• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Mahasiswi Kaltim dari Tiongkok Jalani Karantina di Natuna

by M Zulfikar Akbar
6 Februari 2020, 14:12
in Kaltim
Reading Time: 2 mins read
0
Sejumlah Warga Negara Indonesia (WNI), termasuk mahasiswa Balikpapan Marina Febriana Chariah,19, yang dipulangkan dari Wuhan, Hubei, China beraktivitas di depan Hanggar Pangkalan Udara Raden Sadjad, Ranai, Natuna, Kepulauan Riau. Mereka menjalani karantina selama 2 pekan sebelum kembali ke rumahnya. (HARITSAH ALMUDATSIR/JAWA POS)

Sejumlah Warga Negara Indonesia (WNI), termasuk mahasiswa Balikpapan Marina Febriana Chariah,19, yang dipulangkan dari Wuhan, Hubei, China beraktivitas di depan Hanggar Pangkalan Udara Raden Sadjad, Ranai, Natuna, Kepulauan Riau. Mereka menjalani karantina selama 2 pekan sebelum kembali ke rumahnya. (HARITSAH ALMUDATSIR/JAWA POS)

Share on FacebookShare on Twitter

Kondisi Marina Febriana Chariah,19, masih terus dipantau Pemkot Balikpapan. Warga Kota Minyak yang menempuh pendidikan kedokteran Hubei Minzu University, Kota Enshizhou, Hubei, itu satu di antara 238 warga negara Indonesia (WNI) yang dipulangkan dari Tiongkok, Senin (3/2/2020) lalu. Dan kini masih menjalani karantina di Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau.

Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi mengatakan, pihaknya terus memantau perkembangan anak dari pasangan Umar Baki dan Rina Karmila itu. Sembari melakukan koordinasi dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) maupun Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) untuk menentukan langkah selanjutnya terhadap alumnus SMP 1 Balikpapan itu.

“Nanti kami lihat prosedurnya bagaimana. Akan tanya dulu ke Kemenkes. Kalau misalnya ada di Natuna, sudah 14 hari apakah dijemput atau bagaimana,” ucapnya seperti dikutip Kaltim Post (induk Bontangpost.id), Kamis (6/2/2020).

Baca Juga:  Siswa SMA dan SMK se-Kaltim Diminta Belajar di Rumah Mulai Hari Ini

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Balikpapan dr Andi Sri Juliarty menambahkan, informasi terakhir yang diterima dari orangtuanya, menyatakan Marina dalam kondisi sehat. Pihaknya terus melakukan koordinasi dan masih menunggu perkembangan dari Kemenkes terhadap WNI yang menjalani karantina di Natuna. Pasalnya, masa inkubasi virus korona adalah 14 hari.

“Jika memang ada satu warga kita di sana dan dipulangkan setelah masa inkubasi berarti kondisinya sehat. Tidak ada perlakukan khusus, karena kalau dipulangkan sudah pasti diyakini sehat dan kami enggak bisa mengisolasinya lagi,” terang perempuan berkacamata itu.

Dijadwalkan hari ini, pihaknya akan melaksanakan rapat koordinasi penanganan virus korona di Diskes Kaltim. Sejumlah konsultasi masyarakat yang diterima pada posko pengaduan bakal menjadi bahan untuk dibahas dalam rakor tersebut.

Baca Juga:  Jatuh di Kamar Mandi, Pasien Positif Korona di Balikpapan Meninggal Dunia

Seperti banyaknya pertanyaan warga yang baru pulang dari luar negeri yang ingin mendapatkan vaksin dan obat khusus untuk mencegah penyebaran virus korona. Karena tidak ada vaksin dan obat khusus untuk virus tersebut.

“Vaksinnya memang belum ada. Kalau ada indikasi pilek dan batuk, ya kami berikan obat untuk itu,” ucap Sri.

Selain itu, banyak warga Balikpapan yang menanyakan perihal surat keterangan kesehatan bebas virus korona. Karena beberapa kedutaan di luar negeri, meminta persyaratan tersebut sebelum menerima WNI asal Balikpapan.

“Itu juga tidak ada. Karena surat kesehatan bebas dari virus korona diterbitkan laboratorium Pusat Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Puslibangkes),” jelas dia. Diketahui, jarak Kota Enshizhou ke Wuhan memerlukan waktu sekitar 7 jam.(kpg/jpc)

Baca Juga:  BREAKING NEWS!! Pasien Positif Covid-19 di Bontang Bertambah Lagi
Source: Jawa Pos
Tags: coronavirusmahasiswa kaltimvirus korona
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Pantau Virus Korona, RSUD Tenggarong Rawat WNA Malaysia di Ruang Isolasi

Next Post

TKA Baru Tiba, Diskes Bontang Tambah Masa Inkubasi

Related Posts

20 Mahasiwa Kaltim Terjebak Krisis Sudan
Internasional

20 Mahasiwa Kaltim Terjebak Krisis Sudan

24 November 2021, 13:30
Dinkes Bontang Bantah Dua Rumah Sakit Tutup, Masa Isolasi Diperpanjang
Bontang

Hasil Rapid Test, 55 Pegawai RSIB Negatif Corona

26 April 2020, 19:36
RSUD Tetap Layani Pasien Gawat Darurat, Buka IGD Sementara
Bontang

Breaking News!!! Satu Pasien Lagi Positif Covid-19

25 April 2020, 17:57
PDP Meninggal Pasca Dirujuk dari RSIB, Ini Penjelasan Manajemen
Bontang

Ini Kronologi Meninggalnya PDP Usia 8 Tahun di Bontang

24 April 2020, 20:25
PDP Meninggal Pasca Dirujuk dari RSIB, Ini Penjelasan Manajemen
Bontang

PDP Meninggal Pasca Dirujuk dari RSIB, Ini Penjelasan Manajemen

24 April 2020, 19:30
Cemas Terhadap Covid-19, Polda Kaltim dan Pemkot Bontang Buka Layanan Konseling
Bontang

Cemas Terhadap Covid-19, Polda Kaltim dan Pemkot Bontang Buka Layanan Konseling

24 April 2020, 08:00

Terpopuler

  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Pastikan Isu Jasad Bayi Ditukar Bantal di Bontang Rekayasa, Perempuan Akui Tak Hamil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rekam Medis Tak Catat Persalinan, Polisi Dalami Kabar Jasad Bayi di Bontang Ditukar Bantal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.