SANGATTA – Mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan Kutim, Kodim 0909/SGT melaksanakan Gladi posko -1, Waspada Kebakaran dalam rangka menanggulangi bahaya Kebakaran Hutan dan Lahan. Bertempat di Jalan AW.Syahranie Kelurahan Teluk lingga, Sangatta Kutim, Senin (23/4) pukul 08.00 Wita
Kegiatan tersebut dilaksanakan karena masih banyaknya hutan dan lahan kosong di daerah Kutim, yang Kerap kali dimanfaatkan oknum tidak bertanggung jawab yang dengan sengaja membakar hutan dan lahan. Meskipun di daerah yang terkenal dengan banyaknya batu bara ini sering diguyur hujan dalam beberapa hari ini, namun resiko kebakaran hutan di daerah tersebut patut diwaspadai. Pasalnya kebakaran dapat saja terjadi tanpa diketahui penyebabnya.
Kasi ops Korem 091/Asn Kolonel, Inf Eben Ezer Lumban Tobing mengatakan untuk terus berupaya melakukan pencegahan kebakaran hutan dan lahan, untuk itu pihaknya mengerahkan para Personel Kodim 0909 agar terus melaksakan latihan sebagaimana untuk melaksanakan upaya penaggulangan bencana termasuk Karhutla.
“Penanggulangan bencana merupakan tugas TNI selain operasi militer perang, perlu sinkronisasi tugas antara pihak TNI dengan pihak terkait dalam upaya menanggulangi kebakaran hutan dan lahan,” ujarnya dalam sambutannya.
Menurutnya anggota TNI terlebih dahulu harus mampu untuk memahami tugas pokok antara komandan dengan unsur bawahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan merupakan tugas pokok militer selain perang.
“TNI harus Laksanakan tugas pokok masing – masing dengan semangat dan penuh rasa tanggung jawab, untuk itu TNI juga berperan dalam menjaga dan mencegah kebakaran hutan dan lahan,” tandasnya.
Di tempat yang sama, Dandim 0909/SGT, Bahren Kamil Pasha mengatakan dirinya akan terus berupaya menjaga kelestarian hutan. Hal tersebut karena melihat beberapa kasus terbakarnya lahan dan hutan yang menyebabkan kerusakan ekologis.
“Kami akan berusaha jaga hutan yang ada. Jangan sampai terjadi kerusakan yang semakin parah. Saya minta jangan sampai ada lagi kasus seperti sebelumnya. Karena pihak berwajib akan menindak tegas sesuai aturan yang berlaku,” terangnya.
Selain itu Bupati Kutim, Ismunandar mengatakan dengan adanya pertemuan hari ini (red: kemarin) sangat berarti bagi kita semua luasnya wilayah Kutim menjadi perhatian kita semua untuk menjaga ke eksotisannya, agar cagar alam masih terjaga.
“Saya ucapkan terimakasih kepada bapak Danrem atas terselenggaranya gladi posko ini Aparat TNI dan POLRI tidak bisa bekerja sendiri tanpa kerja sama dalam rangka karlahut”, ujar Ismu. (*/la)







