• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Masalah Tambang Minim Sorotan, Para Korban Tambang Ancam Golput  

by BontangPost
31 Mei 2018, 11:31
in Kaltim
Reading Time: 2 mins read
0
MEMBAHAYAKAN: Eks lubang tambang menjadi momok bagi masyarakat. Pasalnya, banyak nyawa melayang dari tidak ditutupnya lubang tambang.(ILUSTRASI)

MEMBAHAYAKAN: Eks lubang tambang menjadi momok bagi masyarakat. Pasalnya, banyak nyawa melayang dari tidak ditutupnya lubang tambang.(ILUSTRASI)

Share on FacebookShare on Twitter

SAMARINDA – Korban lubang tambang di Samarinda menilai empat pasangan Calon  Gubernur (Cagub) dan Wakil Gubernur Kaltim 2018 belum memiliki visi, misi, program untuk menutup lubang di Benua Etam. Karena itu, jika di sisa waktu menjelang pemilihan, tidak ada penekanan penyelesaian masalah tersebut, maka pemilih tersebut akan memilih golongan putih (golput) atau tidak menggunakan hak suara.

Warga Kelurahan Sempaja Timur, Kecamatan Samarinda Utara, Samarinda, Rahmawati (42) mengaku, sebagai orang tua dari Muhammad Rehan Saputra (10) yang menjadi korban lubang tambang PT Graha Benua Etam pada 2014 lalu, dirinya belum melihat komitmen paslon untuk mendorong penutupang lubang tambang.

Padahal, lanjut dia, ratusan lubang tambang di Kaltim masih mengancam hidup anak-anak. Apabila lubang itu tidak segara ditutup, maka tidak menutup kemungkinan akan muncul korban lain.

“Karena itu untuk apa saya memilih? Selama belum ada penutupan lubang tambang, kami ibu-ibu ini akan tetap merasa takut dengan bahaya yang mengintai anak-anak kami. Apalagi tidak ada satupun paslon yang melawan tambang dan punya keinginan untuk menutup lubang tambang,” ujarnya, Selasa (29/5) lalu.

Baca Juga:  Terkait Pungli di Pasar, Disperindagkop Diminta Tak Pangku Tangan 

Rahma mengaku, meskipun penutupan lubang tambang menjadi tanggung jawab perusahaan, namun jika tidak mendapat dorongan kepala daerah, maka lubang tambang akan tetap dibiarkan.

Terlebih dia melihat Gubenur Kaltim Awang Faroek Ishak tidak memiliki program dan visi yang jelas terkait penutupan lubang tambang. Buktinya setiap tahun lubang yang ditinggalkan penambang kian bertambah.

“Kami nggak punya harapan lagi pada pemerintah sekarang. Sebagai rakyat yang jadi korban lubang tambang, saya pertimbangkan untuk tidak memilih kalau mereka belum ada yang bisa meyakinkan kami untuk menutup lubang tambang,” katanya.

Dinamisator Jaringan Advokasi Tambang (Jatam) Kaltim, Pradarma Rupang menyebut, dalam dua kali debat publik Gubenur dan Wakil Gubenur Kaltim, setiap pertanyaan yang diajukan terkait program penutupan lubang tambang, empat paslon selalu mengelak dan tidak menjawab secara gambang.

Baca Juga:   “Jangan Hindari Mantan Pasien Difteri” 

“Di debat pertama dan kedua tidak satupun paslon yang memiliki program penutupan lubang tambang. Terlebih penegakan hukum bagi korban lubang tambang. Tidak ada satupun yang berkomitmen soal itu. Maka pantas saja keluarga korban lubang tambang memilih untuk golput,” sebutnya.

Komitmen penegakan hukum terhadap perusahaan-perusahaan tambang yang menyebabkan kematian puluhan anak-anak di Kaltim sangat diperlukan. Pasalnya, di pilgub sebelumnya tidak ada satupun paslon yang memiliki program nyata untuk memecahkan masalah tersebut.

“Selama tidak ada komitmen menegakkan keadilan bagi korban lubang tambang, sama saja Kaltim mengulang pemilu yang lalu. Kita tidak akan punya harapan apapun dari mereka selagi belum blak-blakan terkait penegakan hukum ini,” ujarnya.

Baca Juga:  Pemeriksaan Kesehatan, 32 Dokter Bakal Dikerahkan

Diketahui, berdasarkan data dari Jatam Kaltim, hingga akhir 2017, terdapat 632 lubang tambang batu bara. Lubang-lubang tambang tersebut berasal dari 1.430 tambang yang beroperasi di Kaltim.

Problem tersebut diperparah dengan lemahnya penekanan dari pemerintah. Ditambah adanya negosiasi dari warga setempat yang ingin memanfaatkan lubang tambang untuk kepentingan usaha perikanan dan pertanian.

Sebanyak 27 korban meninggal dunia akibat tenggalam di lubang tambang. Pada umumnya, korban didominasi anak-anak. Sebanyak 16 orang di antaranya berasal dari Samarinda.

Staf Kantor Kepresidenan (KSP) dan Kepolisian Daerah (Polda) Kaltim pernah menangani kasus tersebut. Namun kasus ini jalan di tempat. Sebanyak 16 kasus pernah ditangani polda. Hingga kini informasi penanganan kasus tak dipublikasi pada masyarakat. (*/um)

Tags: golputMasalah TambangMetro Samarindapilgub kaltim 2018
Share3TweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Pembangunan Smart City Segera Direalisasikan 

Next Post

PKB Terus Kampanyekan Cak Imin 

Related Posts

Riwayat ‘Hantu’ Golput dan Ancaman di Pemilu 2024
Nasional

Riwayat ‘Hantu’ Golput dan Ancaman di Pemilu 2024

29 September 2023, 09:10
Bikin Angka Golput Tinggi
Nasional

Angka Golput di Pemilu 2019 Diprediksi Capai 30 Persen

19 Februari 2019, 16:30
MUI Tegaskan Tidak Dukung Paslon
Nasional

MUI Tegaskan Lagi Fatwa Haram Golput

14 Februari 2019, 12:00
Kontrak LNG Habis, Isran: Tak Masalah
Kaltim

Kontrak LNG Habis, Isran: Tak Masalah

23 Desember 2018, 16:30
Bisnis Hotel Diprediksi Terus Tumbuh 
Kaltim

Bisnis Hotel Diprediksi Terus Tumbuh 

22 Desember 2018, 16:30
Pemprov Ingin Pembangunan Masjid Tetap Dilanjutkan, Kinibalu Bakal Dicarikan Pengganti 
Kaltim

Pekerja Berhak Atas Jaminan Sosial

22 Desember 2018, 16:10

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sudah Puluhan Tahun Berdiri, Perusahaan Daerah Bontang Belum Bisa Kelola Solar Nelayan Sendiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.