• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Pajak Walet Kembali Nihil Sepanjang 2019

by M Zulfikar Akbar
5 Januari 2020, 12:00
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
Sektor pendapatan pajak daerah dari sarang burung walet belum berkontribusi bagi pemasukan daerah. (prokal)

Sektor pendapatan pajak daerah dari sarang burung walet belum berkontribusi bagi pemasukan daerah. (prokal)

Share on FacebookShare on Twitter

Pajak daerah tahun ini melampaui target. Namun, tidak semua objek pajak memenuhi harapan, contohnya sarang burung walet.

BONTANG – Capaian pajak daerah tahun ini berhasil melampaui target yang dipatok. Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Bontang merilis sektor pendapatan daerah ini semula ditarget Rp 100.047.500.000. Realisasinya mencapai Rp 108.651.513.371 atau lebih Rp 8.604.013.371.

Sayangnya, tidak semua realisasi objek pajak daerah mencapai target. Satu-satunya yang belum memberikan kontribusi pemasukan daerah ialah pajak sarang burung walet. Hal ini diakui Kepala Bapenda Sigit Alfian.

“Untuk pajak walet 2019 memang kosong,” kata Sigit.

Sejak menjabat posisi tersebut, ia menyebut, belum melakukan pergerakan untuk menggenjot pajak sarang burung walet. Rencananya, langkah itu dilakukan tahun ini.

Baca Juga:  Oknum Pemilik Sarang Walet di Telihan Bandel

“Kemarin saya masih melanjutkan program sebelumnya. Tahun ini baru kami pasang target Rp 200 juta,” ucapnya.

Besaran itu didapatkan dari kalkulasi jumlah petani sarang walet dikalikan jumlah taksiran pendapatan yang diperoleh dalam satu tahun. Pasalnya, realisasi dari sektor pajak daerah ini memang tidak ada pada tahun lalu.

Dalam waktu dekat, Bapenda bakal memanggil petani sarang walet untuk diajak berdiskusi. Tujuan utamanya ialah mengetahui penyebab wajib pajak tidak menunaikan kewajibannya.

“Kami akan menanyakan masalahnya. Penghitungannya pun bakal kami bantu. Menurut saya, ini solusinya semua tidak bisa ujuk-ujuk langsung ada,” tegas dia.

Potensi pajak sarang burung walet di wilayah Bontang cukup besar, tetapi pundi-pundi rupiah itu belum tergali secara maksimal dan memberikan kontribusi kepada daerah. Sosialisasi kepada petani maupun pengusaha tentu masih perlu dilakukan.

Baca Juga:  Tak Bayar Pajak, Bapenda Ancam Segel Sarang Walet 

Dengan demikian, para pelaku bisnis usaha tersebut dapat memahami kebijakan yang dilakukan pemerintah. Diketahui, jumlah bangunan sarang walet di Kota Taman mencapai 463 unit. Jumlah terbanyak di Kelurahan Berebas tengah yakni 116 unit.

Diberitakan sebelumnya, kendala belum adanya sumbangsih dari sarang walet berkenaan dengan regulasi. Sebab, bangunan yang ada bertentangan dengan ketentuan, sehingga izin mendirikan bangunan (IMB) tidak dikantongi oleh mereka.

Sebelumnya, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan, dan pertanian (DKP3), Aji Erlynawati mengatakan, wewenang pembinaan menjadi ranah Pemprov Kaltim. Dulu DKP3 sifatnya hanya membantu petani walet untuk menjaga lingkungan.

“Sebenarnya bukan pembinaan karena tidak ada tupoksinya di kami (DKP3),” kata Aji.

Baca Juga:  Bangunan Sarang Walet Diprotes 

Menurut dia, usaha sarang walet ini booming pada 2010–2014. Beberapa pengusaha sempat melakukan perizinan tapi karena terhalang oleh ketentuan radius, hingga kini belum ada yang mengantongi izin.

“Di regulasi dikatakan bahwa radius 100 meter dari bangunan sarang walet harus steril. Dari permukiman dan sekolah. Ini yang menjadi kendala saat itu, sehingga IMB tidak bisa diterbitkan,” ucap pejabat yang kini menjabat sekkot Bontang.

Ia mengungkapkan, pemkot pun telah membuat perda berkenaan itu. Namun, regulasi itu dipandang tidak berjalan optimal. Sebab, sampai sekarang tidak ada pendapatan yang masuk ke kas daerah melalui pajak sarang walet. (*/ak/kri/k16/kpg)

Source: Prokal
Tags: bapenda bontangpajak waletSarang Walet
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Cerita Duka Sebagian Korban Banjir Jabodetabek

Next Post

[BREAKING NEWS] Cuaca Buruk, BPBD Hentikan Sementara Penyeberangan ke Beras Basah

Related Posts

Bapenda Bontang Gelar High School Tax Olympic 2025, Edukasi Pajak Lewat Kompetisi
Society

Bapenda Bontang Gelar High School Tax Olympic 2025, Edukasi Pajak Lewat Kompetisi

27 September 2025, 14:07
Hanya 1 Wajib Pajak yang Setor, Bapenda Bontang Pesimis Pajak Sarang Walet Mampu Penuhi Target
Bontang

Hanya 1 Wajib Pajak yang Setor, Bapenda Bontang Pesimis Pajak Sarang Walet Mampu Penuhi Target

4 Oktober 2024, 11:30
Di Tengah Sorotan PAD; Bapenda Bontang Anggarkan Rp 2,7 Miliar untuk Perjalanan Dinas
Bontang

Di Tengah Sorotan PAD; Bapenda Bontang Anggarkan Rp 2,7 Miliar untuk Perjalanan Dinas

26 Juni 2023, 21:39
Pendapatan Sarang Walet Nihil, Ketua Dewan; Bapenda Jemput Bola, Jangan Diam
DPRD Bontang

Pendapatan Sarang Walet Nihil, Ketua Dewan; Bapenda Jemput Bola, Jangan Diam

4 Maret 2021, 13:00
Oknum PNS Terlibat Pencurian Sarang Walet
Kaltim

Oknum PNS Terlibat Pencurian Sarang Walet

22 September 2020, 11:00
Pariwisata Makin Menggeliat, Bontang Tak Bisa Bergantung dari DBH
Bontang

Target Pajak Daerah Dipangkas, Bapenda dan PHRI Siap Diskusi

27 April 2020, 11:00

Terpopuler

  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Pastikan Isu Jasad Bayi Ditukar Bantal di Bontang Rekayasa, Perempuan Akui Tak Hamil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.