• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Sektor Parkir Belum Maksimal

by M Zulfikar Akbar
23 Januari 2020, 14:30
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
Sektor parkir menjadi salah satu pendapatan asli daerah yang belum bisa dikelola secara maksimal. (prokal)

Sektor parkir menjadi salah satu pendapatan asli daerah yang belum bisa dikelola secara maksimal. (prokal)

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANG–Sektor parkir menjadi salah satu penyumbang pendapatan asli daerah. Wujudnya bisa berupa pajak maupun retribusi. Sayangnya, sektor ini belum tergarap secara maksimal. Sebab, jumlah kantong parkir yang di bawah Dinas Perhubungan (Dishub) dan PT Perusda Aneka Usaha dan Jasa (AUJ) masih terbatas.

Kepala Bidang Perencanaan, Pembukuan, dan Pengendalian Operasional Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Moch Arif Rochman mengatakan, pada 2019 jumlah pendapatan dari sektor parkir mencapai Rp 835.431.000. “Ini memang tercapai targetnya. Hanya penetapan targetnya kurang,” kata Arif.

Perinciannya, pajak parkir dipatok target Rp 80 juta. Realisasinya mencapai Rp 101,706 juta. Artinya terdapat lebih pendapatan sebesar Rp 21,706 juta. Pajak parkir ini berasal dari kantong parkir yang dikelola oleh PT Perusda AUJ.

Sementara itu, retribusi pelayanan parkir tepi jalan di bawah Dishub. Target pendapatan tahun lalu sejumlah Rp 70 juta. Realisasinya Rp 86,9 juta. Artinya jika dipersentasekan realisasi pendapatan melebihi dari target sebesar 124,14 persen. “Ada lebih pendapatan Rp 16,9 juta,” ucapnya.

Baca Juga:  Lanjutan Sidang Dugaan Korupsi Perusda AUJ, Warisan Kerugian Perusahaan Ditaksir Rp 12 Miliar

Adapun kantong parkir yang dikelola oleh Dishub sejumlah tiga titik. Meliputi Bontang Kuala, Bank Mandiri, dan Pasar Tanjung Limau. Pendapatan parkir lainnya bersumber dari retribusi tempat khusus parkir. Sektor ini dikelola Dinas Koperasi, UMKM, dan Perdagangan (Diskop-UKMP).

Grafis: Kaltim Post

Lokasi tepatnya berada di halaman tiga bazar. Baik Pasar Sementara Rawa Indah, Telihan, maupun Citra Mas Loktuan. Target yang dipatok pada sektor ini sejumlah Rp 650 juta. Namun, target itu tidak tercapai hingga akhir tahun. Sebab, pendapatan yang masuk kas daerah hanya Rp 646.825.000.

Arif menjelaskan, penetapan target pendapatan selama ini melihat dari capaian tahun sebelumnya. Sebab itu, diperlukan database potensi pendapatan. Supaya target sesuai dengan potensi yang nyata.

Baca Juga:  Kinerja Perusda AUJ Disorot (Lagi)

“Kalau punya database potensi, ketika mereka menargetkan Rp 100 juta misalnya tetapi potensi Rp 300 juta bisa menjadi pembanding,” tutur dia. Sesungguhnya terdapat dua variabel lain dalam menentukan besaran target pendapatan. Meliputi tingkat inflasi dan pertumbuhan ekonomi daerah.

Sementara itu, Manajer Pemasaran dan Pengembangan Usaha PT Perusda AUJ Arif memaparkan, saat ini kantong parkir yang dikelola oleh perusahaan pelat merah ini hanya satu titik. Yakni, di Plaza Ramayana.

Rencananya, Perusda AUJ mengembangkan sektor parkir agar bisa masuk sebagai pendapatan ke kas daerah. Dua titik bakal dikelola perusda yaitu Stadion Bessai Berinta dan RSUD Taman Husada. “Rencana kami akan genjot pendapatan dari sektor parkir. Sesuai tugas yang diperintahkan oleh Pemkot maupun DPRD,” kata Arif.

Mengenai titik Stadion Bessai Berinta pun telah melakukan komunikasi dengan Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Dispopar). Namun, langkah itu belum mendapat persetujuan dari Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni.

Baca Juga:  Perusda AUJ Berburu Direktur Baru

Terkait rencana kembali melakukan pungutan pajak parkir di RSUD Taman Husada tak ditampiknya. Sebab, beberapa daerah lain telah melakukan hal serupa. “Hanya Bontang ini yang rumah sakitnya tidak ditarik parkir. Kami tidak peduli tanggapan masyarakat ke depan mau gimana,” ujarnya.

Tentunya besaran pajak nantinya sesuai dengan yang tertuang dalam peraturan daerah. Sebelum merealisasikan langkah tersebut, manajemen Perusda AUJ bakal melakukan komunikasi oleh dengan jajaran manajemen RSUD Taman Husada. Persisnya setelah pembangunan klinik rumah sakit selesai.

“Kami akan meminta izin, melakukan survei, dan sosialisasi. Sebab, hasil yang didapatkan nantinya masuk ke kas daerah,” pungkas pria yang dulu pernah duduk sebagai anggota dewan ini. (*/ak/kri/k8/kpg)

Print Friendly, PDF & Email
Source: Prokal
Tags: bapenda bontangparkirperusda AUJ
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Ditanya Soal Keberadaan Harun Masiku, Menkumham Yasonna Laoly Kabur

Next Post

Sempat Dikeluhkan Warga, DLH Bersihkan Sampah di RT 16 Tanjung Laut Indah

Related Posts

Bapenda Bontang Gelar High School Tax Olympic 2025, Edukasi Pajak Lewat Kompetisi
Society

Bapenda Bontang Gelar High School Tax Olympic 2025, Edukasi Pajak Lewat Kompetisi

27 September 2025, 14:07
Di Tengah Sorotan PAD; Bapenda Bontang Anggarkan Rp 2,7 Miliar untuk Perjalanan Dinas
Bontang

Di Tengah Sorotan PAD; Bapenda Bontang Anggarkan Rp 2,7 Miliar untuk Perjalanan Dinas

26 Juni 2023, 21:39
Progres 90 Persen, Awal Januari Lahan Parkir Pasar Loktuan Difungsikan
Bontang

Progres 90 Persen, Awal Januari Lahan Parkir Pasar Loktuan Difungsikan

28 Desember 2022, 14:13
Satgas Pengawasan Parkir Dibentuk Awal Tahun Depan
Bontang

Satgas Pengawasan Parkir Dibentuk Awal Tahun Depan

7 Desember 2022, 16:00
Tak Ada Kantong Parkir, Dua Ruas Jalan Diberi Markah
Bontang

Tak Ada Kantong Parkir, Dua Ruas Jalan Diberi Markah

30 November 2022, 14:10
Tak Dilibatkan Pengalihan Pengelolaan Parkir Ramayana, AH; Perumda Jangan Mau Dikibulin
Bontang

Jadi Temuan BPK, Konsep Perjanjian Penggunaan Lahan Ramayana Berubah

21 Oktober 2022, 14:00

Terpopuler

  • Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Residivis Bontang Berulah Lagi, Uang Curian Rp20 Juta Ludes untuk Judi Online

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Parkiran Semrawut di Tanjung Laut Bontang, Warga Keluhkan Akses Tertutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 30 Penginapan di Bontang Kuala, Baru 2 yang Bayar Pajak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • SPMB Bontang 2026 Dibuka Mei, Jalur Afirmasi Dapat Kuota 25 Persen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.