• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Feature

Kisah Inspiratif Warga Bontang: Bahtiar (252); Tampung Murid Kurang Mampu, Tidak Masalah jika Tak Mampu Bayar 

by BontangPost
14 Mei 2017, 12:55
in Feature
Reading Time: 2 mins read
0
Share on FacebookShare on Twitter

 

Sebagai generasi penerus dari perintis terdahulu, Bahtiar masih tetap berpegag teguh dalam melanjutkan tujuan awal terbentuknya Yayasan Pendidikan Pembinaan Islam (YPPI) Bontang, yakni memberikan kesempatan pendidikan kepada semua kalangan tanpa terkecuali.

Bambang, Bontang

Terlibatnya Bahtiar dalam merintis sekolah YPPI Bontang mempunyai banyak kisah baik suka maupun duka. Berdiri sejak 1979 silam, YPPI Bontang kala itu masih sangat sederhana. Bahkan sebelum memiliki gedung sendiri, Bahtiar menyebut, YPPI sempat menumpang di salah satu gedung SD.

“Sempat juga ketika akan membangun gedung di daerah Berbas, ternyata tanahnya bermasalah. Namun karena komitmen yayasan kala itu yang berharap bisa memiliki gedung sendiri sehingga mempermudah mengurus akreditasi, akhirnya semuanya YPPI memiliki gedung sendiri. Kebetulan dalam pembangunan sedikit lebih ringan karena ada salah seorang yang mewakafkan tanahnya,” ujarnya.

Baca Juga:  Kondisi Ekonomi Lumpuh, Jadi Ojek Online untuk Bertahan Hidup

Kata Bahtiar, para pendiri saat ini yang masih hidup seperti H. Abdul Malik Habibon, dan H. Muslim Arsyad. Awal terbentuknya sendiri, dimulai dari Taman Kanak-kanak (TK), dilanjutkan dengan SMP, dan terakhir adalah SD YPPI.

Sejak terbentuknya lembaga pendidikan tersebut, pengurus yayasan selalu menekankan jika salah satu tujuan dibentuknya YPPI ini adalah sebagai sarana pendidikan bagi anak-anak yang orang tuanya kurang mampu.

Karena tujuan itulah, akhirnya Bahtiar hingga kini masih terus melanjutkan prinsip tersebut. Salah satu implementasinya di sekolah yakni, tak pernah memaksakan siswanya yang tak mampu membayar sekolah.

“Bahkan anaknya juga tidak kami usir pulang. Kami justru suruh yang bersangkutan untuk tetap fokus belajar di kelas,” sebutnya.

Termasuk diantaranya, Bahtiar juga menampung Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) yang saat itu banyak ditolak masuk ke sekolah negeri.  Namun prinsip yang dipegang teguh, semua warga Indonesia berhak untuk mendapatkan pendidikan. Sehingga seharusnya, tidak boleh ada yang namanya diskriminalisasi kepada peserta didik.

Baca Juga:  Sosialisasikan KB lewat Lagu dan Demo Memasak

Selain menjadi guru di YPPI, beberapa amanah pun juga pernah Bahtiar jalani. Diantaranya, menjadi Wakil Kepala SMP YPPI tahun 1990 lalu, Ketua Harian Baru Yayasan YPPI sejak 2016 ekmarin, serta Kepala Sekolah SD YPPI dari 2002 hingga saat ini.

Bahkan berkat salah satu sumbangsih pemikirannya kala itu, YPPI kala itu berinisiatif mencoba melebarkan sayap dengan membuka kelas tambahan di wilayah Malahing, Kelurahan Tanjung Laut Indah. Visi dia, meskipun tinggal jauh dari pusat kota, namun semua anak disana harus memiliki ilmu dan tidak buta huruf.

“Yang kami harapkan, kedepan bantuan-bantuan untuk pembangunan fisik di YPPI bisa lebih diperhatikan lagi. Terutama gedung SD YPPI yang sudah lama tidak direhab,” pungkasnya. (bersambung)

Baca Juga:  Kisah Inspiratif Warga Bontang: Dwi Siswarini (247 ): Berikan Edukasi Penyakit Kanker dan HIV AIDS,  Tanpa Imbalan

Tentang Bahtiar

Nama                                       : Bahtiar S.Sos
TTL                                         : Mamuju, 21 Desember 1962
Alamat                                     : Jalan Sultan Syahrir RT 28 nomor 24 Kelurahan Tanjung Laut, Bontang Selatan
Orang tua                                 : Muh Abdu Usman –  Siti Aisyah
Istri                                          : Nur Alam S. Sos, S.Pd
Anak                                        : Jihad Fadilah Al Khumairoh, Alif Sahi Al Falah, Khodijah Sari Khoirunnisa, Talita Sofiadin

Riwayat organisasi                    :

  • Ketua Dewan Masjid Kota Bontang
  • Sekertaris LPM Kota Bontang
  • Ketua Bidang Organisasi LPM Kaltim
  • Ketua Bidang Administrasi Masjid Agung Al Hijrah Bontang

Aktivitas                                   :

  • Ketua Harian Yayasan YPPI Bontang
  • Kepala Sekolah SD YPPI Bontang
Tags: kisah inspiratifwarga bontang
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Gara-gara Lahan Parkir, Dua Bersaudara Diamankan

Next Post

Jadwal Imsakiah Telah Dirilis, Dapat Diambil di Kantor Kemenag Bontang

Related Posts

Pengeluaran Warga Bontang Tertinggi di Kaltim, Capai Rp2,6 Juta Per Bulan
Bontang

Pengeluaran Warga Bontang Tertinggi di Kaltim, Capai Rp2,6 Juta Per Bulan

31 Maret 2026, 08:00
Kisah Hainun dan Gaharu “Ajaib” dari Bontang; Dulu Hanya Ilalang, Kini Jadi Produk Ekspor
Feature

Kisah Hainun dan Gaharu “Ajaib” dari Bontang; Dulu Hanya Ilalang, Kini Jadi Produk Ekspor

13 Juli 2025, 12:07
6.892 Orang Pilih Hengkang dari Bontang
Bontang

6.892 Orang Pilih Hengkang dari Bontang

31 Januari 2023, 16:08
Kisah Inspiratif Kakek Penjual Sapu Lidi: Selama Kuat, Bekerjalah
Ragam

Kisah Inspiratif Kakek Penjual Sapu Lidi: Selama Kuat, Bekerjalah

18 Desember 2020, 09:19
Di Palu, Kebaikan Menular dari Secangkir Kopi Gratis
Feature

Di Palu, Kebaikan Menular dari Secangkir Kopi Gratis

11 Januari 2019, 15:40
Kondisi Ekonomi Lumpuh, Jadi Ojek Online untuk Bertahan Hidup
Feature

Kondisi Ekonomi Lumpuh, Jadi Ojek Online untuk Bertahan Hidup

4 Desember 2018, 17:00

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sudah Puluhan Tahun Berdiri, Perusahaan Daerah Bontang Belum Bisa Kelola Solar Nelayan Sendiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.