• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Ragam

Jangan Abaikan, Bangun Tidur Pakai Alarm Bisa Timbulkan Hormon Stres

by M Zulfikar Akbar
21 Februari 2019, 11:00
in Ragam
Reading Time: 2 mins read
0
Ilustrasi seseorang bangun tidur dibangunkan oleh bunyi alarm. (Hello sehat)

Ilustrasi seseorang bangun tidur dibangunkan oleh bunyi alarm. (Hello sehat)

Share on FacebookShare on Twitter

Agar tak kesiangan, kebanyakan orang memilih pasang alarm. Biasanya alarm dibuat berbunyi setiap lima menit sekali bahkan bisa jadi dengan suara yang cukup keras untuk memastikan bahwa Anda tidak lanjut tidur setelah mematikannya. Namun, ada pula yang menggunakan alunan suara tenang ketimbang suara keras.

Setiap orang memiliki pilihannya masing-masing terkait bunyi alarm. Namun, tahukah bahwa pilihan bunyi alarm bangun tidur dapat memengaruhi kondisi psikis saat bangun tidur? Bunyi alarm seperti apa yang lebih baik digunakan untuk bangun pagi?

Dalam keterangan tertulis hellosehat.com, Senin (18/2), kebanyakan orang yang menggunakan suara keras sebagai bunyi alarm agar bisa membuka mata dan segar seketika bangun tidur. Biasanya, yang menganut paham ini adalah mereka yang susah bangun tidur sehingga harus dikejutkan dengan bunyi-bunyian.

Baca Juga:  Benarkah Berbokong Besar Lebih Sehat?

Sementara itu, orang yang memasang alarm dengan melodi tenang biasanya digunakan mereka yang mudah terbangun dari tidur. Bahkan, bagi orang yang sensitif dengan bunyi, sedikit suara seperti bunyi tetes air dari keran pasti bisa membangunkan mereka.

Jika dilihat dari sisi medis, mana bunyi alarm yang lebih baik?

Ahli Neurologi dan dosen di Departemen Neurologi di Georgetown University Medical Centre dr. James Giordano, menjelaskan bunyi alarm yang baik adalah yang tenang. Alarm yang dimaksud adalah bunyi yang tidak membuat seseorang bangun terjungkal atau jengkel ingin membanting ponsel atau jam weker.

Sebab bunyi keras akan mengaktifkan sistem saraf simpatik di otak yang masih ‘terlelap’. Kondisi ini dibaca otak sebagai ancaman karena tubuh dipaksa ‘bangun tidur sebelum waktunya’. Sehingga memaksa otak untuk memproduksi lebih banyak hormon stres kortisol dan adrenalin dari biasanya.

Baca Juga:  Sering Merasa Letih Berlebihan? Waspada Perlemakan Hati

Akibatnya, seseorang akan bangun dengan panik, grasak-grusuk, dan lebih stres. Tidak menutup kemungkinan juga justru mengalami pusing atau sakit kepala setelah bangun tidur karenanya.

Seorang dokter spesialis tidur sekaligus dosen di sekolah keperawatan Case Western Reserve University bernama Michael J. Decker, PhD, juga beranggapan bahwa bunyi alarm yang tenang lebih cocok untuk membangunkan karena memungkinkan otak ‘bangun’ secara bertahap. Sehingga melepaskan hormon-hormon stres juga secara bertahap. Pada akhirnya,  seseirang bangun dengan mood yang lebih baik karena tubuh sudah lebih siap menerima efek-efek hormon stres tersebut.

Sebenarnya, ada cara lain yang bisa membuat terbangun dari tidur selain alarm, yaitu cahaya. Cahaya akan menjadi sinyal bagi jam biologis tubuh untuk memproduksi hormon yang membuat seseorang bangun dari tidur. Selain itu, juga harus tidur lebih awal, menghindari kopi, atau aktivitas lainnya yang bisa mengganggu tidur. Dengan begitu, bangun pagi akan jadi lebih mudah. (jpc)

Baca Juga:  Ini Penyebab Bayi Muntah Setelah Minum ASI
Tags: alarmkesehatanstrestidur
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Cottage Beras Basah Batal Dibangun, Dialihkan untuk Pujasera

Next Post

Turunkan Berat Badan dengan Diet Kaldu Tulang, Bagaimana Caranya?

Related Posts

Sifilis Peringkat Teratas Penyakit Menular Seksual yang Diderita Orang Indonesia
Kesehatan

Sifilis Peringkat Teratas Penyakit Menular Seksual yang Diderita Orang Indonesia

15 Desember 2024, 20:36
Mitos atau Fakta? Belau untuk Gondongan, Benarkah Efektif? Mengenal Penyakit dan Cara Penanganannya secara Ilmiah
Kesehatan

Mitos atau Fakta? Belau untuk Gondongan, Benarkah Efektif? Mengenal Penyakit dan Cara Penanganannya secara Ilmiah

23 September 2024, 17:25
Deteksi Dini CdLS dengan Data Genomik
Kesehatan

Deteksi Dini CdLS dengan Data Genomik

29 Agustus 2024, 19:14
9 Khasiat Rebusan Daun Sambiloto, Salah Satunya Bisa Menurunkan Demam
Kesehatan

9 Khasiat Rebusan Daun Sambiloto, Salah Satunya Bisa Menurunkan Demam

14 Juli 2024, 11:51
Mengenal Anemia Aplastik, Penyakit Langka yang Diderita Komika Babe Cabita
Kesehatan

Mengenal Anemia Aplastik, Penyakit Langka yang Diderita Komika Babe Cabita

9 April 2024, 11:06
Penderita TBC di Bontang Meningkat, 237 Anak Terpapar
Bontang

Penderita TBC di Bontang Meningkat, 237 Anak Terpapar

24 Maret 2023, 13:30

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ragam Alasan Masyarakat Pilih Golput

    2 shares
    Share 2 Tweet 0
  • Bontang Absen di Singa Cup

    1 shares
    Share 1 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.