• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Feature

Kisah Inspiratif Warga Bontang: Fendi Susilo A.Md (242); Berjuang Ubah Mindset Masyarakat, Tekankan Pentingnya Pengarsipan

by BontangPost
4 Mei 2017, 12:55
in Feature
Reading Time: 2 mins read
0
Fendi Susilo A.Md

Fendi Susilo A.Md

Share on FacebookShare on Twitter

 

“Ubah mindset seseorang dahulu, baru mengubah teknis pengarsipan”

Yusva Alam, Bontang

Sebaris kalimat di atas merupakan prinsip yang ditanamkan oleh seorang Fendi Susilo, Arsiparis Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Bontang. Prinsip tersebut menjadi dasar pijakannya untuk mengembangkan dunia kearsipan khususnya di Bontang. Karena menurutnya, kearsipan di Bontang masih jauh dari yang diharapkan.

Pria asal Sleman, Yogyakarta ini menegaskan, arsip merupakan sesuatu yang amat penting. Namun di tengah masyarakat, kegiatan pengarsipan masih dipandang sebelah mata. Masyarakat tidak terlalu mempedulikan bagaimana cara pengarsipan yang baik serta teknik-teknik lainnya.

Menurutnya, yang perlu ditanamkan kepada masyarakat adalah ‘Kita yang membutuhkan arsip, bukan arsip yang membutuhkan kita.’

Baca Juga:  Bertekad Jadi Guru sejak Muda, Temukan Kebahagiaan di TK

“Kalau yang butuh kita, maka arsip harus diperhatikan,” ujarnya.

Ia mencontohkan, untuk skala individu saja pengarsipan juga masih diremehkan. Seperti bagaimana menyimpan dokumen-dokumen penting ijazah, Kartu Keluarga, surat-surat penting, dan lain sebagainya. Kalau ada salahsatu yang hilang, tentunya kita akan sangat kesulitan untuk mengurus ulang kembali.

“Itu baru dari skala individu, bagaimana dengan lingkup perusahaan atau pemerintah,” imbuhnya.

Padahal masyarakat juga sangat memerlukan cara pengarsipan yang baik. Karena dokumen-dokumen sejarah suatu daerah itu harus tersimpan rapi. Untuk membuktikkan fakta-fakta sejarah dibutuhkan data-data dan dokumen tertulis, tidak bisa hanya berupa lisan. Sehingga fakta-fakta sejarah daerah tersebut akan jelas tidak simpang siur, karena pendapat yang berbeda-beda dari masyarakat.

Baca Juga:  Dulu Dikenal Sebagai Guru, Kini Dipercaya Jadi Wagub Kaltim 

Itu karenanya, Ia merumuskan prinsip untuk mengubah mindset masyarakat terlebih dahulu. Kalau teknis pengarsipannya yang diajarkan lebih dahulu, walaupun sudah tersusun rapi namun tak akan bisa berlangsung lama. Karena pola kebiasaan masyarakat untuk mengarsipkan dokumen masih belum berubah.

“Kalau mindset masyarakat yang dirubah terlebih dahulu, maka teknis pengarsipan itu hanya tinggal mengikuti saja. Akan mudah mengajarkannya,” beber Fendi.

Itu karenanya, saat ini ia rajin menulis di media. Cara ini tak lain dan tak bukan sebagai upayanya untuk mengedukasi masyarakat akan pentingnya pengarsipan. Ia berharap dengan tulisan-tulisan yang dimunculkannya, akan semakin memahamkan masyarakat betapa pentingnya pengarsipan.

Diceritakannya, saat ini saja di DPK hanya ada dua orang arsiparis termasuk dirinya. Sebagai pengarsip dengan lingkup yang cukup luas, yaitu pemerintahan dan dinas terkait, serta masyarakat untuk dokumen-dokumen sejarah. Jumlah arsiparis tersebut dirasa masih sangat minim. Untuk mengembangkan kearsipan ini dibutuhkan tambahan  SDM dan anggaran yang memadai.

Baca Juga:  ARSIP BISA JUGA MENJADI YATIM PIATU

“Sekali lagi saya sangat berharap, mindset masyarakat tentang pengarsipan ini bisa berubah. Sehingga pengarsipan tak lagi dipandang sebelah mata,” pungkasnya. (Bersambung)

TENTANG FENDI

Nama: Fendi Susilo A.Md

TTL: Sleman, 8 September 1982

Pendidikan: D3 Kearsipan Universitas Gajah Mada (UGM)

Profesi: Arsiparis Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK)

Prestasi: Arsiparis Teladan 2015 tingkat Provinsi Kaltim

Print Friendly, PDF & Email
Tags: kisah inspiratifwarga bontang
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Warga Juga Keluhkan Kenaikan Tarif PDAM

Next Post

Gowes Nusantara, Target Diikuti 1.000 Peserta

Related Posts

Pengeluaran Warga Bontang Tertinggi di Kaltim, Capai Rp2,6 Juta Per Bulan
Bontang

Pengeluaran Warga Bontang Tertinggi di Kaltim, Capai Rp2,6 Juta Per Bulan

31 Maret 2026, 08:00
Kisah Hainun dan Gaharu “Ajaib” dari Bontang; Dulu Hanya Ilalang, Kini Jadi Produk Ekspor
Feature

Kisah Hainun dan Gaharu “Ajaib” dari Bontang; Dulu Hanya Ilalang, Kini Jadi Produk Ekspor

13 Juli 2025, 12:07
6.892 Orang Pilih Hengkang dari Bontang
Bontang

6.892 Orang Pilih Hengkang dari Bontang

31 Januari 2023, 16:08
Kisah Inspiratif Kakek Penjual Sapu Lidi: Selama Kuat, Bekerjalah
Ragam

Kisah Inspiratif Kakek Penjual Sapu Lidi: Selama Kuat, Bekerjalah

18 Desember 2020, 09:19
Di Palu, Kebaikan Menular dari Secangkir Kopi Gratis
Feature

Di Palu, Kebaikan Menular dari Secangkir Kopi Gratis

11 Januari 2019, 15:40
Kondisi Ekonomi Lumpuh, Jadi Ojek Online untuk Bertahan Hidup
Feature

Kondisi Ekonomi Lumpuh, Jadi Ojek Online untuk Bertahan Hidup

4 Desember 2018, 17:00

Terpopuler

  • Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Parkiran Semrawut di Tanjung Laut Bontang, Warga Keluhkan Akses Tertutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 1.700 Personel Kawal Demo 21 April di Samarinda, Kantor Gubernur dan DPRD Jadi Sasaran Aksi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Residivis Bontang Berulah Lagi, Uang Curian Rp20 Juta Ludes untuk Judi Online

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kartu Bontang Pintar Tetap Prioritas, Pemkot Sesuaikan Nominal Bantuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.