• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Terkait Pungli di Pasar, Disperindagkop Diminta Tak Pangku Tangan 

by BontangPost
28 April 2018, 11:31
in Kaltim
Reading Time: 2 mins read
0
Ilustrasi Pungli(Net)

Ilustrasi Pungli(Net)

Share on FacebookShare on Twitter

SAMARINDA – Operasi Tangkat Tangan (OTT) terhadap Kepala Unit Pasar Merdeka belum lama ini mendapatkan sorotan tajam dari Komisi II DPRD Kota Samarinda. DPRD memandang adanya praktik curang di pasar tak lepas dari minimnya pembinaan dan pengawasan yang dilakukan Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Koperasi (Disperindagkop) Samarinda selaku instansi terkait.

Menurut Ketua Komisi II DPRD Samarinda, Hadi Hartono, kasus OTT seperti yang menimpa Kepala Unit Pasar Merdeka harus menjadi pelajaran penting bagi pemerintah. Terutama Disperindagkop Samarinda selalu instansi yang menaungi pengelolaan dan penangganan pasar.

Hadi menyebut, Disperindagkop seharusnya menjadi penegak aturan bagi setiap pegawai yang ada di bawahnya. OTT yang diungkap pihak kepolisian terhadap praktik pungli di pasar menjadi presiden buruk. Karenanya, Disperindagkop diminta tak berpangku tangan dalam memberantas praktik pungli di pasar.

Baca Juga:  Buruh “Diperbudak” Outsourcing

“Seharusnya Disperindagkop yang ikut bantu polisi menangkap para oknum yang melakukan pungli (di Pasar Merdeka). Tapi kenyataan, polisi malah yang duluan mengetahuinya daripada Disperindagkop,” kata politisi Partai PPP tersebut, Jumaat (27/4) kemarin.

Hadi mencurigai, praktik pungli tidak hanya terjadi di Pasar Merdeka. Tetapi juga terjadi di pasar lainnya di Samarinda. Misalnya di Pasar Segiri, Pasar Pagi, dan beberapa lainnya di daerah hulu. Menurutnya, praktik curang di pasar sejatinya bukan lagi rahasia umum. Hanya saja selama ini praktik tersebut belum ditelusuri secara mendalam.

Sebab, pasar menjadi salah satu pusat ekonomi masyarakat. Karenanya, banyak oknum yang kemudian nekat terjun ke pasar dan melakukan praktik curang. Bentuknya beragam, misalnya pungli parkir kendaraan. Disemua pasar, banyak oknum berbondong menjadi juru parkir (jukir) liar untuk mencari uang haram.

Baca Juga:  SAH!!! Rahmad Plt Wali Kota Balikpapan

“Orang berjualan, dimintai uang keamanan. Bayar uang parkir, dikenai pajak ilegal oleh pimpinan pasar. Saya salut dengan pihak kepolisian, yang cepat mengungkap praktik pungli seperti yang terjadi di Pasar Merdeka beberapa hari lalu,” tuturnya.

Ia menyebut, temuan kasus praktik pungli di Pasar Merdeka, harus menjadi cermin bagi upaya Pemkot Samarinda, bahwa masih banyak praktik curang yang dilakukan para oknum pegawai pemerintah. Terutama mereka yang bekerja dan bertugas di daerah basah seperti di pasar. Sebab, jika telusuri secara benar, potensi kerugian masyarakat dari parktik curang itu cukup besar.

“Lihat saja, saat OTT di Pasar Merdeka oleh pihak kepolisian ditemykan barang bukti uang sekitar Rp 10 juta di dalam kantong plastik. Saya kira, masalah ini menjadi pekerjaan rumah yang harus segera diselesaikan Pemkot Samarinda. Kita tidak ingin hal serupa kembali terjadi,” katanya.

Baca Juga:  Edukasi Jazz dari Sumbernya

Dia berharap, antar instansi terkait di Pemkot Samarinda bisa meningkatkan koordinasi dan pengawasan. Supaya kasus serupa tidak kembali terulang. Dia ingin semua pasar di Samarinda bebas dari praktik culas tersebut. Selain merugikan masyarakat, kasus tersebut dinilai telah mencoreng wajah pemerintah dan DPRD Samarinda.

“Saya kira, mereka yang melakukan pungli harus dihukum seberat-beratnya. Jangan sampai terulang kembali. Ya, Disperindagkop harus sering-sering cek ke lapangan, jangan hanya pantau harga bahan pokok. Para pedagang harus lebih diperhatikan. Kalau perlu buat dialog sama pedagang pasar,” serunya. (*/aj)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: DisperindagkopMetro Samarindapasar tradisionalpungli
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Giat Suarakan Otonomi Daerah, Rela Blusukan hingga ke Daerah Perbatasan 

Next Post

Direktur PDAM Jangan Asal Tunjuk

Related Posts

Neni Soroti Pengelolaan Sampah di Pasar Tradisional Bontang yang Masih Buruk
Bontang

Neni Soroti Pengelolaan Sampah di Pasar Tradisional Bontang yang Masih Buruk

18 Maret 2026, 15:06
Korban Laporkan Eks TKD Pasar Loktuan Bontang, Kasus Pungli Masuk Ranah Hukum
Bontang

Korban Laporkan Eks TKD Pasar Loktuan Bontang, Kasus Pungli Masuk Ranah Hukum

18 November 2025, 17:59
Oknum TKD Pasar Citra Loktuan Diduga Lakukan Pungli ke Pedagang Baru
Bontang

Kepala UPT Pasar Bontang Pastikan Oknum Pungli Pedagang Citra Mas Telah Diberhentikan

6 Oktober 2025, 16:34
ASN Bontang Pelaku Pungli di Pasar Loktuan Diminta Kembalikan Uang
Bontang

ASN Bontang Pelaku Pungli di Pasar Loktuan Diminta Kembalikan Uang

6 Oktober 2025, 14:05
Oknum TKD Pasar Citra Loktuan Diduga Lakukan Pungli ke Pedagang Baru
Bontang

Oknum TKD Pasar Citra Loktuan Diduga Lakukan Pungli ke Pedagang Baru

4 Oktober 2025, 13:58
Pemkot Bontang Anggarkan Rp981 Juta untuk Pengadaan Portal Parkir Elektronik di Tiga Pasar
Bontang

Pemkot Bontang Anggarkan Rp981 Juta untuk Pengadaan Portal Parkir Elektronik di Tiga Pasar

3 Maret 2025, 12:30

Terpopuler

  • Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Satpol PP dan Dishub Kembali Tertibkan PKL dan Parkir Liar di Trotoar Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 1.700 Personel Kawal Demo 21 April di Samarinda, Kantor Gubernur dan DPRD Jadi Sasaran Aksi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Resep Cumi Hitam, Lezat dan Memanjakan Lidah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan Amblas di KM 6 Bontang Ditambal Sementara, Perbaikan Total Tunggu Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.