BONTANG – Senyum sumringah terlihat di wajah Siti Aisyah, murid kelas IX Madrasah Tsanawiyah (MTS) Syaichona Cholil, Teluk Pandan, Kutai Timur, pada saat menerima hadiah atas prestasinya telah menjadi juara 2, lomba Musabaqoh Qiroatul Kutub ke-VI tingkat Nasional.
Lomba yang diselengarakan di Pondok Pesantren (Ponpes) Roudlotul Mubtadiin Balekambang, Jepara, Jawa Tengah, tersebut berlangsung 29 November hingga 9 Desember 2017 yang lalu.
Hadiah diserahkan langsung oleh Pimpinan Ponpes Syaichona Cholil Syafiq Kurdi pada saat upacara pembukaan class meeting Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Kutim Cemerlang. Kegiatan penyerahan hadiah secara simbolis itu dilakukan di lapangan SMK Kutim Cemerlang disaksikan oleh segenap guru dan murid MTS Syaichona Cholil dan SMK Kutim Cemerlang pada hari Selasa (12/12) kemarin.
Ini merupakan prestasi tingkat nasional pertama yang berhasil diraih oleh Ponpes Syaichona Cholil, di mana MTS Syaichona Cholil dan SMK Kutim Cemerlang berada di bawah naungannya. Hadiah yang diberikan kepada Siti Aisyah berupa gratis biaya pendaftaran dan pendidikan selama 3 tahun di SMK Kutim Cemerlang.
Syafiq Kurdi ketika diwawancarai menjelaskan, dengan prestasi yang telah berhasil dicapai oleh Siti Aisyah, diharapkan dapat memberikan motivasi kepada murid lainnya serta guru pengajar untuk bisa mendapatkan kepercayaan diri dalam mengejar prestasi. Dia juga menjelaskan bahwa turut berpartisipasinya Ponpes Syaichona Cholil pada perlombaan tersebut merupakan hasil seleksi dari Kementrian Agama Provinsi Kaltim yang memilih 3 orang anak dari Ponpes Syaichona Cholil untuk dapat mengikuti perlombaan tersebut.
“Harapan ke depannya para guru dan kepala sekolah dapat meningkatkan kegiatan anak didik mereka sesuai dengan bakat, kemampuan, dan potensi anak didik mereka. Sehingga nantinya akan semakin banyak lagi anak anak yang terasah kemampuannya di Pondok Pesantren Syaichona Cholil ini dan memiliki prestasi yang dapat mengarumkan nama Pondok Pesantren Syaichona Cholil, kota Bontang, dan Kutim,” pungkasnya.
Tidak lupa pada kesempatan itu pula dia berterima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan dukungannya kepada Pondok Pesantren Syaichona Cholil yaitu para donator perorangan yang berasal dari Kota Bontang, Pupuk Kaltim melalui Yayasan Baiturahman, PT Pama Persada melalui Lembaga Amil Zakat (LAZ) Nurul Iman, PT Badak NGL melalui LAZ Yaumil, dan PT Indominco Mandiri.
Siti Aisyah sendiri ketika ditemui menyatakan tidak menyangka sama sekali dapat meraih juara 2 pada lomba Musabaqoh Qiroatul Kutub ke-VI tingkat nasional tersebut. Ketika ditanya soal persiapan, dia menjawab terus berlatih setiap hari bersama ustaz Djuhair Usman yang merupakan ustaz pembimbingnya. “Saya ingin mendapatkan prestasi yang lebih baik lagi apabila diberi kesempatan untuk kembali mengikuti lomba tersebut,” pungkasnya. (*/rdy/sos)







