• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Jangka Panjang PDAM untuk Sumbang PAD

by BontangPost
12 November 2020, 10:04
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
Direktur PDAM Tirta Taman Suramin (kiri) dan Aguswati.

Direktur PDAM Tirta Taman Suramin (kiri) dan Aguswati.

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) dari PDAM Tirta Taman alias PDAM masih belum bisa terealisasi dalam waktu dekat. Mengingat salah satu komponen untuk meningkatkan pemasukan adalah menaikkan tarif.

Direktur PDAM Tirta Taman Suramin menuturkan, untuk menaikkan tarif harus melalui mekanisme yang panjang. Termasuk meminta persetujuan dewan pengawas. “Harus ada perda-nya,” katanya, saat ditemui di ruangannya, Rabu (11/11).

Dikatakan, saat ini tarif yang dikenakan masih di bawah harga produksi. Itu yang membuat PDAM sulit untuk menyumbang PAD. Mengingat pelanggan, khususnya rumah tangga, masih mendapat subsidi dari pemerintah.

Harga produksi sendiri, sebesar Rp 5.595 per kubik. Sedangkan harga jual Rp 4.911. Minus Rp 684. “Kalau mau nyumbang PAD harus naikkan tarif, tapi sampai saat ini kami masih belum memikirkan ke arah sana,” ungkapnya, didampingi ketua dewan pengawas Aguswati.

Baca Juga:  Ternyata Baru Segini Progres Proyek Pemasangan Pipa PDAM

Komponen produksi terbesar sendiri adalah listrik. Lalu bahan kimia. Dan perlengkapan lain, seperti alat tulis. Sementara, terkait keuntungan Rp 200 juta yang diperoleh Perumda, klaimnya, bukan hasil dari penjualan air. Namun bersumber dari pemasangan sambungan, juga efisiensi. “Makanya kami sebut keuntungan semu,” pungkasnya.

Sebelumnya, dalam rapat dengar pendapat bersama Perumda Tirta Taman, Selasa (10/11), Komisi II DPRD Bontang meminta PDAM Tirta Taman mulai berorientasi pada keuntungan (profit oriented). Namun tidak melepaskan ‘tugasnya’ sebagai perusahaan air pelayanan masyarakat.

Hal ini disampaikan Ketua Komisi II DPRD Bontang Rustam HS. Ketika rapat bersama PDAM Tirta Taman terkait proyeksi bisnis, Selasa (10/11) siang.
“Train PT Badak berkurang. DBH kita merosot. Proyeksi PAD tahun 2021 juga tidak begitu banyak. Maka kita harus genjot sumber PAD lain. Di antaranya melalui PDAM Tirta Taman ini,” urai Rustam.

Baca Juga:  Keluhan Distribusi Air Bersih, Pelanggan Diminta Melapor ke PDAM

Dijelaskan, bila kondisi ini memang cepat atau lambat akan dihadapi Bontang. Migas adalah sumber daya tak terterbarukan. Maka tugas Pemkot memikirkan cara agar pendapatan bisa dicetak dari sektor lain di luar migas. Misalnya dari mendorong perusahaan daerah mencetak laba, serius mengembangkan pariwisata. Atau memaksimalkan kantong-kantong parkir yang tersebar di Bontang.

“Kita ini harus siap-siap menuju Bontang era pascamigas. Makanya saya minta, PDAM Tirta Taman bisa tidak bantu Pemkot Bontang,” tanya Rustam. (*)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: pdam tirta taman
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Lahan Kuburan Tinggal 40 Persen, DPRD Usulkan Penambahan Lahan

Next Post

Komisi II Optimistis PDAM Tirta Taman bisa Sumbang PAD

Related Posts

Distribusi WTP Berebas Tengah Belum Lancar, Perumda Tirta Taman Ubah Skema
Bontang

Distribusi WTP Berebas Tengah Belum Lancar, Perumda Tirta Taman Ubah Skema

29 Mei 2022, 10:30
Sumur Buntu, Distribusi Air Terganggu Sepuluh Hari
Bontang

Sumur Buntu, Distribusi Air Terganggu Sepuluh Hari

9 Desember 2021, 14:00
Pelanggan Diberi Kelonggaran Bayar Air
Bontang

Pelanggan Diberi Kelonggaran Bayar Air

23 Juli 2021, 14:28
Cepat Ungkap Kasus Pembunuhan, BW Apresiasi Polres Bontang
Bontang

BW Dorong Pemkot Bontang Beri Subsidi Tagihan PDAM

8 Februari 2021, 15:03
PDAM Kejar Keuntungan, Tarif Air Bisa Naik
Bontang

PDAM Kejar Keuntungan, Tarif Air Bisa Naik

11 November 2020, 11:19
Besok Distribusi Air dari WTP Kanaan Disetop, Pelanggan Mulai Tampung Air
Bontang

Besok Distribusi Air dari WTP Kanaan Disetop, Pelanggan Mulai Tampung Air

19 Juni 2020, 17:30

Terpopuler

  • Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Parkiran Semrawut di Tanjung Laut Bontang, Warga Keluhkan Akses Tertutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 2.753 Warga Bontang Tak Lagi Ditanggung BPJS Gratis dari Pusat, Ini Solusi Pemkot

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dishub Bontang Siapkan Penataan Parkir Kafe di Tanjung Laut Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Residivis Bontang Berulah Lagi, Uang Curian Rp20 Juta Ludes untuk Judi Online

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.