• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Masih Ada Orang Utan di Kebun Warga

by BontangPost
12 Februari 2018, 11:57
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
(Fahmi Fajri Bontang Post)

(Fahmi Fajri Bontang Post)

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANG – Warga yang memelihara orang utan di RT 05 Kelurahan Guntung sering mendengar suara orang utan di malam hari. Sehingga kemungkinan keberadaan orang utan di sekitar rumahnya masih bisa di temui di wilayah hutan-hutan. Taman Nasional Kutai (TNK) pun meminta warga aktif berkoordinasi jika melihat orangutan atau satwa liar di permukiman.

Intan Nirmasari mengaku sering mendengar suara orang utan setiap malam. Dia juga menyatakan bahwa suaminya pernah melihat orang utan dewasa di sekitar kebun. Hanya saja pihaknya tidak berani mendekati mengingat orang utan dewasa sudah kuat untuk melawan manusia. “Setiap malam itu ada suaranya, mungkin juga ibunya Gina (nama anak orang utan, Red.) masih ada atau sudah punya anak lagi, karena suami saya pernah lihat ada yang besar tetapi tidak berani mendekat,” jelas Intan di kediamannya, Minggu (11/2) kemarin.

Baca Juga:  Pembunuh Orang Utan Divonis Ringan

Saat dirinya merawat orang utan yang diberi nama Regina lima tahun lalu, setiap dua tahun orang utan tersebut dia vaksin rabies. Sehingga sifat liarnya hilang dan Gina bisa bersahabat dengan manusia. “Saya selalu vaksin Gina itu, awalnya di paha, lalu kemudian di tangannya juga disuntik,” ujarnya.

Tetapi, kalau bertemu dengan orang utan dewasa, Intan dan suaminya masih takut. Karena jika diketahui membawa kayu saja sudah dianggap mau memburu. “Ada yang besarnya mungkin kaya king kong, tetapi suami saya takut juga mendekat,” kata dia.

Menanggapi hal itu, Pengendali Ekosistem Hutan (PEH) TNK Dede Kurniawan mengatakan, wilayah Guntung memang termasuk salah satu lokasi patroli pihaknya. Pasalnya, satwa liar itu tidak mengenal kawasan dan batas. Sehingga di mana ada makanan bagi mereka, maka tempat itulah yang akan ditujunya. Hanya saja, menghindari konflik antara manusia dengan satwa liar salah satunya orang utan, maka pihaknya akan menyesuaikan bagaimana cara agar orang utan bisa diselamatkan. “Kalau bisa dihalau, ya kita halau saja agar mereka masuk ke dalam hutan yang lebih dalam,” jelas Dede.

Baca Juga:  DLH Wacanakan Pelarangan Senapan Angin 

Kata Dede, pihaknya senantiasa melakukan edukasi ke masyarakat agar sadar dan sukarela melaporkan ke petugas jika menemukan orang utan. Salah satunya melakukan koordinasi ke petugas agar tidak menimbulkan korban. Baik itu korban orang utan maupun manusia. “Karena dari konflik manusia dan orang utan bisa timbul korban, jadi harus diantisipasi. Menurut saya, Pak Parman ini punya kesadaran yang cukup tinggi, sehingga dengan sadar dan sukarela menyerahkan orang utan itu untuk direhabilitasi agar orang utan bisa hidup normal di habitatnya sesuai sifat liarnya,” ungkapnya.

Kasi Konservasi Wilayah II Tenggarong, BKSDA Kaltim, Tarsisius Krisdianto mengatakan pihaknya sangat membutuhkan kerjasama dengan masyarakat. Mengingat petugasnya tidak bisa bergerak sendiri sehingga peran masyarakat sangatlah penting. Saat ini, kata dia, banyak konflik orang utan dengan manusia karena rumah atau habitat orang utan makin sedikit. Sehingga mereka mencari makanan di wilayah permukiman dan menimbulkan konflik dengan manusia. “Habitatnya makin kecil, makanannya jadi tidak ada, maka mereka mencari makan, mencarinya ya di kebun-kebun warga atau permukiman,” pungkasnya.(mga)

Baca Juga:  Habitat Asli Orang Utan Banyak Dirampas Perkebunan Sawit
Tags: Habitat Orang UtanOrang Utan
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

BKSDA: Orang Utan Yang Dievakuasi Akan Direhab

Next Post

Tempat Pengundian Nomor Urut Dipindah ke Hotel Mesra

Related Posts

Sering Viral di Medsos, Kemunculan Orangutan di Permukiman Jadi Alarm Ancaman Habitat
Kaltim

Sering Viral di Medsos, Kemunculan Orangutan di Permukiman Jadi Alarm Ancaman Habitat

8 Juli 2026, 11:17
Lindungi Orangutan Morio, BKSDA Kaltim Desak Konsesi Tambang dan Sawit Kutim Masuk Forum Terpadu
Kaltim

Lindungi Orangutan Morio, BKSDA Kaltim Desak Konsesi Tambang dan Sawit Kutim Masuk Forum Terpadu

15 Juni 2026, 14:00
Bukan Sekadar Makan, Orang Utan “Berburu” Ketupat di Hari Lebaran
Kaltim

Bukan Sekadar Makan, Orang Utan “Berburu” Ketupat di Hari Lebaran

26 Maret 2026, 09:00
Bayi Orangutan Muncul di Permukiman Kutim
Lingkungan

Bayi Orangutan Muncul di Permukiman Kutim

15 Februari 2026, 12:37
Orang Utan Terekam Mengais Sampah di Jalan Poros Kutim, BKSDA Lakukan Penelusuran
Kaltim

Orang Utan Terekam Mengais Sampah di Jalan Poros Kutim, BKSDA Lakukan Penelusuran

27 Januari 2026, 15:42
80 Persen Orangutan Tinggal di Luar Area Konservasi
Nasional

Ekspansi Tambang dan Perkebunan, Nasib Orang Utan Kian Mengkhawatirkan

24 April 2025, 15:12

Terpopuler

  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ragam Alasan Masyarakat Pilih Golput

    2 shares
    Share 2 Tweet 0
  • Bontang Absen di Singa Cup

    1 shares
    Share 1 Tweet 0
  • Kaltim Berduka, Meiliana Eks Pj Wali Kota Samarinda dan Pj Sekdaprov Meninggal Dunia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.