• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Khawatir Kembali Gagal Tender, Dewan Minta Dinas PUPRK Segera Lelang Penurapan Sungai

by Redaksi Bontang Post
11 Juni 2022, 12:52
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
Lelang penurapan sungai diulang, karena beberapa kendala

Lelang penurapan sungai diulang, karena beberapa kendala

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Proyek Penurapan Sungai Bontang hingga saat ini belum dibuka lelang tender di Layanan Pengadaan Secara Elektronik. Saat ini masih pengawasan teknis yang baru diumumkan. Menanggapi itu, Ketua DPRD Andi Faizal Sofyan Hasdam meminta kepada OPD terkait untuk memulai tahapan lelangnya. Ia khawatir jika tertunda terus maka berpotensi gagal kembali seperti tahun lalu.

“Harus belajar dari tahun lalu. Jangan sampai terulang lagi bahwa ada anggaran dari provinsi tapi malah tidak terserap dengan maksimal,” kata Andi Faiz.

Apalagi ini sudah memasuki bulan Juni. Jika hitungan seluruh proses lelang dilalui maka menyedot waktu satu bulan. Artinya pengerjaan hanya maksimal berdurasi lima bulan. Diketahui Penurapan ini merupakan smbungan dari pekerjaan sebelumnya. Lokasi tepatnya di jembatan Jalan Brokoli hingga samping Kantor PMI Bontang.

Panjang turap yang dibangun mencapai 300 meter. Sebelah kanan dan kiri badan sungai. Dengan ketebalan di ujung atas mencapai setengah meter. Ke depan infrastruktur ini juga dilengkapi jalur inspeksi dengan lebar rata-rata empat meter. Menyesuaikan dengan kondisi lahan di lingkungan tersebut. Pagi anggaran yang dikucurkan sebesar Rp 18 miliar. Dari Bankeu Pemprov Kaltim.

Baca Juga:  Pengawasan Kinerja Kontraktor Penurapan Sungai Bontang Dipertanyakan

“Entah mekanisme pengerjaannya seperti apa tetapi proyek ini harus terealisasi tahun ini,” ucap politisi Golkar ini.

Senada Ketua Komisi III DPRD Amir Tosina juga menyayangkan lambatnya proses pembukaan lelang terkait pekerjaan ini. Apalagi ini selaras dengan program utama Pemkot dalam mengurai masalah banjir di Kota Taman.

“Tahun lalu gagal pada saat itu tender dimulai di bulan Juni. Sekarang sama saya khawatir ini seperti de Javu,” tutur Amir.

OPD terkait dalam hal ini Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota (PUPRK) harusnya mengantisipasi kegagalan sebelumnya. Sebab jika tidak terserap maksimal dampaknya ialah masyarakat. Utamanya mereka yang sering menjadi korban luapan air sungai.

“Kasihan warga kalau banjir belum bisa teratasi,” sebut politisi Gerindra ini.

Baca Juga:  Rp51 Miliar Disiapkan untuk Penurapan Tiga Titik Sungai di Bontang

Selain itu, dampak dari tidak terserapnya maksimal bankeu tentu akan berpengaruh terhadap besaran di tahun berikutnya. Tidak menutup kemungkinan porsi untuk Bontang kembali menyusut.

“Ini yang harus dijaga sampai terus berkurang,” terangnya.

Sebelumnya diberitakan, Kepala Dinas PUPRK Usman mengatakan menurutnya proses lambatnya pembukaan tender akibat harus menunggu penetapan anggaran dari pemprov. Selain itu dokumen pengerjaan yang diajukan Dinas PUPRK juga mengalami peninjauan ulang. Sebab harus menyesuaikan harga perkiraan sendiri (HPS). Sesuai dengan arahan inspektorat. Tertuang dalam Permen PUPR 1/2022. Di mana harus melakukan survei harga terlebih dahulu. Disinggung mengenai mepetnya durasi pengerjaan, Dinas PUPRK optimistis terkejar.

“Dengan catatan kontraktor nantinya mungkin harus lembur,” ucapnya.

Tak hanya itu, ia juga mengharapkan agar pemenang tender memiliki modal yang kuat. Sehingga tidak terjadi masalah dalam pengadaan material. Sebab jika pembayaran tidak terjadi masalah maka suplai material bakal lancar. Kontraktor juga harus berkomunikasi yang baik dengan dua penyedia material di Kota Taman. Ia menjelaskan proyek ini sangat penting. Sebab mampu menahan luapan sungai ketika debit air tinggi dari hulu. Supaya tidak masuk ke permukiman warga sekitar bantaran sungai.

Baca Juga:  Durasi Terbatas, Waktu Pengerjaan Turap Sungai Dinilai Dipaksakan

“Saya berharap pengerjaan ini harus terealisasi tahun ini. Masyarakat sudah sangat membutuhkan untuk menangani beberapa spot luapan sungai,” terangnya.

Sebelumnya, penurapan ini mendapat kucuran tahun lalu sebesar Rp 22,9 miliar. Kala itu proses lelang menyedot waktu selama tiga bulan. Dinas PUPRK tidak berani mengambil risiko. Sebab durasi pengerjaan telah terkuras untuk proses tender. Awalnya perusahaan pemenang yang diumumkan ialah PT Karya Teknikindo Utama tetapi disanggah oleh perusahaan lainnya.

Perusahaan tersebut lantas mengajukan sanggah banding dan diterima oleh Dinas PUPRK. Kemudian Pokja mengumumkan pemenang ialah PT Kanza Sejahtera dari Makassar. Namun akhirnya proses tender ini dibatalkan. Sejatinya usulan ini diajukan di perubahan anggaran. Tetapi pemprov tidak mengucurkan bantuan pada medio tersebut. (ak)

Tags: penurapan sungai
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Viral Pria Nikahi Kambing, Ini Kata Kemenag

Next Post

Mengenal Sosok Suaji, Warga Bontang Penerima Kalpataru

Related Posts

Penurapan Sungai di Bontang Capai 50,45 Persen
Bontang

Penurapan Sungai di Bontang Capai 50,45 Persen

10 Maret 2025, 16:00
Rp51 Miliar Disiapkan untuk Penurapan Tiga Titik Sungai di Bontang
Bontang

Rp51 Miliar Disiapkan untuk Penurapan Tiga Titik Sungai di Bontang

8 Februari 2024, 09:00
Potensi Longsor, Warga RT 34 Api-Api Minta Sungai Diturap
Bontang

Potensi Longsor, Warga RT 34 Api-Api Minta Sungai Diturap

31 Maret 2023, 14:00
Penurapan Sungai Sepanjang 580 Meter di Dua Kelurahan Butuh Rp 28,2 Miliar
Bontang

Penurapan Sungai Sepanjang 580 Meter di Dua Kelurahan Butuh Rp 28,2 Miliar

2 Februari 2023, 12:00
Dapat Rp 7,5 Miliar, Garap Penurapan Sungai dari Jembatan Imam Bonjol
Bontang

Sempat Batal, Lelang Penurapan Sungai Api-Api Diulang

17 Juni 2022, 11:00
Dapat Bankeu Rp 18 Miliar, Penurapan Sungai Bontang Dilanjutkan
Bontang

Dapat Kucuran Rp 18 Miliar, Penurapan Sungai di Bontang Dikejar Waktu

9 Juni 2022, 12:00

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sudah Puluhan Tahun Berdiri, Perusahaan Daerah Bontang Belum Bisa Kelola Solar Nelayan Sendiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.