• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Advertorial Society

Kekurangan Guru Kian Serius, Bontang Prediksi 100 Tenaga Pendidik Pensiun di 2025

by Redaksi Bontang Post
1 Desember 2025, 15:51
in Society
Reading Time: 2 mins read
0
Sepanjang 2025, jumlah guru di Bontang yang memasuki masa pensiun diperkirakan mencapai 70 hingga 100 orang. (ADIEL/KP)

Sepanjang 2025, jumlah guru di Bontang yang memasuki masa pensiun diperkirakan mencapai 70 hingga 100 orang. (ADIEL/KP)

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANGPOST.ID, Bontang – Krisis tenaga pendidik mulai membayangi sektor pendidikan di Kota Bontang. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) mencatat, sepanjang 2025 jumlah guru yang memasuki masa pensiun diperkirakan mencapai 70 hingga 100 orang. Lonjakan tersebut dinilai cukup serius karena berpotensi menimbulkan kekosongan pengajar, terutama di jenjang SD dan SMP.

Kepala Disdikbud Bontang Abdu Safa Muha, mengungkapkan kondisi tersebut saat menghadiri kegiatan pendidikan di Bontang, Minggu (30/11/2025). Ia menegaskan bahwa pensiun massal guru perlu diantisipasi segera agar tidak mengganggu proses pembelajaran di sekolah.

“Bayangkan, dalam satu tahun kita bisa kehilangan sampai 100 guru. Itu baru SD dan SMP. Tanpa langkah cepat, kualitas layanan pendidikan bisa terdampak langsung,” jelas Safa.

Baca Juga:  Relokasi SMPN 7 Tak Ubah Zonasi

Di sisi lain, kebutuhan tambahan guru tidak dapat dipenuhi karena daerah tidak lagi memiliki kewenangan untuk merekrut tenaga honorer baru. Kebijakan nasional yang memperketat sistem pengangkatan pegawai membuat sekolah semakin kesulitan mengisi kekosongan tenaga pendidik.

“Kami tidak diperbolehkan mengangkat honorer baru, sementara di lapangan sekolah sudah kekurangan guru. Jika tidak ada solusi, proses belajar bisa terganggu,” ujarnya.

Sebagai upaya mitigasi, Pemerintah Kota Bontang melalui Wali Kota telah melayangkan surat resmi kepada Kementerian Pendidikan. Surat tersebut berisi permohonan agar daerah diberikan toleransi atau kebijakan khusus untuk pemenuhan tenaga guru.

“Suratnya sudah dikirim dan ditandatangani langsung oleh Ibu Wali Kota. Harapannya ada kebijakan khusus karena kondisi tiap daerah berbeda,” kata Safa.

Baca Juga:  Calon Siswa SD dan SMP Berebut 2.323 Sisa Kuota

Meski demikian, ia memahami bahwa kebijakan pengangkatan guru berada sepenuhnya di level nasional. Prosesnya pun tidak bisa berlangsung cepat. Safa menilai, apabila pembukaan CPNS baru dilakukan setelah gelombang pensiun, sekolah berpotensi menghadapi kekosongan guru dalam waktu cukup lama.

“Kalau guru pensiun di 2025, tapi CPNS baru dibuka 2026, tentu ada jeda waktu yang membuat sekolah kelimpungan,” ungkapnya.

Saat ini jumlah guru di Bontang diperkirakan berada di kisaran 4.000–5.000 orang, mencakup guru negeri dan swasta. Namun berkurangnya tenaga pendidik hampir setiap bulan membuat kebutuhan riil di lapangan semakin mendesak.

“Kalau tidak segera ada rekrutmen, defisit guru akan makin besar,” tegas Safa.

Baca Juga:  Belum Bisa Tatap Muka, Dewan Usul Pembelajaran Lewat TV Lokal

Ia berharap pemerintah pusat segera memberikan kepastian agar daerah dapat mengantisipasi lebih awal. “Guru adalah ujung tombak pendidikan. Jika guru kurang, kualitas pendidikan yang akan dikorbankan. Ini yang harus kita jaga bersama,” pungkasnya. (ak)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: disdikbud bontang
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Rekrutmen Guru Baru di Bontang Masih Menunggu Kejelasan dari Pemerintah Pusat

Next Post

Neni Tegaskan Penindakan Hukum untuk Hentikan Penambangan Ilegal di Kanaan

Related Posts

Antusias Sambut MBG, SMA 1 Bontang Minta Pedagang Kantin Tetap Dilibatkan
Society

Antusias Sambut MBG, SMA 1 Bontang Minta Pedagang Kantin Tetap Dilibatkan

9 Desember 2025, 11:27
SMPN 9 Bontang Mantapkan Budaya Peduli Lingkungan, Raih Adiwiyata Tingkat Provinsi
Society

SMPN 9 Bontang Mantapkan Budaya Peduli Lingkungan, Raih Adiwiyata Tingkat Provinsi

7 Desember 2025, 19:22
Konsisten Jaga Lingkungan, SDN 016 Tihi-Tihi Naik Peringkat Raih Adiwiyata Provinsi
Society

Konsisten Jaga Lingkungan, SDN 016 Tihi-Tihi Naik Peringkat Raih Adiwiyata Provinsi

7 Desember 2025, 17:41
SDN Bontang Utara 008 Raih Juara II Turnamen Tut Wuri Handayani 2025
Society

SDN Bontang Utara 008 Raih Juara II Turnamen Tut Wuri Handayani 2025

7 Desember 2025, 14:00
Wawali Bontang Tinjau Langsung Trotoar MT Haryono, Siswa dan Orang Tua Apresiasi
Society

Wawali Bontang Tinjau Langsung Trotoar MT Haryono, Siswa dan Orang Tua Apresiasi

5 Desember 2025, 08:00
Pemkot Bontang Serahkan Penghargaan Adiwiyata, Disdikbud Komit Terus Gaungkan Program ke Seluruh Sekolah
Society

Pemkot Bontang Serahkan Penghargaan Adiwiyata, Disdikbud Komit Terus Gaungkan Program ke Seluruh Sekolah

3 Desember 2025, 19:09

Terpopuler

  • Modus Bujuk Rayu hingga Pemaksaan, Residivis Pelecehan Anak di Bontang Utara Akui Ada 4 Korban

    Modus Bujuk Rayu hingga Pemaksaan, Residivis Pelecehan Anak di Bontang Utara Akui Ada 4 Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Residivis Kekerasan Seksual Anak di Bontang Kembali Berulah, 4 Orang Diduga Jadi Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Ringkus Perempuan di Jalan Parikesit Bontang, Sabu Disembunyikan dalam Dompet

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Satpolairud Polres Bontang Bongkar Jaringan Sabu di Tanjung Laut Indah, Tiga Orang Diringkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sekolah Swasta Bontang Tolak Penambahan Kelas di SMA 1 dan 2, Guru Terancam Menganggur

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.