Kehidupan organisasi sudah mendarah daging dalam diri Saini. Aktif di kegiatan kepemudaan, kini membuatnya terpilih memimpin Pemuda Muhammadiyah Bontang periode 2017-2021.
Muhammad Zulfikar Akbar, Bontang
SEJAK melanjutkan pendidikan di MTs Muhammadiyah Enrekang, Saini mulai terlibat dan aktif dalam kegiatan Muhammadiyah. Hal tersebut ternyata membawanya turut aktif di Pemuda Muhammadiyah Bontang dalam tiga periode terakhir. Bahkan, pria kelahiran Loka, Pinrang, 5 November 1980 ini rencananya akan dilantik sebagai Ketua Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Bontang periode 2017-2021, usai lebaran. “Terpilih dari hasil musyarawah teman-teman,” ujarnya, Kamis (1/6).
Sebagai ketua Pemuda Muhammadiyah terpilih, Saini bertekad ingin melakukan pembenahan pada kader-kadernya. Menurutnya, hampir di seluruh Indonesia mengalami krisis kader kepemudaan. Padahal, peran pemuda sangat penting dalam memajukan suatu daerah dan bangsa Indonesia. “Saat dilantik nanti, hal ini akan jadi perhatian utama,” kata suami dari Erni ini.
Aktif di Pemuda Muhammadiyah, juga tidak menghalangi Saini untuk aktif di berbagai organisasi lain. Salah satunya Badan Koordinasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Bontang. Di organisasi tersebut, Saini justru menduduki posisi Direktur Daerah Lembaga Pembinaan dan Pengembangan TK Alquran (LPPTKA) BKPRMI Bontang. “Di LPPTKA ini membina 165 unit TKA/TPA/TQA se Bontang,” ungkap Saini.
Sebagai direktur, dirinya pun secara rutin mengunjungi unit-unit TKA/TPA yang dibinanya tiap sekali seminggu. Tak jarang, Saini terjun langsung saat memantau unit binaannya yang berada di pesisir Bontang, seperti Pulau Melahing, Selangan, atau Tihi-Tihi. “Pembinaan yang dimaksud itu bisa berupa pembenahan bacaan dari para ustaz dan ustazah. Hafalan surat pendek, ayat pilihan, dan lain-lain juga kami perhatikan,” jelasnya.
Selain itu, pihaknya juga berperan penting dalam membawa tim Festival Anak Saleh Indonesia (FASI) Bontang bertanding hingga ke level nasional. Rencananya, tim FASI Bontang yang sudah tujuh kali juara tingkat provinsi ini akan berlaga di tingkat nasional di Banjarmasin, September mendatang.
Saini pun bertekad untuk bisa kembali membawa pulang juara, seperti tiga tahun lalu saat Bontang meraih juara kedua Nasyid TKA dan juara pertama praktik salat putri. “Kami sudah siapkan tim untuk mempersiapkan hal itu, kami juga mohon doa dari masyarakat Bontang,” harap Saini.
Kepedulian Saini dalam bidang pendidikan islam tidak hanya ditunjukkan sebagai direktur di LPPTKA BKPRMI. Sejak menginjakkan kaki pertama kali di Kota Taman pada 2007, Saini pun aktif pula menjadi guru di SMP Islam Nurul Iman Loktuan.
Bahkan di 2016, dirinya dipercaya menjadi kepala sekolah yang membawahi 175 siswa ini. “Waktu jadi guru sempat mengajar juga di SMP Fathul Ulum di Teluk Pandan pada 2010. Jadi seminggu dibagi, empat hari di Bontang, dua hari di Teluk Pandan,” katanya.
Sibuk di organisasi Pemuda Muhammadiyah, BKPRMI, dan sebagai kepala sekolah ternyata tidak saling berbenturan satu sama lain. Justru, Saini makin semangat untuk mengabdikan tenaga dan pikirannya di organisasi yang dia ikuti dan dipimpinnya. “Saya sekarang punya tiga kantor. Kantor pertama di sekolah, kantor kedua di BKPRMI, kantor ketiga di gedung dakwah Muhammadiyah, he he,” candanya. (bersambung)
Tentang Saini
Nama: Saini, S.Pd.I
TTL: Loka, Pinrang, 5 November 1980
Alamat: Jalan Tari Dewa-Dewa RT 22 Sidrap Kelurahan Guntung
Istri: Erni, S.Pd.I
Riwayat Pendidikan:
– SDN 151 Pinrang
– MTs Muhamadiyah Enrekang
– MAN 1 Makassar
– S1 UIN Alauddin Makassar
Riwayat Organisasi:
– Pemuda Muhammadiyah Bontang
– BKPRMI Bontang
– Badan Koordinasi Dakwah Islam Bontang (BKDIB)
Pekerjaan: Guru dan Kepala SMP Islam Nurul Iman Loktuan







