BONTANGPOST.ID, Samarinda – Fakta pengadaan kendaraan dinas khusus untuk Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud senilai Rp8,5 miliar kembali terkuak. Terdapat perbedaan pernyataan antara gubernur dan Sekprov Kaltim Sri Wahyuni terkait fungsi mobil mewah tersebut.
Rudy Mas’ud secara terang-terangan mengatakan bahwa mobil tersebut sudah ada dan sengaja ditaruh di Jakarta.
Rudy beralasan bahwa mobil yang dimintanya sesuai dengan spek yang ada, mampu menjadi cermin bagi Kaltim agar tidak dianggap biasa saja oleh masyarakat luar Kaltim. Mobil tersebut melambangkan bahwa Kaltim sangat sejahtera dan mampu.
“Jadi kalau mobil saya di Kaltim tidak ada. Adanya di Jakarta. Ini untuk menunjang kegiatan kepala daerah, jadi tamu kepala daerah Kaltim itu bukan hanya daerah tapi global juga. Masa ia kepala daerahnya pakai mobil alakadarnya. Jaga dong marwah masyarakat Kaltim,” ucapnya.
Rudy mengatakan bahwa pengadaan ini sudah sesuai dengan permintaan dan aturan yang ada. mobil ini juga tidak digunakan untuk menjajal medan berat di Kaltim. “Jadi mobil ini khusus untuk di Jakarta, ” tegasnya, mengutip Samarinda Pos.
Tentunya, pernyataan Rudy Mas’ud ini bertentangan dengan penyampaian Sekprov Kaltim Sri Wahyuni. Yang menyebut bahwa mobil itu nantinya akan digunakan Gubernur untuk menerjang medan berat menuju pelosok Kaltim.
Sri pun sebelumnya menjelaskan bahwa mobil yang dipilih memang dirancang untuk medan berat (off-road), namun tetap representatif untuk menjalankan fungsi kedinasan lainnya.
“Artinya ada kendaraan yang bisa ke medan berat, tetapi juga tetap representatif untuk kegiatan resmi, seperti menjemput tamu atau kunjungan ke IKN,” pungkasnya. (mrf/sapos/kpg)









