ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan. Mengingat tim yang menentukan pencalonan pilgub ada di DPP.

Baca Juga:  Setwan Enggan Beber Absensi Dewan?

“Itu hak partai dalam melihat calon-calon yang akan diusung dalam pilgub. Dalam hal ini, otoritasnya ada di DPP,” sebutnya.

Sebagai kader di tingkat bawah, perintah DPP mesti dipatuhi. Di sinilah loyalitas kader PDI Perjuangan diuji. Majunya Awang Ferdian melalui partai lain sendiri menurut Veridiana tidak akan memecah suara partai. Karena secara struktural, PDI Perjuangan terbilang solid. Dari tingkat DPD hingga ke ranting, perintah yang diikuti adalah perintah partai.

“Dan itu sudah teruji di mana-mana setiap ada Pilkada (Pemilihan Kepala Daerah, Red.),” terang Veridiana.

Saat dikonfirmasi terkait ancaman pemecatan ini, Awang Ferdian menyatakan tidak ada masalah dalam pencalonannya bersama Jaang. Karena menurutnya, sampai saat ini dia masih menjadi kader PDI Perjuangan. Partai-partai pendukungnya dalam koalisi bersama Jaang pun disebutnya masih menghormatinya sebagai kader PDI Perjuangan.

Baca Juga:  Siapa Didukung Gubernur?

“Saya berprinsip bahwa sampai saat ini saya masih kader PDI Perjuangan,” ujar Awang Ferdian usai deklarasi dengan Jaang, Rabu (10/1) lalu.

Kata Ferdian, adanya beberapa pengurus yang mengatakan bahwa dia akan dipecat, tergantung pada keputusan di DPP PDI Perjuangan. Sehingga menurutnya para pengurus DPD PDI Perjuangan Kaltim tidak bisa sepihak mengatakan ia  dipecat dari partai. Apalagi Awang Ferdian juga merupakan pengurus DPP PDI Perjuangan.

“Oh itu kan baru ancaman (pemecatan). Yang lebih tahu masalah AD/ART saya, karena saya pengurus pusat PDI Perjuangan. Jadi tidak bisa seenaknya mereka bicara pecat-pecat segala macam,” ungkapnya.

Ferdian mengakui bila perintah partai memenangkan pasangan Rusmadi-Safaruddin. Namun begitu, dia masih tetap menjadi kader PDI Perjuangan. Ditanya kemungkinan pindah partai apabila DPP memecatnya, Ferdian menyatakan belum ada rencana untuk itu.

“Kita bicara nanti (ganti partai, Red.). Yang jelas saat ini saya masih merasa saya adalah kader PDI Perjuangan,” tegas pria yang bakal menanggalkan jabatannya sebagai anggota DPR-RI asal Kaltim-Kaltara ini.

Baca Juga:  Hak Alphad Dkk Ditangguhkan 

Sebagai kader partai, nama Awang Ferdian sebelumnya memang diduga kuat bakal diusung PDI Perjuangan dalam pilgub. Sempat terdengar kabar PDI Perjuangan bakal mengusungnya berpasangan dengan Safaruddin.

Lalu kemudian beredar surat tugas dari dua partai yaitu Partai Hanura dan Partai NasDem yang mengusungnya sebagai calon gubernur (cagub) berpasangan dengan Nusyirwan Ismail yang menjadi cawagub. Sayangnya, surat tugas ini tidak mendapat lampu hijau dari DPP PDI Perjuangan.

Malahan pada detik-detik terakhir, DPP memutuskan mengusung Rusmadi-Safaruddin yang sejatinya bukan berasal kader partai. Awang Ferdian lantas bergabung dalam koalisi Partai Demokrat, PPP, dan PKB yang kemudian mengusungnya sebagai cawagub mendampingi Wali Kota Samarinda, Syaharie Jaang. (luk)

Tags: Metro Samarindapilgub kaltim 2018
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

LPG Meledak, Empat Orang Jadi Korban, Ledakan Terdengar hingga 60 Meter 

Next Post

Daerah Solid Dukung AnNur

Related Posts

Kontrak LNG Habis, Isran: Tak Masalah
Kaltim

Kontrak LNG Habis, Isran: Tak Masalah

23 Desember 2018, 16:30
Bisnis Hotel Diprediksi Terus Tumbuh 
Kaltim

Bisnis Hotel Diprediksi Terus Tumbuh 

22 Desember 2018, 16:30
Pemprov Ingin Pembangunan Masjid Tetap Dilanjutkan, Kinibalu Bakal Dicarikan Pengganti 
Kaltim

Pekerja Berhak Atas Jaminan Sosial

22 Desember 2018, 16:10
Gelar Kegiatan Donor Darah, Libatkan Semua Kalangan Masyarakat
Kaltim

Gelar Kegiatan Donor Darah, Libatkan Semua Kalangan Masyarakat

22 Desember 2018, 16:00
Isran Pastikan Harga Sembako di Batas Wajar 
Kaltim

Isran Pastikan Harga Sembako di Batas Wajar 

21 Desember 2018, 16:30
2019, Ekonomi Tumbuh Lambat 
Kaltim

2019, Ekonomi Tumbuh Lambat 

21 Desember 2018, 16:20

Terpopuler

  • Wanita di Loktuan Bontang Diringkus Polisi, Sabu Ditemukan di Pinggir Jalan

    Wanita di Loktuan Bontang Diringkus Polisi, Sabu Ditemukan di Pinggir Jalan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sudah Puluhan Tahun Berdiri, Perusahaan Daerah Bontang Belum Bisa Kelola Solar Nelayan Sendiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemadaman Listrik Ganggu Usaha Kuliner Bontang, Mesin Kopi Rusak hingga Pesanan Batal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.