• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

Jangan Termakan Isu Hoax, Kasus Pembacokan Murni Kriminal, Tak Terkait SARA

by BontangPost
19 Desember 2017, 11:06
in Breaking News
Reading Time: 2 mins read
0
JAGA KONDUSIFITAS: Jajaran Polres Kutim bergandeng tangan dengan perwakilan Lembaga Adat Kutai Timur dan Persatuan Pemuda Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan, Senin (18/12) kemarin.(VERI SAKAL/SANGATTA POST)

JAGA KONDUSIFITAS: Jajaran Polres Kutim bergandeng tangan dengan perwakilan Lembaga Adat Kutai Timur dan Persatuan Pemuda Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan, Senin (18/12) kemarin.(VERI SAKAL/SANGATTA POST)

Share on FacebookShare on Twitter

SANGATTA – Peristiwa pembacokan di jalan Gang Solata, Kilo Meter 3 Desa Sangatta Utara, murni kasus kriminal. Masyarakat diminta tak terpancing jika mendengar kabar persoalan ini timbul karena sentimen SARA.

Untuk mencegah timbulnya kabar miring yang dapat memecah belah, Polres Kutim telah mempertemukan perwakilan tokoh dari dua suku, baik dari korban atau pun tersangka. Diketahui jika korban merupakan warga dayak sementara dua tersangka adalah warga yang berasal dari Sulawesi Selatan. Dari pertemuan kemarin, seluruh tokoh satu suara mengatakan kasus tersebut murni kriminal.

“Pertemuan ini sebagai langkah untuk pencegahan. Karena kita tahu saat ini di media sosial biasanya dengan cepat bermunculan kabar-kabar hoax. Makanya, kita jaga dari sekarang,” kata Kapolres Kutim AKBP Teddy Ristiawan.

Baca Juga:  Pekan Ini Datangkan TD untuk Evaluasi Venue 

Kapolres menekankan agar seluruh pihak menyerahkan kasus tersebut ditangani secara hukum. Dai menjami polisi tak tinggal diam dan akan menyelesaikan persoalan ini sesuai dengan aturan yang berlaku.

“Kami berterima kasih karena seluruh warga dan tokoh masyarakat peduli dengan kondusifitas Kutim. Sebagai langkah antisipasi agar keamanan terus terjaga, juga akan diturunkan kurang lebih 100 personel dari Brimob Polda Kaltim,” katanya.

Felly Lung, sebagai juru bicara yang mewakili Persekutuan Dayak Kalimantan Timur (PDKT), Dewan Adat Dayak (DAD) Kutim, dan Lembaga Adat Besar Dayak Kutim mengatakan, permasalahan ini merupakan masalah kriminal murni dan bukan masalah etnis, suku, atau kelompok. Sebab itu, penanganan kasus ini diserahkan sepenuhnya ke pihak yang berwajib.

Baca Juga:  Forhati Gelar Seminar Kekerasan Perempuan dan Anak 

“Kami meminta agar tidak ada yang mengintervensi kasus ini. Untuk hukum positif kita serahkan sepenuhnya ke Polres Kutim. Proses Hukum Adat Dayak akan tetap berjalan dan akan dikomunikasikan lebih lanjut,” kata Felly didampingi Edison dan M. Irvan Taka yang juga warga dan tokoh Dayak Kutim.

Karena itu pihaknya mengimbau masyarakat dan pemuda dayak mengikuti arahan tokoh – tokoh Dayak.

“Kami juga mengapresiasi peran serta Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) dalam memberikan upaya positif dengan membantu memberikan informasi yang bermanfaat dalam mengungkap dan menyerahkan tersangka,” katanya.

Selain itu, dia juga mengucapkan terima kasih kepada pihak kepolisian, karen dianggap telah bekerja keras menangani kasus ini.

Baca Juga:  Polisi Bidik Pengendara Nakal

“Kami akan mengawal kasus ini dan korban dalam keadaan sehat dan masa pemulihan, mohon doa bagi korban agar bisa pulih seperti sediakala,” ujarnya.

Sementara itu Andi Arafa Laloasa yang mewakili Persatuan Pemuda Sulawesi Selatan (PP-KKSS), juga menuturkan bahwa kasus tersebut murni kriminal. Dia turut mengimbau seluruh masyarakat KKSS tak terpancing dengan isu yang dapat memecah belah.

“Kami mengucapkan mohon maaf atas kejadian ini. Kasus ini murni kriminal dan kami akan turut serta memberikan bantuan untuk keperluan kasus ini,” singkatnya. (hd)

Tags: Isu SARApenganiayaanSangatta Post
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Tegur Pengendara karena Ngebut Warga Gang Solata Dibacok 

Next Post

Neni Ajak Pemain agar Bermental “JAGO”

Related Posts

Mengamuk Minta Motor, Pria di Samarinda Diamankan Warga hingga Babak Belur
Kaltim

Mengamuk Minta Motor, Pria di Samarinda Diamankan Warga hingga Babak Belur

24 Oktober 2026, 09:09
Detik-detik Sulaiman Dikeroyok Sampai Dibacok Parang
Kriminal

Dituduh Curi Gas dan Helm, Pemuda di Bontang Malah Jadi Korban Pengeroyokan

15 September 2026, 13:40
Personel Damkar Bontang yang Serang Rekan Kerja Ditangkap Polisi, Terancam 7 Tahun Penjara
Bontang

Personel Damkar Bontang yang Serang Rekan Kerja Ditangkap Polisi, Terancam 7 Tahun Penjara

3 September 2026, 17:08
Cekcok Usai Pesta Miras, Pria di Bukit Kusnodo Bontang Bacok Temannya
Kriminal

Cekcok Usai Pesta Miras, Pria di Bukit Kusnodo Bontang Bacok Temannya

1 September 2026, 13:52
Pria di Bontang Aniaya Sepasang Kekasih, Bawa Sajam hingga Injak Kepala Korban
Kriminal

Pria di Bontang Aniaya Sepasang Kekasih, Bawa Sajam hingga Injak Kepala Korban

28 Agustus 2026, 13:37
Gara-gara Papan Karangan Bunga, Kakek 74 Tahun di Samarinda Dianiaya Cucunya
Kaltim

Gara-gara Papan Karangan Bunga, Kakek 74 Tahun di Samarinda Dianiaya Cucunya

22 Agustus 2026, 10:00

Terpopuler

  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Pastikan Isu Jasad Bayi Ditukar Bantal di Bontang Rekayasa, Perempuan Akui Tak Hamil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.