bontangpost.id – Sejumlah pedagang di Pasar Citra Mas Loktuan mengadu ke Ketua DPRD Kota Bontang.
Mereka menginginkan agar pasar dibangun kembali di lokasi bekas kebakaran yang terjadi Februari 2021 lalu. Lantaran lokasi tersebut dinilai lebih menguntungkan pedagang ketimbang lokasi pasar saat ini.
“Misalnya pedagang kue, dulu omzet dapat mencapai Rp500.000. Sekarang Rp100.000 saja susah,” ujar Ketua Forum AP2TCL Abdul Aziz.
Lebih lanjut, ia juga meminta bila pembangunan terealisasi, desain pasar terdiri dari lantai satu.
“Jadi seperti dulu. Supaya pembeli enggak malas,” lanjutnya.
Menanggapi itu, Ketua DPRD Kota Bontang Andi Faizal Sofyan Hasdam mengatakan, pemindahan tersebut harus mempertimbangkan berbagai hal. Salah satunya status lahan.
Oleh sebab itu, persoalan lahan akan dikoordinasikan terlebih dahulu dengan pemerintah. Apabila ada ketentuan hukum yang inkrah dan statusnya merupakan lahan pemkot, maka pembangunan pasar dapat segera diusulkan.
“Tetapi tentu saja membutuhkan waktu dari perencanaan, pembangunan fisik, sampai pemanfaatan. Ini dapat menjadi solusi jangka panjang,” katanya.
Sementara untuk solusi jangka pendek, pihaknya bakal meninjau terlebih dahulu kondisi pasar. Kemudian dapat dilakukan upaya seperti penataan, dan menerapkan skema agar pasar dapat lebih representatif.
Disebutkan dia, hampir dua tahun sejak pindah, penghasilan pedagang justru menurun. Hal itu berimbas kepada perekonomian masing-masing pedagang. Bahkan ada yang terlilit hutang dan sulit memutar modal.
Selain itu, faktor teknis juga menjadi persoalan. Seperti fungsi IPAL yang kurang maksimal, termasuk lahan parkir.
“Jadi beberapa hal yang disampaikan pedagang hari ini, akan kami tindaklanjuti,” pungkasnya. (*)






