• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Mantan Direktur PT BPR Bontang Sejahtera Dituntut Enam Tahun Penjara

by Redaksi Bontang Post
15 Januari 2022, 09:33
in Bontang
Reading Time: 5 mins read
0
Majelis Hakim Pengadilan Negeri Bontang menggelar persidangan dengan agenda pembacaan tuntutan oleh jaksa penuntut umum dalam perkara dugaan penyaluran kredit fiktif di PT BPR Bontang Sejahtera.

Majelis Hakim Pengadilan Negeri Bontang menggelar persidangan dengan agenda pembacaan tuntutan oleh jaksa penuntut umum dalam perkara dugaan penyaluran kredit fiktif di PT BPR Bontang Sejahtera.

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Persidangan kasus dugaan penyaluran kredit fiktif di PT BPR Bontang Sejahtera (anak Perumda AUJ), mendekati babak akhir. Jaksa Penuntut Umum (JPU) Ardiansyah telah membacakan tuntutan terhadap kedua terdakwa yakni Yudi Lesmana selaku mantan direktur dan Yunita Fedhi Astri yang dulu menjabat direktur operasional perbankan tersebut.

Menurutnya kedua terdakwa dituntut bersalah dalam perkara ini. Melanggar UU Perbankan pasal 49 ayat 1 huruf A. Karena telah membuat pencatatan palsu dalam proses laporan. Maupun dalam dokumen atau laporan kegiatan usaha, laporan transaksi, atau rekening suatu bank.

“Jadi ada dua berkas dalam kasus ini. Yang mana dituntut berbeda,” kata Ardiansyah.

Baca Juga:  Terdakwa Kasus Korupsi BME Ajukan Kasasi

Pada berkas pertama dengan nomor 147/Pid.Sus/2021/PN Bon, dugaan penyaluran kredit fiktif ini dilakukan oleh keduanya secara bersama-sama. Baik mantan direktur dan direktur operasional. Dengan jumlah 10 debitur. Pinjaman yang dicairkan berjumlah Rp 500 juta. Tiap debitur diberi plafon Rp 50 juta.

Kurun 2016-2018. Digunakan untuk menutup pencairan dana yang dilakukan oleh mantan direktur Perusda AUJ. Terdakwa akhirnya menutup dengan pencairan kredit fiktif ini. “JPU dalam perkara ini menuntut masing-masing dengan pidana 6 tahun penjara. Dipotong masa tahanan,” ucapnya.

Selain itu kedua terdakwa wajib membayar denda sebesar masing-masing Rp 5 miliar. Jika tidak dibayarkan maka diganti dengan tambahan lima bulan penjara. Sementara perkara bernomor 146/Pid.Sus/2021/PN Bon dengan terdakwa Yunita Fedhi Astri, JPU menuntut durasi penjara dan pembayaran denda nominal sama.

Baca Juga:  MA Tolak Permohonan Kasasi Mantan Direktur PT BME

“Jadi khusus terdakwa Yunita ini sifatnya diakumulasi hukumannya. Karena dua berkas yang berbeda,” tutur dia.

Diduga Yunita menyalurkan kredit fiktif kepada delapan debitur. Dengan jumlah pencairan sebesar Rp 365 juta. Ardiansyah menjelaskan penyidikan perkara ini dilakukan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Dalam hal ini JPU hanya membawa berkas ke persidangan.

Adapun hal yang meringankan terdakwa ialah merupakan tulang punggung keluarga, belum pernah tersandung kasus tindak pidana, dan bersikap sopan dalam persidangan. Aspek yang memberatkan yakni merugikan debitur dengan penggunaan penyaluran kredit serta mencemarkan nama baik perbankan.

Rencananya persidangan akan kembali digelar pekan depan. Agendanya ialah pledoi. Diketahui terdakwa Yudi Lesmana akan membacakan pembelaan secara lisan, sedangkan terdakwa Yunita secara tertulis. (*/ak)

Baca Juga:  Tawar Menawar Harga Tersangka Dugaan Korupsi PT BME
Tags: BPRkasus korupsi
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Pupuk Kaltim Gaspol 10.000 Vaksin Gelar Vaksinasi Tahap Dua di Samarinda

Next Post

Bendahara Demokrat Diduga Tampung Uang Haram Bupati Penajam Paser Utara

Related Posts

Kejari Bontang Temukan Kejanggalan Lift Pasar Tamrin Rp3,7 Miliar, Komponen Diduga Dirakit di Balikpapan
Bontang

Kejari Bontang Temukan Kejanggalan Lift Pasar Tamrin Rp3,7 Miliar, Komponen Diduga Dirakit di Balikpapan

24 Oktober 2026, 13:10
Empat Terdakwa Korupsi Lahan Labkesda Bontang Ajukan Kasasi Usai Vonis Banding Diperberat
Kriminal

Empat Terdakwa Korupsi Lahan Labkesda Bontang Ajukan Kasasi Usai Vonis Banding Diperberat

15 Desember 2025, 16:57
Hasil Survei KPK Tempatkan Kutim Daerah Paling Rentan Korupsi di Kaltim, Ini Kata Bupati
Kaltim

Hasil Survei KPK Tempatkan Kutim Daerah Paling Rentan Korupsi di Kaltim, Ini Kata Bupati

12 Desember 2025, 19:05
Sikapi Survei KPK, Wawali Bontang; Evaluasi Secara Menyeluruh
Bontang

Sikapi Survei KPK, Wawali Bontang; Evaluasi Secara Menyeluruh

12 Desember 2025, 11:11
Hasil SPI KPK 2025 Kaltim; Pemkab Kutim Paling Rentan Korupsi, Berikut Peringkat Bontang
Kaltim

Hasil SPI KPK 2025 Kaltim; Pemkab Kutim Paling Rentan Korupsi, Berikut Peringkat Bontang

10 Desember 2025, 21:36
Kasus Korupsi RPU di Kutim Mengemuka, Bupati Pilih Tidak Berkomentar
Kriminal

Kasus Korupsi RPU di Kutim Mengemuka, Bupati Pilih Tidak Berkomentar

7 Desember 2025, 14:25

Terpopuler

  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Pastikan Isu Jasad Bayi Ditukar Bantal di Bontang Rekayasa, Perempuan Akui Tak Hamil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.